Featured Post

Featured

Jaringan Lumpuh Sejak Kamis, Diskominfo Kotabaru Desak Telkom Bertanggung Jawab dan Beri Kompensasi Warga

  KOTABARU , borneonewstoday.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, bergerak ce...

Jaringan Lumpuh Sejak Kamis, Diskominfo Kotabaru Desak Telkom Bertanggung Jawab dan Beri Kompensasi Warga

Jaringan Lumpuh Sejak Kamis, Diskominfo Kotabaru Desak Telkom Bertanggung Jawab dan Beri Kompensasi Warga

 

KOTABARU
, borneonewstoday.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, bergerak cepat menyikapi lumpuhnya jaringan telekomunikasi yang melanda wilayah Bumi Saijaan sejak Kamis (8/1) sore.


Diskominfo menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan Telkom Group bertanggung jawab penuh, tidak hanya dalam percepatan pemulihan layanan, tetapi juga dalam pemenuhan hak kompensasi bagi ribuan pelanggan yang terdampak.


Gusti Abdul Wakhid mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan resmi terkait penyebab gangguan massal tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dengan manajemen Telkom, diketahui bahwa gangguan disebabkan oleh kerusakan fatal kabel optik bawah laut.


“Kami terus menjalin komunikasi intensif dengan manajemen Telkom Group untuk memantau progres perbaikan di lapangan. Selain percepatan teknis, kami juga menekankan agar masyarakat Kotabaru mendapatkan apresiasi atas kesetiaan mereka menunggu perbaikan melalui skema kompensasi yang transparan,” tegasnya.


Sebagai bentuk tanggung jawab, Telkom Group telah merilis paket kompensasi bagi pelanggan di Kotabaru. Skema tersebut meliputi:


Paket Suara dan SMS: Pelanggan mendapatkan 300 menit telepon dan 1.000 SMS yang berlaku selama 7 hari selama masa gangguan.


Tambahan Kuota Data: Setelah jaringan pulih total, pelanggan dengan paket data aktif akan memperoleh tambahan kuota hingga 3 GB.


Diskon Tagihan: Khusus pelanggan IndiHome dan Kartu HALO, diberikan potongan tagihan secara prorata sesuai durasi penurunan kualitas layanan.


Mekanisme Klaim: Pelanggan dapat melakukan pengecekan dan klaim melalui kode dial *888*20#.


Sementara itu, GM Witel Kalselteng Telkom, Wahyu Jati Nugroho, menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi pada pukul 16.37 WITA tersebut disebabkan oleh putusnya serat optik Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) pada jalur Batulicin–Kotabaru.


“Titik gangguan berada di area perairan tengah antara Batulicin dan Kotabaru, sekitar 22,8 kilometer dari Site Serongga,” ungkap Wahyu dalam keterangan resminya.


Sebagai langkah mitigasi darurat, Telkom Group telah mengaktifkan jalur cadangan menggunakan radio link. Namun, Wahyu mengakui kapasitas jalur ini terbatas, sehingga prioritas trafik diarahkan untuk layanan seluler esensial, layanan publik, dan pelanggan prioritas atau VVIP.


Ia menambahkan, proses penyambungan fisik kabel optik di dasar laut membutuhkan waktu cukup panjang. Telkom menargetkan seluruh rangkaian perbaikan, mulai dari penurunan kabel hingga penyambungan, akan rampung pada 19 Januari.


“Target kami, pada 19 Januari mendatang, seluruh layanan mobile dan fixed broadband di Kotabaru sudah kembali normal 100 persen,” pungkasnya.


Di akhir, Kadiskominfo Kotabaru mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan memanfaatkan kanal pengaduan resmi melalui Call Center 188 atau media sosial @telkomsel dan @indihome apabila menemui kendala selama masa pemulihan.(Rilis) 

DPRD Kotabaru Panggil Telkom dan Telkomsel, Bahas Gangguan Jaringan hingga Kompensasi Pelanggan

DPRD Kotabaru Panggil Telkom dan Telkomsel, Bahas Gangguan Jaringan hingga Kompensasi Pelanggan



KOTABARU, borneonewstoday.com Rapat kerja tersebut digelar pada Senin (12/1/2026) di Ruang Rapat  DPRD Kotabaru, menyusul banyaknya keluhan masyarakat akibat terhentinya layanan komunikasi, baik telepon, pesan singkat (SMS), maupun akses internet. Gangguan ini dinilai berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.


Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru, H. M. Suhartono, menjelaskan bahwa berdasarkan pemaparan pihak operator, gangguan jaringan disebabkan oleh putusnya kabel serat optik Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) pada titik KM 22,8. Kerusakan terjadi di kedalaman sekitar 2 hingga 4 meter akibat erosi yang dipicu kuatnya arus bawah laut dalam beberapa bulan terakhir.


“Gangguan ini bukan hanya terjadi dalam hitungan jam, tetapi hampir satu minggu. Dampaknya sangat dirasakan masyarakat, termasuk sektor usaha dan transaksi keuangan,” ujar Suhartono kepada awak media.


Ia menyebutkan, gangguan mulai terdeteksi sejak 8 Januari 2026. PT Telkom kemudian melakukan upaya pemulihan secara bertahap, mulai dari penanganan awal, pengukuran ulang titik gangguan, hingga mobilisasi kapal serta tim teknis dari Makassar.


Berdasarkan jadwal yang disampaikan dalam rapat, pekerjaan perbaikan kabel bawah laut dijadwalkan dimulai pada 16 Januari 2026, dengan target jaringan kembali normal dan stabil sepenuhnya pada 19 Januari 2026.


Data teknis menunjukkan, gangguan tersebut berdampak pada sekitar 87.772 pelanggan atau sekitar 60 persen pengguna Telkomsel di Kabupaten Kotabaru. Selain perbaikan fisik, PT Telkom juga berencana meningkatkan kapasitas jaringan dari 3,3 Gbps menjadi 4,0 Gbps sebagai langkah antisipasi dan peningkatan kualitas layanan ke depan.


Dalam rapat tersebut, DPRD Kotabaru turut menyoroti komitmen operator terkait pemberian kompensasi kepada pelanggan terdampak. Menanggapi hal itu, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan memastikan penyaluran kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.


Kompensasi yang diberikan berupa paket layanan suara dan SMS selama masa pemulihan, serta paket data sebesar 3 GB yang dapat digunakan setelah jaringan kembali normal. Selain itu, pelanggan IndiHome dan kartu HALO mendapatkan potongan tagihan sesuai durasi gangguan layanan. Paket kompensasi dapat diakses melalui kode dial 88820#.


Sementara itu, General Manager Witel Kalselteng, Wahyu Jati Nugroho, menjelaskan bahwa gangguan layanan yang terjadi sejak pukul 16.37 Wita disebabkan putusnya serat optik SKKL jalur Batulicin–Kotabaru.


“Titik gangguan berada di perairan tengah antara Batulicin dan Kotabaru, sekitar 22,8 kilometer dari Site Serongga,” ungkapnya.


Sebagai langkah mitigasi sementara, Telkom Group telah mengaktifkan jalur cadangan menggunakan jaringan radio (radio link). Namun, jalur ini memiliki kapasitas terbatas sehingga prioritas trafik difokuskan pada layanan seluler esensial, layanan publik, serta pelanggan prioritas.


Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, menyampaikan apresiasi kepada  DPRD Kotabaru atas kepedulian dan respons cepat terhadap keluhan masyarakat.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada  DPRD Kabupaten Kotabaru yang telah menanggapi aspirasi masyarakat, khususnya terkait layanan internet yang sangat vital,” ujarnya.


Ia menambahkan, Diskominfo Kotabaru akan  menyebarluaskan informasi tersebut melalui media online dan cetak sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.


DPRD Kabupaten Kotabaru berharap proses perbaikan jaringan dapat berjalan sesuai target serta meminta pihak operator meningkatkan pengamanan infrastruktur telekomunikasi, khususnya kabel bawah laut, guna meminimalkan terulangnya gangguan serupa di masa mendatang.(Rilis) 

PPPAPPKB Kotabaru Perkuat Peran sebagai Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

PPPAPPKB Kotabaru Perkuat Peran sebagai Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

Kepala Dinas PPPAPPKB Kotabaru, Ir. Sri Sulistyani

KOTABARU
,penabanua.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berdaya bagi perempuan dan anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor serta pelaksanaan program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PPPAPPKB Kotabaru, Ir. Sri Sulistyani, dalam wawancara pada Senin (12/1/2026). Ia menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan keluarga dan masyarakat.


“Kami memfasilitasi organisasi-organisasi perempuan karena mereka adalah motor penggerak perubahan di tingkat akar rumput,” ujar Sri.


