BRI Amuntai Dukung Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Alabio

BRI Amuntai Dukung Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Alabio


AMUNTAI, borneonewstoday.com— BRI Branch Office (BO) Amuntai mendukung pelaksanaan Pengajian Akbar di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-50 Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah Alabio serta Gerakan Perempuan Mengaji Aisyiyah se-Kalimantan Selatan.


Pengajian menghadirkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dan Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita itu diikuti jamaah dan masyarakat dari sejumlah wilayah.


Pimpinan Cabang BRI BO Amuntai Gunawan Wibisono turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain menghadiri pengajian, BRI BO Amuntai memberikan dukungan dana untuk membantu pelaksanaan kegiatan.


Dukungan tersebut merupakan bagian dari keterlibatan BRI dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. BRI juga membuka stan yang menyediakan minuman dan makanan ringan secara gratis bagi jamaah selama kegiatan berlangsung.


Kehadiran layanan konsumsi tersebut mendapat sambutan dari peserta pengajian. Selain membantu memenuhi kebutuhan jamaah, stan BRI menjadi salah satu bentuk interaksi langsung antara perusahaan dan masyarakat di sela kegiatan.


Gunawan mengatakan keterlibatan BRI dalam kegiatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan layanan perbankan. Menurut dia, hubungan dengan masyarakat juga dibangun melalui dukungan terhadap kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan yang memiliki manfaat bagi lingkungan sekitar.


Melalui dukungan terhadap Pengajian Akbar dan Milad ke-50 Nurul Amin Muhammadiyah Alabio, BRI BO Amuntai berharap hubungan dengan Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah Alabio, Muhammadiyah, Aisyiyah, serta masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus berkembang.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan.( Ril) 

Golkar Banjarmasin Lengkapi Struktur, dr. Aulia Ramadhan Supit Ditunjuk Jadi Sekretaris

Golkar Banjarmasin Lengkapi Struktur, dr. Aulia Ramadhan Supit Ditunjuk Jadi Sekretaris


BANJARMASIN, borneonewstoday.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Banjarmasin bergerak cepat mengisi kekosongan jabatan Sekretaris DPD setelah wafatnya almarhum H. Syarifuddin Ardasa. Melalui Rapat Pleno Diperluas yang digelar Sabtu (1/8/2026), partai resmi menetapkan dr. Aulia Ramadhan Supit sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin.


Penetapan tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaga kesinambungan roda organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat kelurahan dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.


Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, H. Yuni Abdi Nur Sulaiman, mengatakan rapat pleno harus segera dilaksanakan karena sejumlah agenda organisasi tidak dapat ditunda.


"Karena waktunya sudah sangat mendesak, rapat pleno harus segera dilaksanakan. Apalagi ada SK yang harus ditandatangani oleh seluruh Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kota Banjarmasin," ujarnya.


Pria yang akrab disapa Haji Iyun itu menjelaskan, pengisian jabatan sekretaris menjadi kebutuhan mendesak mengingat posisi tersebut memiliki peran penting dalam administrasi organisasi serta pelaksanaan berbagai program partai.


Menurutnya, dr. Aulia Ramadhan Supit merupakan sosok yang tepat mengemban amanah tersebut. Selain berprofesi sebagai dokter, dr. Rama juga memiliki pengalaman sebagai anggota legislatif dan dinilai mampu membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.


"Menurut ulun, sosok dr. Rama yang paling pas. Selain sebagai seorang dokter, beliau juga pernah duduk di legislatif dan bisa bergaul dengan siapa saja, lintas generasi," katanya.


Usai melengkapi struktur kepengurusan, DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin akan segera menggelar Musyawarah Kelurahan (Muslur) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.


Haji Iyun menargetkan seluruh tahapan organisasi dapat diselesaikan sepanjang Agustus 2026 sehingga kepengurusan baru sudah terbentuk secara utuh sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar pada Oktober. (Red) 

Jaga Banua Tetap Harmonis, Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama

Jaga Banua Tetap Harmonis, Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama


Borneonewstoday.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis melalui sinergi lintas sektoral sebagai fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.


Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, saat membuka Sarasehan dan Dialog Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Rapat H. Maksid, Kompleks Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (29/7/2026).


Sekdaprov menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai ruang dialog untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.


"Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan sarasehan ini sebagai ruang dialog, bertukar gagasan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis," ujar Adi Santoso.


Ia mengatakan Kalimantan Selatan merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Menurutnya, keberagaman tersebut telah menjadi identitas sekaligus kekuatan masyarakat Banua yang harus terus dijaga melalui semangat kebersamaan.


Lebih lanjut, tema sarasehan tahun ini, "Sinergi Lintas Sektoral: Memperkuat Komitmen Kebangsaan dan Harmoni Sosial demi Peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan", dinilai sangat relevan karena kerukunan tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.


Untuk memperkaya pembahasan, kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Dory Amanda Sari, S.Kom., M.M. yang memaparkan materi bertajuk "Sinergi Lintas Sektoral: Memperkuat Komitmen Kebangsaan dan Harmoni Sosial demi Peningkatan IKUB Kalsel, Analisis Data dan Peta Jalan Strategis 2025–2030", serta Dr. M. Arfi Hatim, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Bidang Agama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI, yang menyampaikan refleksi temuan Survei Kerukunan Umat Beragama Kalimantan Selatan periode 2021–2025.


Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan yang adil dan inklusif, tokoh agama menanamkan nilai-nilai toleransi, dunia pendidikan membentuk karakter generasi muda yang menghargai perbedaan, sementara aparat keamanan menjaga stabilitas agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.


"Apabila setiap unsur berjalan sendiri-sendiri, maka hasil yang dicapai tentu tidak akan optimal. Sebaliknya, ketika seluruh elemen bergerak dalam satu visi, saling menguatkan, dan saling melengkapi, maka kerukunan akan menjadi kekuatan nyata yang mampu menopang pembangunan daerah secara berkelanjutan," kata Adi Santoso.