Salah satu program prioritas yang tengah dijalankan pada tahun 2026 adalah fasilitasi legalitas pernikahan di Kecamatan Sampanahan. Program ini menyasar pasangan suami istri yang belum memiliki dokumen pernikahan resmi, yang selama ini berdampak pada lemahnya perlindungan hukum keluarga dan hak-hak anak.


“Saat ini kami sedang melakukan verifikasi data dan dalam waktu dekat akan menggelar nikah massal,” jelasnya.


Dalam upaya penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, PPPAPPKB Kotabaru juga terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan negeri, hingga pengadilan agama.


“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Penanganan kasus sensitif seperti kekerasan seksual dan pernikahan dini membutuhkan kerja sama yang solid dan berkelanjutan,” tegas Sri.


Di sisi lain, peran generasi muda juga menjadi perhatian serius. Sri mengapresiasi kiprah Duta Generasi Berencana (Genre) dan Forum Anak Daerah Kotabaru yang telah menorehkan prestasi di tingkat provinsi serta aktif menjadi agen perubahan di kalangan remaja.


“Mereka bukan hanya pelapor, tetapi juga pelopor. Kami bangga atas kontribusi generasi muda Kotabaru,” ucapnya.


Namun demikian, ia juga mengingatkan potensi risiko yang dihadapi anak-anak di era digital. Menurutnya, media sosial dapat menjadi ruang rawan apabila anak tidak mendapatkan perhatian dan pendampingan yang cukup dari keluarga.


“Banyak anak merasa lebih nyaman di luar rumah karena kurangnya perhatian. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan suportif,” tambahnya.


Pada tahun 2026, PPPAPPKB Kotabaru menetapkan dua prioritas utama, yakni pemberdayaan ekonomi perempuan dan percepatan penurunan angka stunting.


“Kami ingin perempuan lebih berdaya, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga di bidang sosial, budaya, dan politik. Kesetaraan gender harus terus kita dorong di semua lini,” jelas Sri.


Terkait penanganan stunting, ia mengakui bahwa tantangan masih cukup besar, terutama di wilayah dengan prevalensi tinggi. Untuk itu, PPPAPPKB akan terus memperkuat peran kader dan tenaga lapangan di 22 kecamatan.


“Kami menjangkau seluruh siklus kehidupan, mulai dari anak-anak hingga lansia, agar upaya penurunan stunting berjalan optimal,” katanya.


Menutup perbincangan, Sri Sulistyani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah.


“Peran keluarga sangat penting. Jika anak merasa aman dan diperhatikan di rumah, mereka tidak akan mencari pelarian di luar. Keberhasilan program sangat bergantung pada partisipasi kita bersama,” pungkasnya.


Kepada generasi muda, Sri berpesan agar lebih peduli terhadap diri sendiri dan masa depan.

“Jadilah generasi yang sadar hukum, berdaya, dan siap memimpin masa depan,” tutupnya penuh harap.(Rilis) 

 Kotabaru Hebat! Sekolah-sekolah Borong Penghargaan Adiwiyata 2025 Tingkat Provinsi hingga Mandiri

Kotabaru Hebat! Sekolah-sekolah Borong Penghargaan Adiwiyata 2025 Tingkat Provinsi hingga Mandiri


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Komitmen dunia pendidikan di Kabupaten Kotabaru terhadap pelestarian lingkungan kembali membuahkan hasil. Sejumlah sekolah di daerah ini berhasil memborong Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan hingga Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan dan diterima langsung oleh masing-masing sekolah, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP, di Kantor DLH Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (12/01/2026).

Kepala DLH Kotabaru Hj. Melinda Ratna Agustina menjelaskan, capaian ini merupakan hasil sinergi antara sekolah, masyarakat, dan dukungan penuh Pemerintah Daerah dalam mendorong pendidikan berwawasan lingkungan.

“Hari ini Kabupaten Kotabaru menjadi daerah dengan penerima piagam Adiwiyata terbanyak di Kalimantan Selatan. Ini tidak terlepas dari dukungan Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah dalam mewujudkan visi Kotabaru Hebat,” ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp.

Ia menambahkan, DLH Kotabaru secara berkelanjutan melakukan pembinaan kepada sekolah-sekolah agar mampu menerapkan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara konsisten dan terintegrasi dalam aktivitas belajar mengajar.

“Kami melakukan pembinaan teknis, baik terkait substansi lingkungan hidup maupun implementasi program Adiwiyata di sekolah, agar budaya ramah lingkungan benar-benar menjadi karakter warga sekolah,” jelasnya.

Penghargaan Adiwiyata merupakan apresiasi pemerintah kepada sekolah yang berhasil menerapkan Program Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang sehat, bersih, dan berkelanjutan, serta membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.

Penghargaan diberikan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, hingga mandiri oleh Bupati/Wali Kota, Gubernur, Menteri Lingkungan Hidup, bahkan Presiden Republik Indonesia.

Daftar Sekolah Penerima Penghargaan Adiwiyata Tahun 2025 di Kabupaten Kotabaru

Adiwiyata Tingkat Provinsi

TK Sabilillul Muttaqin, Kecamatan Pulau Laut Tengah

Piagam, Plakat, dan Uang Pembinaan Rp3.000.000

SDN 2 Tarjun, Kecamatan Pulau Laut Tengah

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

SMAN 1 Pulau Laut Tengah

Piagam, Plakat, dan Uang Pembinaan Rp3.000.000

SMPN 1 Kotabaru

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

SMPN 2 Kotabaru

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

SDN Gunung Sari

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

MTsN Kotabaru

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

SMPN 2 Pulau Laut Timur

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional (Kementerian Lingkungan Hidup RI)

SMAN 1 Pulau Laut Timur – Piala dan Piagam

SMKN 1 Kotabaru – Piala dan Piagam

SMKN 2 Kotabaru – Piala dan Piagam

SMPS Indocement Tarjun – Piala dan Piagam

Apresiasi Tambahan DLH Provinsi Kalsel untuk Sekolah Adiwiyata Mandiri

SMAN 1 Pulau Laut Timur – Uang Pembinaan Rp5.000.000

SMKN 1 Kotabaru – Kendaraan Roda Tiga

SMKN 2 Kotabaru – Kendaraan Roda Tiga

SMPS Indocement Tarjun – Kendaraan Roda Tiga

Apresiasi Tambahan Adiwiyata Provinsi

TK Sabilillul Muttaqin – Uang Pembinaan Rp3.000.000

SMAN 1 Pulau Laut Tengah – Uang Pembinaan Rp3.000.000.( Rilis) 

Peduli Keluhan Masyarakat, DPRD Kotabaru Panggil Pihak Terkait Bahas Transportasi Udara, Laut, dan Gangguan Internet

Peduli Keluhan Masyarakat, DPRD Kotabaru Panggil Pihak Terkait Bahas Transportasi Udara, Laut, dan Gangguan Internet


KOTABARU
, Borneonewstoday.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai keluhan masyarakat dengan menggelar rapat kerja bersama mitra terkait, Senin (12/1/2026), di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru.


Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, tersebut membahas sejumlah isu strategis yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat, di antaranya tingginya harga tiket penerbangan, pelayanan transportasi laut, serta gangguan layanan internet di sejumlah wilayah.


Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, menegaskan bahwa rapat kerja ini merupakan bentuk respons cepat DPRD terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal pengaduan.


“Kami memanggil pihak-pihak terkait agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat, baik transportasi udara, laut, maupun layanan internet, dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi bersama,” tegasnya.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, H. Abdul Kadir, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas layanan publik merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak swasta.


“Harapan kami, hasil rapat ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal keterjangkauan transportasi dan kualitas layanan komunikasi,” ujarnya.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Khairian Anshari, menjelaskan bahwa harga tiket pesawat menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi mobilitas masyarakat. Ia menyebutkan, jika harga tiket dapat ditekan di bawah Rp1 juta, maka sekitar 60 hingga 65 persen masyarakat akan mampu dan berminat menggunakan transportasi udara.


“Setidaknya 60 sampai 65 persen masyarakat bisa menikmati penerbangan jika harga tiket berada di bawah Rp1 juta. Oleh karena itu, kami berharap ada dukungan dari DPRD dan pihak maskapai untuk mengupayakan kebijakan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.


Menanggapi hal tersebut, Manajer Lion Group, Muhammad Fitryan, menyampaikan bahwa pihak maskapai pada prinsipnya siap berkoordinasi dan mendukung upaya pemerintah daerah serta DPRD, sepanjang tetap memperhatikan aspek operasional dan regulasi yang berlaku.