Sekdaprov juga berharap forum tersebut mampu menghasilkan berbagai rekomendasi yang implementatif, mulai dari penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan edukasi moderasi beragama, penguatan literasi digital masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi, hingga memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Seluruh upaya tersebut, menurutnya, hanya akan berhasil apabila komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi terus dibangun secara berkelanjutan.


Sejalan dengan visi Kalimantan Selatan Bekerja (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis sebagai modal utama mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


"Kami meyakini bahwa keberagaman bukanlah tantangan yang harus dihindari, melainkan kekuatan yang harus dikelola melalui semangat persatuan, saling menghormati, saling menghargai, dan kerja sama yang erat. Mari jadikan forum ini sebagai momentum memperkuat sinergi lintas sektoral, karena menjaga kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara yang mencintai bangsa dan Banua," tutupnya.(Ril) 

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan



KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperkuat upaya mitigasi risiko pengelolaan sampah melalui kegiatan studi lapangan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungup yang dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD), Kamis (16/7/2026).


Sebelum FGD berlangsung di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sebelimbingan, seluruh peserta yang terdiri dari lintas SKPD dan pemangku kepentingan terlebih dahulu diajak meninjau langsung kondisi TPA Sungup. Peninjauan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait kondisi riil TPA, termasuk volume timbulan sampah, sistem pengelolaan, hingga kondisi sarana prasarana.


Kepala DLH Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah di hilir, tetapi juga sebagai langkah mitigasi potensi bencana, termasuk risiko konflik sosial apabila kapasitas TPA telah terlampaui.


“Mitigasi bencana ini bukan hanya ketika terjadi kejadian di hilir, tetapi juga bagaimana kita mengantisipasi potensi konflik sosial jika TPA sudah penuh. Karena itu, perlu disiapkan satgas penanggulangan bencana persampahan,” ujarnya.


Ia menyebutkan, terdapat tiga potensi bencana utama di TPA, yakni kebakaran, pencemaran air, dan longsor timbunan sampah. Meskipun kondisi TPA Sungup saat ini masih terkendali dan terbatas dengan sistem sanitary landfill, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama di tengah ancaman perubahan iklim dan peningkatan suhu global.


“Beberapa tahun terakhir TPA kita masih aman, tetapi kita tidak boleh lengah. Perubahan iklim dan suhu yang semakin panas harus kita antisipasi sejak dini,” jelasnya.


Sebagai langkah konkret, DLH bersama instansi terkait akan membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan berbagai pihak, seperti Satpol PP, BPBD, hingga Diskominfo. Satgas ini akan bertugas menangani mitigasi risiko, mulai dari penyiapan titik sumber air, jalur evakuasi, hingga pengawasan aktivitas di area TPA.


Selain itu, penguatan pengelolaan sampah dari hulu juga menjadi perhatian utama. Menurut Melinda, kurangnya pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya beban TPA.


“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengelolaan di hilir. Kalau dari rumah tidak ada pemilahan dan pengomposan, maka TPA akan cepat penuh,” tegasnya.


Ia mengungkapkan, kondisi TPA Sungup saat ini sudah mendekati kapasitas maksimal, dengan estimasi umur pakai tersisa sekitar satu tahun apabila tidak ada perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.


“Kalau tidak ada pemilahan, umur TPA kita hanya sekitar satu tahun lagi. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya.


Dalam FGD tersebut juga dibahas berbagai permasalahan dan solusi pengelolaan sampah, termasuk keterbatasan fasilitas, kebutuhan teknologi, serta pembagian peran antar instansi. Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang selanjutnya disampaikan kepada pimpinan daerah.


Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, H. Minggu Basuki, menegaskan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah.


“Kami berharap hasil FGD ini menjadi dasar kebijakan ke depan, sekaligus mendorong keterlibatan seluruh SKPD dan masyarakat. Kita semua yang hadir di sini juga harus menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah, dimulai dari diri sendiri,” ujarnya saat menutup kegiatan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya semakin meningkat, sehingga beban TPA dapat ditekan dan risiko bencana dapat diminimalisir.(Red) 

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno


KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan dan Pengalihmediaan Naskah Kuno. Kegiatan berlangsung di Kantor Dispersip Kotabaru, pada Kamis (16/07/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema “Merawat Memori Banua: Sinergi Penyelamatan Warisan Literasi, Membuka Tabir Sejarah, Mengabadi di IKON Nasional”.


Sosialisasi ini merupakan kerja sama Dispersip Kotabaru dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa.


Kepala Dispersip Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin, S.Ag., MM dalam membuka kegiatan tersebut menyampaikan, naskah kuno bukan hanya sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber pengetahuan dan bukti perjalanan sejarah yang memiliki nilai penting bagi generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.


“Sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya sebuah naskah-naskah terdahulu, karena naskah terdahulu adalah bagian dari alat untuk membentuk karakter manusia bangsa kita. Melalui naskah kita bisa belajar sejarah, nilai-nilai luhur, dan identitas bangsa kita,” ucapnya.


Menurutnya, bangsa yang hebat dan kuat adalah bangsa yang selalu menghargai warisan dan budaya.


“Naskah kuno harus kita budayakan dan kita lindungi sebagai kekayaan bangsa. Karena kita sadar, bahwasanya kemajuan itu pondasinya adalah sejarah. Jadi bangsa yang hebat, yang kuat itu selalu menghargai warisan-warisan yang sudah ditinggalkan orang-orang terdahulu,” jelasnya.


Sosialisasi ini peserta juga diberikan edukasi tentang pentingnya pelestarian naskah kuno, tata cara penyimpanan, perawatan yang benar, mekanisme pendataan, dan pendaftaraan serta peluang pemanfataan naskah kuno untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.


Adapun narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Emmy Ariani, ST, yang menyampaikan materi tentang Pendampingan Pemerintah dalam Pelestarian Naskah Kuno.


Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap dapat membangun sinergi bersama masyarakat dan pemilik naskah kuno dalam upaya penyelamatan dan pelestarian warisan literasi daerah.( Red) 

Tingkatkan Infrastruktur Desa Tanjung Lalak  Selatan,Pemkab Kotabaru Resmi buka TMMD ke 129

Tingkatkan Infrastruktur Desa Tanjung Lalak Selatan,Pemkab Kotabaru Resmi buka TMMD ke 129



KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kodim 1004/Kotabaru resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 melalui upacara yang digelar dihalaman Kantor Bupati Kotabaru pada Rabu (15/7/2026).


Pembukaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis,S.Sos selaku Inspektur Upacara dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, Para Asisten dan Staf Ahli,kepala SKPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Mahasiswa yang mengikuti upacara.


Dalam rangkaian upacara, dilakukan penandatanganan dan penyerahan program TMMD Ke-129 dari Bupati Kotabaru kepada Komandan Kodim 1004/Kotabaru selaku Dansatgas TMMD, penyematan pita tanda peserta, serta penyerahan alat kerja kepada perwakilan peserta kegiatan.


Komandan Kodim 1004/Kotabaru sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Taufik Akbar, S.E., menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Ke-129 berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan lokasi kegiatan di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru.


Program tersebut melibatkan 60 personel yang terdiri dari anggota Kodim 1004/Kotabaru, personel Yonif TP 884, serta masyarakat setempat.


Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pengerasan jalan sepanjang 815,40 meter dengan lebar 5 meter, rehabilitasi satu unit rumah warga, rehabilitasi satu unit mushola, pembangunan satu titik TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).


Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI, kesehatan, dan bahaya narkoba.


Dalam amanatnya, Wakil Bupati Kotabaru menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 1004/Kotabaru, atas komitmen dan dedikasi dalam membantu percepatan pembangunan daerah melalui program TMMD.


“Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, kita bersama-sama membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap kemajuan desa.


Ia berharap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Wakil Bupati juga mengajak pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan TMMD Ke-129 serta menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan.


“Manfaatkan momentum ini untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, menjaga hasil pembangunan, serta bersama-sama menciptakan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi membuka pelaksanaan TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1004/Kotabaru. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta penyerahan bantuan bagi ibu hamil, balita, dan remaja putri yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru.(Red) 

Pemkab. Kotabaru Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satpol-PP dan Damkar Se-Kalsel

Pemkab. Kotabaru Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satpol-PP dan Damkar Se-Kalsel



KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Se-Kalimantan Selatan Tahun 2026. Apel berlangsung di Lapangan Gokart Pantai Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, pada Rabu (15/07/2026) siang.


Apel tersebut merupakan rangkaian dari Rapat Konsolidasi Penyelenggaraan Kerjasama Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibumlinmas) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang berlangsung pada 15 sampai dengan 16 Juli 2026 di Pantai Gedambaan, Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam.


Kegiatan ini diikuti oleh Kasatpol-PP dan Damkar se-Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kotabaru, serta seluruh personel Satpol-PP, Damkar se-Kalimantan Selatan dan Satlinmas Kotabaru. Apel bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban umum, ketentraman masyarakat, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.


Adapun yang bertindak sebagai Pemimpin Apel adalah Kasatpol-PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Mudo Harjuno, SE., MM.


Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S. Sos bertindak selaku Pembina Apel. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru sekaligus mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Kotabaru sebagai tuan rumah.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, saya mewakili Pak Bupati mengucapkan selamat datang di Kotabaru Bumi Saijaan dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Satpol-PP dan Damkar Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan yang telah berkenan hadir, ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami yang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ini,” ucapnya.


Lebih lanjut, dalam menghadapi musim kemarau, Satpol-PP dan Damkar merupakan garda terdepan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Satpol-PP dan Damkar juga harus ikut andil dalam pencegahan dan penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.


“Berdasarkan edaran dari Gubernur, hal ini menjadi atensi dan perhatian bagi kita di wilayah masing-masing, terutama Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran yang ada di 13 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Selatan,” tambahnya.


Menurutnya, kehadiran Satpol-PP dan Damkar se-Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru selain mempererat tali silaturahmi, juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antar Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.


“Kesiapan personel dan prasarana, kemampuan teknis serta koordinasi lintas sektor harus terus kita tingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara cepat, tepat dan profesional,” jelasnya.


Ia juga mengapresiasi seluruh personel Satpol-PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh unsur pendukung yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas dan pengabdian dalam menjaga keamanan, ketertiban, memberikan pelayanan penyelamatan, serta melindungi masyarakat.


Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru mengucapkan selamat mengikuti Rapat Konsolidasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar se-Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.


“Semoga forum yang sangat strategis ini berjalan lancar dan menghasilkan berbagai rumusan, rekomendasi serta langkah-langkah nyata dalam memperkuat sinergi, koordinasi, dan profesionalisme Satpol-PP dan Damkar di seluruh Kalimantan Selatan,” harapnya.


Dengan menjadi tuan rumah, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan Trantibumlinmas di Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini diharapkan Satpol-PP dan Damkar se-Kalsel semakin solid, profesional dan siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Red) 

Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Kotabaru

Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Kotabaru


KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali melakukan penguatan struktur birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat administrator dan pejabat pengawas, Selasa (14/7/2026).


Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang bertindak mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru H. Eka Saprudin, para asisten, staf ahli, kepala SKPD, serta undangan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi mengukuhkan pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Kotabaru tentang Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru Tahun 2026.


“Pada hari ini, saya Wakil Bupati Kotabaru dengan ini secara resmi melantik saudara-saudari sebagai pejabat administrator dan pengawas. Saya percaya saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” ujar Syairi Mukhlis saat membacakan naskah pelantikan.


Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) yang akan mengisi berbagai posisi pada perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Selain itu, pengisian jabatan juga dilakukan pada sejumlah kecamatan, seperti Pulau Laut Timur, Pulau Sebuku, Sungai Durian, Pamukan Utara, Pamukan Barat, hingga Pulau Sembilan.


Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) yang akan mengisi berbagai posisi pada perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Adapun pejabat administrator yang dilantik yakni :

1. Hasbiyanta, ST.,M.Eng sebagai Kepala Bidang Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotabaru,

2. Lucy Erlita, ST, M.T sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kotabaru,

3. Muhammad Fauji Noor, S.T sebagai Kepala Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kotabaru,

4. Joko Trisantono, SKM sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan pada RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kabupaten Kotabaru, serta 

5. Fahruroji, S.E sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru.


Selain itu, pejabat pengawas yang dilantik meliputi :

1. Iti Rohati, SE sebagai Kepala Sub Bagian Anggaran Belanja Tidak Langsung Bidang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kotabaru,

2. Makhdalena,S.Sos., M.M sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kotabaru,

3. Rira Wardhany, SE sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kotabaru,

4.  Noormelyani Karba, SE sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru,

5.  Akhmad Mauliady, SE sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru, 

6.  Rifqi Adha, S.Sos sebagai Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru,

7.  Satrio, S.M sebagai Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru,

8.  Masripani, S.H sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru,

9.  Abdurrahim, SP sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru,

10.  Annur, S.Pd sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru,

11.  Ahmad Nurul Huda, S.ST sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru,

12.  Siti Maimunah, S.Sos.,MM sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Pelabuhan Penyeberangan Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru,

13.  Rabiatul Muntamah, A.Md sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru,

14.  Dwi Susandi, S.M sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru, serta

15.  H. Moh. Taufik Ansyari, SST.,MM sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Baharu Selatan Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Wakil Bupati bersama perwakilan pejabat yang dilantik, disaksikan Sekretaris Daerah dan Kepala BKPSDM Kabupaten Kotabaru, serta dilanjutkan dengan sesi foto bersama.


Melalui pelantikan ini, diharapkan kinerja perangkat daerah semakin optimal dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru.(Red) 

Dinas Perikanan Kotabaru Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Untuk UMKM

Dinas Perikanan Kotabaru Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Untuk UMKM


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru menggelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan pada Selasa (14/7/2026) bertempat di Aula Kantor Dinas Perikanan Kotabaru selama 4 hari, mulai 14 hingga 17 Juli 2026 yang diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), juga 30 pelaku Usaha Micro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kotabaru. Adapun narasumber dari Gresik Jawa Timur yaitu,  Agung Nuri Wijaya dan Kikis Rochana Handayani 


Adapun materi pelatihan meliputi 5 inovasi produk olahan berbahan dasar ikan, yaitu:  

1.  Ikan Bandeng Cabut Duri  

2.  Pembuatan Mie dan Toping Ikan Bandeng  

3.  Pembuatan Ice Cream Ikan Lele  

4.  Pembuatan Cendolika Ikan Bandeng  

5.  Pembuatan Sambal Bandeng Asap


Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Zaenal Arifin, S. STP, M. Si mengatakan, Manfaatkanlah ilmu yang didapat pada pelatihan pengolahan hasil perikanan beberapa hari ini dengan bahan ikan lele dan bandeng yang nantinya bisa dipraktekkan sehingga usahanya bisa bervarian dan lebih beragam dengan nilai jual yang lebih tinggi dan bisa meningkatkan penghasilan keluarga. 


"Kalau kita olah sedemikian rupa yang menarik dan berinovasi tentu akan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi," ucap Zaenal. 


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas pelaku UMKM dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah tinggi, sekaligus memperluas pemasaran dan daya saing produk lokal Kotabaru.


Dengan adanya pelatihan ini, Dinas Perikanan Kotabaru berharap pelaku UMKM dapat menciptakan produk olahan ikan yang unik, menarik, dan mampu menjadi oleh-oleh khas daerah.


Usai pembukaaan dan penyampaian materi dari narasumber, para peserta pelatihan dari PKK, DWP, dan pelaku UMKM langsung praktek pembuatan ice krem ikan lele dan lainnya.( Red) 

Pemkab Kotabaru Gelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026

Pemkab Kotabaru Gelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026


KOTABARU
, borneneestoday.com Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan KONI Kotabaru menggelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026, Senin (13/07/2026) di Alwiesta Futsal Arena. Turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan bagi generasi muda pecinta futsal di Kotabaru.


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, AP., M.AP yang sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru yang mengapresiasi terselenggaranya Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026.


“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, sponsor dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ucapnya.


Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang meraih kemenangan tetapi juga merupakan sarana membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, kerja sama tim dan semangat pantang menyerah.


Lebih dari itu, Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026 diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet yang akan mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional, serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berprestasi.


“Saijaan League ini juga menjadi wadah yang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi dalam kegiatan yang sehat, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar komunitas olahraga,” jelasnya.


Sekretaris Daerah juga mengajak seluruh peserta menampilkan permainan terbaik dengan menjunjung tinggi nilai fair play, menghormati keputusan wasit, menjaga persaudaraan, dan bertanding dengan penuh semangat serta tanggung jawab.


“Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan,” paparnya.


Pembukaan ditandai dengan pertandingan eksebisi antara tim SKPD dengan tim DPRD Kotabaru. Pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan supporter masing-masing tim. Dalam laga tersebut, Tim SKPD keluar sebagai pemenang dengan skor 4:1.


Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026 berlangsung selama enam hari, dari tanggal 13 sampai 18 Juli 2026 yang diikuti sebanyak 67 tim, terdiri dari Kategori Umum Nasional 46 tim, Kategori Pelajar Putra SLTA Sederajat 5 tim, Kategori SKPD 9 tim, Kategori Putri Umum Nasional 7 tim.


Melalui Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga futsal agar terus berkembang serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berprestasi.(Red) 

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Juli, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar upacara Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (13/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, Drs. H. Minggu Basuki, yang mewakili Bupati Kotabaru sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti para kepala SKPD, ASN, serta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", yang menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, H. Minggu Basuki membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan demokrasi ekonomi.


Menteri Koperasi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi, mulai dari pengurus, pengawas, pengelola, anggota, hingga para pegiat koperasi yang terus berkontribusi dalam mengembangkan koperasi di tengah berbagai tantangan ekonomi.


Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat gerakan koperasi melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, lebih dari 80.000 KDKMP telah terbentuk di seluruh Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.


Keberadaan KDKMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat.


Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan koperasi di berbagai sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, energi terbarukan, hilirisasi Kelapa Sawit, serta ekonomi kreatif dan digital. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa koperasi Indonesia terus berkembang menjadi lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.


Menteri Koperasi menegaskan bahwa koperasi masa kini harus mampu memanfaatkan teknologi digital, sistem pembayaran modern, analisis data, dan berbagai inovasi teknologi untuk memperluas pasar serta menarik minat generasi muda agar turut berperan aktif dalam gerakan koperasi.


Melalui peringatan Hari Koperasi ke-79, pemerintah mengajak seluruh insan koperasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme, memperluas kolaborasi, serta menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun ekonomi kerakyatan.


Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Kotabaru menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mendukung penguatan gerakan koperasi sebagai instrumen penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan menuju Indonesia Maju.( Red) 

Pemkab Kotabaru Ajukan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Strategis, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Bangun Desa Wisata

Pemkab Kotabaru Ajukan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Strategis, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Bangun Desa Wisata


KOTABARU, borneonewstoday.com
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sekaligus mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kotabaru, Senin (13/7/2026).


Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-16 Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kotabaru itu dipimpin Ketua DPRD Hj. Suwanti. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kotabaru, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, jajaran kepala SKPD, anggota DPRD, serta insan pers.


Dalam pidato Bupati Kotabaru yang dibacakan Wakil Bupati, pemerintah daerah menegaskan bahwa penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 tetap berpedoman pada visi "Kotabaru Hebat" (Harmonis, Energik, Bersatu, Amanah, dan Tangguh) dengan fokus pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Pada rancangan KUA-PPAS 2027, Pemkab memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp3,87 triliun yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer pemerintah pusat, serta sumber pendapatan sah lainnya.


Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp3,96 triliun yang akan dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, hingga belanja transfer.


Kebijakan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat, mempercepat penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta mendukung pencapaian target pembangunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kotabaru 2025–2029.


Selain menyampaikan dokumen KUA-PPAS, Pemkab Kotabaru juga mengusulkan tiga Raperda prioritas yang dinilai strategis bagi pembangunan daerah.


Raperda pertama mengatur tentang Penanggulangan Kemiskinan sebagai dasar hukum pelaksanaan program pengentasan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan.


Raperda kedua mengenai Pemajuan Kebudayaan Daerah, yang bertujuan memperkuat identitas daerah, melindungi warisan budaya, serta mendorong pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.


Sedangkan Raperda ketiga mengatur tentang Desa Wisata atau Kampung Wisata, yang diharapkan menjadi pijakan hukum dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi desa dan pemberdayaan masyarakat.


Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap ketiga Raperda tersebut dapat segera dibahas bersama DPRD sehingga mampu memperkuat arah pembangunan daerah, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Di akhir rapat paripurna, dilakukan penyerahan dokumen KUA-PPAS 2027 dan naskah tiga Raperda secara simbolis kepada anggota DPRD Hj. Nurhaida sebagai tanda dimulainya proses pembahasan sesuai mekanisme legislasi di DPRD Kabupaten Kotabaru.


Dengan dimulainya pembahasan KUA-PPAS dan tiga Raperda strategis tersebut, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan tepat waktu sehingga APBD Tahun Anggaran 2027 dapat ditetapkan sesuai jadwal dan menjadi instrumen percepatan pembangunan di Bumi Saijaan.(Red) 

Ratusan Rider Taklukkan Jalur Lintas Saranjana, Wabup Syairi: Kotabaru Siap Jadi Destinasi Trabas Nasional

Ratusan Rider Taklukkan Jalur Lintas Saranjana, Wabup Syairi: Kotabaru Siap Jadi Destinasi Trabas Nasional


KOTABARU
. borneonewstoday.com – Deru mesin ratusan motor trail memecah keheningan Pulau Laut Barat, Sabtu (11/7/2026). Dari garis start di halaman Mapolsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar, para rider dari berbagai daerah di Kalimantan dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, untuk menaklukkan ganasnya jalur Trabas Explore Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026, sebuah event yang tak hanya menguji adrenalin, tetapi juga mengangkat pesona wisata alam Kotabaru.


Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu diikuti ratusan peserta dari Binuang, Tapin, Barito Timur (Kalimantan Tengah), Kabupaten Paser (Kalimantan Timur), Tanah Laut, Tanah Bumbu, Balangan,  hingga rider lokal Kotabaru. Hadir pula unsur Forkopimda, Camat Pulau Laut Tanjung Selayar H. Johansyah, Forkopimcam, para kepala desa, sponsor PT MSAM, serta masyarakat yang memadati lokasi pelepasan.


Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar beserta seluruh panitia yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar meski dengan waktu persiapan yang relatif singkat.


 "Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia. Persiapannya singkat, tetapi pelaksanaannya luar biasa. Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai," ujar Syairi


Menurutnya, event trabas bukan sekadar ajang menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, komunitas, dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Kotabaru kepada peserta dari berbagai daerah.


Jalur Lintas Saranjana yang disiapkan panitia disebut menjadi daya tarik utama. Medannya memadukan tanjakan curam, lintasan berlumpur, sungai, hingga kawasan perbukitan yang menuntut keterampilan dan ketangguhan setiap rider.


Meski demikian, Syairi mengingatkan seluruh peserta agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama berada di lintasan.


 "Saya berpesan kepada seluruh rider agar selalu mengutamakan keselamatan. Saat melintasi kawasan perkampungan, kurangi kecepatan dan berhati-hatilah karena banyak masyarakat, terutama anak-anak, yang beraktivitas di sekitar jalur," pesannya.


Di hadapan para peserta, Syairi juga menyampaikan salam khas komunitas trail, "Salam Satu Jalur!", yang langsung disambut antusias para rider.


Ia pun memastikan Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus mendukung penyelenggaraan event otomotif sebagai bagian dari promosi daerah.


 "Insyaallah kita akan bertemu kembali pada Trabas Hebat 5 Pulau Laut Kotabaru dengan jalur yang lebih menantang dan hadiah yang lebih menarik," katanya.


Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kapolsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar, AKP Amir Hasan, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan positif.


Menurutnya, Trabas Explore Pulau Laut Lintas Saranjana 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga ekstrem, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar-komunitas sekaligus memperkenalkan keindahan alam Pulau Laut kepada para peserta dari luar daerah.


"Kami berharap seluruh peserta mematuhi arahan panitia, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengutamakan keselamatan selama berada di lintasan. Semoga semua dapat menyelesaikan rute dengan selamat dan membawa pulang pengalaman terbaik dari Kotabaru," ujar Amir Hasan.


Dengan antusiasme peserta yang datang dari berbagai kabupaten di Kalimantan, Trabas Explore Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026 semakin menegaskan posisi Kotabaru sebagai salah satu destinasi olahraga petualangan yang mulai diperhitungkan. Perpaduan jalur ekstrem, panorama alam Pulau Laut, dan semangat kebersamaan menjadi modal besar untuk menjadikan event ini sebagai agenda tahunan berskala lebih luas di masa mendatang.(Red) 

Wujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemkab Kotabaru Ikuti Zoom Meeting Hingga Gelar Pasar Murah

Wujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemkab Kotabaru Ikuti Zoom Meeting Hingga Gelar Pasar Murah


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebarakan Mengikuti Kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Aksi Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) melalui Zoom Meeting sekaligus menggelar Gotong-Royong, Donor Darah  hingga Pasar Murah, yang berlangsung di Halaman Limbur Raya, pada Jum’at (10/07/2026) pagi.


Gerakan Aksi Indonesia ASRI merupakan bagian dari upaya bersama mendukung Program Bersih Nasional sekaligus memperkuat peran Satpol-PP  dan Pemadam Kebakaran dalam menciptakan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran, Drs. Yudi Ridhani, M. Si mengatakan, Dalam pelaksanaan zoom meeting Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI juga di laksanakan diseluruh Indonesia, dengan pusat pencanangan di Malang.


“Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, kegiatan ini dilaksanakan secara nasional serentak pada hari ini dengan pusat kegiatan di Malang, dan daerah lain itu masing-masing melaksanakan didaerahnya dan terkoneksi secara zoom meeting, kegiatan ini sesuai dengan arahan petunjuk dari Pemerintah Pusat,” ucapnya.  


Selain itu,  Satpol-PP dan Pemadam Kebarakan juga menggelar Gotong-Royong di Fasilitas Umum sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI.


“Selain mengikuti zoom meeting, kita juga melaksanakan kegiatan gotong royong atau pembersihan fasilitas umum ditempat masing-masing, dan di Kotabaru melaksanakan di Pasar Limbur Raya,” paparnya. 


Lanjutnya, kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi dengan berkoordinasi bersama dinas terkait dalam menggelar berbagai kegiatan mulai dari pelaksanaan Donor Darah dan Pasar Murah.


“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk melaksanakan pasar murah, karena pasar murah juga bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI, untuk pasar murah kita juga disupport dari Dinas Koperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dengan antusias masyarakat yang cukup besar, dan kegiatan donor darah di support dari Rumah Sakit Umum Daerah Pangeran Jaya Sumitra,”ungkapnya.


Ia juga menjelaskan, Satpol-PP seluruh Indonesia resmi ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pelopor atau leader dalam program Gerakan Aksi Indonesia Asri. Gerakan ini berfokus pada penanganan darurat sampah nasional melalui pendekatan humanis, edukasi lingkungan, dan gotong royong.


“Untuk kegiatan ini kami tegaskan, Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran seluruh Indonesia jadi leader kegiatan ini, dan apabila ada perangkat daerah lain melaksanakan kegiatan pembersihan maupun penanaman pohon, kita bisa saling berkoordinasi untuk laporan ke Pusat, jadi Pasar murah, bersih-bersih dan penghijauan itu bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI,”jelasnya.


Melalui Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran berharap dapat membangun budaya gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.(Red) 

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan



KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan tingkat kabupaten, Jumat (10/7/2026), di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan, khususnya dalam pengelolaan perpustakaan desa, perpustakaan khusus, serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) agar sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin,  dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan pentingnya peran pustakawan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi saat ini.


“Perkembangan zaman menuntut kita untuk mampu beradaptasi, terutama dalam pengelolaan perpustakaan berbasis digital. Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat informasi dan literasi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam membangun budaya literasi yang lebih maju di Kabupaten Kotabaru.


Sementara itu, dalam laporan panitia oleh Kepala Bidang Perpustakaan Afriandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga perpustakaan, baik dari sisi teknis maupun manajemen, guna memberikan pelayanan yang profesional dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Muhammad Isra, yang memberikan materi terkait pengelolaan perpustakaan modern, pengembangan perpustakaan digital, serta strategi peningkatan literasi masyarakat. 


Narasumber lainnya yaitu Pustakawan Sofyan Hamid yang memberikan materi tentang aplikasi iKotabaru, dimana aplikasi ini  merupakan pengembangan perpustakaan digital, yaitu kemudahan mengakses layanan buku digital melalui smartphone.


Adapun peserta kegiatan berjumlah 54 orang yang terdiri dari pengelola perpustakaan desa, perpustakaan khusus, dan Taman Bacaan Masyarakat di Kabupaten Kotabaru. Dan acara berlangsung selama 1 (satu) hari penuh.


Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi kebijakan perpustakaan daerah, pengembangan perpustakaan digital, strategi penguatan literasi masyarakat, manajemen pengelolaan perpustakaan, hingga sosialisasi akreditasi perpustakaan.


Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan kompetensi dalam mengelola perpustakaan secara modern, serta berkontribusi dalam mendorong peningkatan minat baca dan literasi masyarakat di daerah.

 

Dengan adanya bimtek ini, Pemkab Kotabaru optimistis pengelolaan perpustakaan di daerah semakin profesional dan mampu menjawab tantangan perkembangan informasi di era digital.(Red) 

Bahas Peluang Kolaborasi Strategis, Bupati Kotabaru Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur

Bahas Peluang Kolaborasi Strategis, Bupati Kotabaru Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur


SAMARINDA, borneoneestoday.com 
– Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, S.Sos. melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur Dr. Rudy Mas'ud, S.E., M.E. di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun dan memperkuat sinergi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna mendorong pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai peluang kerja sama antardaerah, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Bupati Muhammad Rusli mengapresiasi sambutan yang diberikan Gubernur Kalimantan Timur beserta jajarannya. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat melalui berbagai program kolaboratif yang saling menguntungkan.


"Kami berharap sinergi antara Kabupaten Kotabaru dan Provinsi Kalimantan Timur semakin erat melalui kerja sama yang konkret, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua daerah," ujar Rusli.


Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Dr. Rudy Mas'ud menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.


Menurutnya, kedekatan geografis antara Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dengan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menjadi modal besar untuk mengembangkan berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, investasi, hingga konektivitas wilayah.


Rudy Mas'ud juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Ia menilai Kotabaru memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kawasan industri sekaligus destinasi pariwisata unggulan di Kalimantan.


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, di antaranya pengembangan ekonomi regional, peningkatan konektivitas antarwilayah, pertukaran pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta kolaborasi pembangunan yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.


Turut mendampingi Bupati Kotabaru dalam audiensi tersebut yakni Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP., M.AP., Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H. Abdul Hamid, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Risa Ahyani, S.E., M.Si.


Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari terjalinnya kerja sama yang lebih luas antara Kabupaten Kotabaru dan Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung pembangunan kawasan Kalimantan yang semakin maju, terintegrasi, dan berkelanjutan.(Red) 

DPRD Kotabaru Sahkan Dua Buah Raperda dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III

DPRD Kotabaru Sahkan Dua Buah Raperda dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III


KOTABARU
, borneonewstoday.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-15 Tahun Sidang 2025/2026, Sabtu (4/7/2026).


Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotabaru Hj. Suwanti dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru H. Minggu Basuki mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala SKPD, para camat, serta undangan lainnya.


Agenda utama rapat paripurna ini adalah penyampaian laporan akhir DPRD terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemilihan Kepala Desa.


Juru bicara DPRD, Khairil Anwar, dalam laporannya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam pelaksanaan APBD Tahun 2025, khususnya dalam menjaga prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.


Meski demikian, DPRD memberikan sejumlah catatan penting, di antaranya realisasi belanja daerah yang masih berada pada angka 80,14 persen. DPRD mendorong agar ke depan perencanaan dan penganggaran dapat ditingkatkan sehingga lebih efektif, tepat sasaran, dan optimal.


Selain itu, DPRD juga menyoroti tingginya ketergantungan daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Untuk itu, pemerintah daerah didorong agar lebih menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak daerah, pengelolaan aset, pariwisata, perikanan, serta perdagangan.


Tak hanya itu, DPRD turut menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan dan kepulauan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta percepatan penanganan berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, stunting, dan akses air bersih.


Setelah melalui pembahasan, DPRD Kabupaten Kotabaru menyatakan menerima dan menyetujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.


Sementara itu, laporan Panitia Khusus I DPRD yang disampaikan Rahmadi terkait Raperda perubahan Perda Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemilihan Kepala Desa menegaskan bahwa perubahan regulasi ini bertujuan menyesuaikan dengan perkembangan peraturan perundang-undangan serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa yang lebih demokratis, transparan, dan akuntabel.


Kedua Raperda tersebut akhirnya disetujui oleh seluruh anggota DPRD dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah melalui penandatanganan keputusan bersama antara legislatif dan pihak eksekutif.


Mewakili Bupati Kotabaru, Asisten I Setda H. Minggu Basuki dalam penyampaian pendapat akhir menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas sinergi dan pembahasan yang konstruktif. Ia berharap kedua Perda yang telah disahkan dapat segera ditindaklanjuti melalui penyusunan regulasi turunan dan sosialisasi kepada masyarakat.


“Ditetapkannya kedua Perda ini diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat agar lebih optimal,” ujarnya.


Rapat paripurna kemudian ditutup dengan doa, disertai harapan agar kolaborasi antara legislatif dan eksekutif terus terjalin dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Kotabaru yang lebih maju dan sejahtera.(Red) 

Perkuat Layanan Informasi, Diskominfosan Balangan Silaturahmi Ke Diskominfo Kotabaru

Perkuat Layanan Informasi, Diskominfosan Balangan Silaturahmi Ke Diskominfo Kotabaru


KOTABARU
, borneoneestoday.com - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Balangan melaksanakan kegiatan koordinasi dan sharing terkait peningkatan efektivitas publikasi serta penyebarluasan informasi pemerintah daerah ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, Senin (29/6/2026). Kegiatan berlangsung di ruang rapat Diskominfo Kotabaru.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas publikasi dan penyebarluasan informasi pemerintah daerah di tengah tuntutan keterbukaan informasi publik serta pesatnya perkembangan teknologi komunikasi. Pemerintah daerah dituntut mampu menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat.


Selain itu, pemanfaatan media massa, media sosial, serta berbagai platform digital dinilai menjadi faktor strategis dalam memperluas jangkauan informasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.


Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Kotabaru H. Akhmad Junaidi mewakili Kepala Diskominfo Gusti Abdul Wakhid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Diskominfosan Balangan. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi antar daerah, tetapi juga menjadi sarana untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan informasi publik.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Semoga melalui kegiatan ini kita dapat saling belajar, melengkapi kekurangan, serta memperkuat sinergi dalam pengelolaan informasi dan komunikasi publik,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, sekaligus memperkenalkan potensi daerah, termasuk sektor pariwisata di Kabupaten Kotabaru.


Sementara itu, paparan awal disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kotabaru, Hj. Mariana, yang menjelaskan latar belakang serta strategi pengelolaan informasi publik di daerah tersebut.


Perwakilan Diskominfosan Balangan  Fauzan Rahman, S. Sos Subkoor Pengelola Media, Komunikasi dan Kemitraan  bidang Komunikasi Publik yang hadir mewakili Kepala Dinas  H. Syaifuddin Tailah, S.Pd, MM menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran pimpinan karena adanya agenda lain. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, khususnya dalam pengelolaan informasi dan kemitraan media.


Melalui kegiatan koordinasi dan sharing ini, Diskominfosan Balangan diharapkan dapat memperoleh referensi, pengalaman, serta praktik terbaik dari Diskominfo Kabupaten Kotabaru. Hasil dari kegiatan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penyempurnaan kebijakan serta program kerja Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik di Kabupaten Balangan.


Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif, diakhiri dengan diskusi serta tukar pengalaman antar peserta sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas layanan informasi publik di masing-masing daerah.(Red) 

Wabup Syairi Mukhlis Pimpin Apel Harganas ke-33, Tegaskan Pentingnya Peran Ayah dalam Ketahanan Keluarga

Wabup Syairi Mukhlis Pimpin Apel Harganas ke-33, Tegaskan Pentingnya Peran Ayah dalam Ketahanan Keluarga


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan menggelar apel di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (29/6/2026). Dipimpin langsung Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, peringatan tahun ini mengusung tema nasional "Ayah Wajib Hadir", sebagai ajakan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan demi mewujudkan keluarga yang tangguh dan berkualitas.


Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Apel Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (29/6/2026). Apel dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, dan diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Harganas tahun ini mengangkat tema "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, dalam proses pengasuhan anak. Tema tersebut juga mengajak seluruh keluarga untuk menjadikan pengasuhan sebagai tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Dalam amanatnya, Syairi Mukhlis menegaskan bahwa keterlibatan aktif seorang ayah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kepribadian, serta stabilitas emosional anak.


> "Kepada seluruh orang tua, tangkal semua ancaman ini dari dalam rumah kita sendiri. Jangan sampai anak kita menjadi korban atau pelaku. Benteng pertahanan terbaik adalah ketahanan keluarga. Jadikan rumah kita sebagai tempat yang paling aman, paling nyaman, dan paling dirindukan oleh anak-anak kita," tegasnya.




Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat fungsi keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai moral, kasih sayang, dan pendidikan karakter.


Syairi juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Harganas sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera.


> "Jadikan Hari Keluarga Nasional ini sebagai momentum kebangkitan komitmen kita bersama. Pemerintah akan terus berupaya melahirkan kebijakan yang pro-keluarga, memperkuat jaringan pengaman sosial, dan mempermudah akses layanan dasar bagi keluarga," ujarnya.




Apel peringatan Harganas ke-33 tersebut dipercayakan kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Kotabaru sebagai petugas upacara.


Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Harganas ke-33 di Kabupaten Kotabaru menjadi momentum untuk menguatkan peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia, sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran ayah dalam menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.(Red) 

Nikmati Suasana Malam Kotabaru, Pemkab Gelar Fun Bike Night

Nikmati Suasana Malam Kotabaru, Pemkab Gelar Fun Bike Night


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menggelar Fun Bike Night Kotabaru Hebat, di Lapangan Siring Laut, pada Sabtu (27/06/2026) malam.


Dalam sambutannya Wakil Bupati Syairi Mukhlis, dalam mewakili Bupati Kotabaru menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang membantu menyelenggarakan kegiatan ini, dalam rangkaian Hari jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.


“Kegiatan ini kita laksanakan masih dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76, dan menjadi momentum bagi kita bersama sebagai ajang silaturahmi, olahraga bersama dan tempat berkumpulnya para komunitas sepeda di Kabupaten Kotabaru maupun luar daerah yang ikut meramaikan Fun Bike Night,”ucapnya.


Menurutnya, Bersepeda di malam hari memberikan sensasi dan suasana yang berbeda dalam menikmati keindahan Kotabaru.


“Ternyata kegiatan bersepeda malam, sepeda santai yang kita lakukan ini mempunyai sensasi berbeda, ini salah satu kreativitas terobosan yang dilakukan oleh teman-teman Disparpora dan panitia, ternyata asik juga dilakukan,” ungkapnya.


Ia juga mengajak seluruh peserta melalui tema “Kotabaru Hebat” dengan semangat olahraga untuk terus bersama membangun daerah.


“Melalui tema “Kotabaru Hebat” artinya yang Harmonis, Energik, Bersatu, Amanah dan Tangguh, mari kita jadikan semangat olahraga Kabupaten Kotabaru ini sebagai cerminan semangat kita untuk terus membangun daerah yang kita cintai ini, agar semakin maju produktif dan berdaya saing. Tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat adalah modal utama kita mewujudkan Kotabaru yang lebih hebat lagi,”jelasnya. 


Diakhir sambutannya, ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dalam mengenalkan Kabupaten Kotabaru.


“Atas nama Pemerintah Daerah dalam mewakili pak Bupati Kotabaru, semoga kegiatan-kegiatan seperti ini terus kita galakkan di Kabupaten Kotabaru sekaligus memperkenalkan wisata-wisata yang ada di Kabupaten Kotabaru tentunya,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Ir. H. Kamirudin, menjelaskan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan ini dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 sekaligus salah satu promosi wisata dengan harapan diadakan setiap tahunnya.


“Dengan harapan kegiatan ini selalu diadakan setiap tahunnya, karena ini merupakan salah satu promosi wisata kita, karena kedepannya Kotabaru merupakan daerah wisata dan tujuan wisata bagi masyarakat Kalimantan Selatan, Indonesia bahkan dunia, InsyaAllah akan tercapai dalam waktu yang tidak lama lagi, dan harus kita persiapkan dari sekarang,” jelasnya.


Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, komunitas sepeda hingga perwakilan Forkopimda dan Instansi. Dengan doorprize menarik mulai dari kulkas, mesin cuci, televisi dan puluhan sepeda.


Kegiatan yang dilepas langsung Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dengan rute 7 km, yang dilewati Siring Laut-Jalan Agus Salim-Jalan Ponegoro-Jalan Brigjend H. Hasan Basri- Perumnas-Jalan M. Alwi-Jalan Suryagandamana-Jalan Putri Cipta Sari dan Finis kembali ke Siring Laut.(Red)