“Kami terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik agar layanan penerbangan ke Kotabaru tetap berjalan optimal dan dapat diakses oleh masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, mengapresiasi langkah DPRD yang tidak hanya fokus pada transportasi, tetapi juga merespons keluhan masyarakat terkait gangguan layanan internet.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Kotabaru yang telah bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat, termasuk layanan internet. Bahkan DPRD telah memanggil pihak-pihak terkait agar permasalahan ini bisa segera ditangani,” ujarnya.


Rapat kerja tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotabaru H.M. Suhartono, Sekretaris Komisi II Mustakim, serta anggota DPRD Hj. Rosidah dan Junaidi, yang turut memberikan masukan dan pandangan demi perbaikan layanan publik ke depan.


Melalui rapat kerja ini, DPRD Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mencarikan solusi atas berbagai persoalan pelayanan publik, demi meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat Bumi Saijaan.(Rilis) 

BRI Region 14 Banjarmasin Salurkan Bantuan Pasca Banjir di Balangan

BRI Region 14 Banjarmasin Salurkan Bantuan Pasca Banjir di Balangan



BALANGAN,borneo newstoday.com 
— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 14 Banjarmasin menyalurkan bantuan pascabanjir kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026).


Penyaluran bantuan dilakukan melalui BRI Branch Office (BO) Amuntai sebagai respons atas banjir yang melanda wilayah tersebut dan mengganggu aktivitas serta kondisi warga. 


Bantuan yang diberikan meliputi peralatan kebersihan, paket obat-obatan, popok, selimut, serta air mineral untuk membantu pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir.


Regional CEO BRI Region 14 Banjarmasin Novian Supriatno mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI untuk hadir dan peduli terhadap masyarakat, terutama saat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.


“BRI turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka pascabanjir,” ujar Novian.


Ia menambahkan, pada banjir yang terjadi pada akhir 2025 lalu, BRI BO Amuntai juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa sembako dan pakaian layak pakai. 


Menurut Novian, sebagai bank yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, BRI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah operasional perseroan.


Melalui penyaluran bantuan ini, BRI Region 14 Banjarmasin berharap kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah proses pemulihan pascabanjir.(Rilis) 

 Bupati Kotabaru Lantik 112 Pejabat, Tegaskan Profesionalisme dan Pelayanan Publik Berkualitas

Bupati Kotabaru Lantik 112 Pejabat, Tegaskan Profesionalisme dan Pelayanan Publik Berkualitas



KOTABARU
, borneonewstoday.com – Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 112 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, terdiri dari 36 Pejabat Administrator (Eselon III), 74 Pejabat Pengawas (Eselon IV), serta 2 Pejabat Fungsional, Senin (5/1/2026).


Pelantikan yang digelar di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja birokrasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Dalam sambutannya, Bupati H. Muhammad Rusli menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik serta menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat baru.


 “Kiranya amanah yang diemban ini dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan dengan semangat yang baru,” tegasnya.


Bupati juga menekankan pentingnya inovasi dan keselarasan kerja antar perangkat daerah guna memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan berjalan optimal.

 

“Pelantikan ini bertujuan untuk memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, terutama demi kesempurnaan pelayanan publik yang diterima masyarakat,” ujarnya.


Di akhir sambutannya, Bupati Rusli mengingatkan para pejabat agar bekerja keras, menjaga sinergi, serta memiliki pemahaman yang sama terhadap program prioritas daerah.


Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos, Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP., MAP, para Asisten, Staf Ahli, serta Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kotabaru.


Daftar Pejabat Administrator (Eselon III) yang Dilantik


Adapun 36 Pejabat Administrator yang dilantik yaitu:

1. Gusti Muhammad Lazwardi, S.STP – Kepala Bagian Pemerintahan Setda

2. Drs. Saukani – Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda

3. M. Octo Brahma Yogayana, S.STP – Kepala Bagian Organisasi Setda

4. Lathifu Arsyiono, S.STP., M.I.Kom – Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda

5. Hademan, S.Ag., M.M – Inspektur Pembantu III Inspektorat

6. Nani Maulida, SH., M.M – Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat

7. H. Hadian Fahmy, ST., M.Eng – Kepala Bagian Fasilitas Penganggaran dan Pengawasan Setwan

8. Mada Santoso, S.Pi., M.Si – Sekretaris Badan Kesbangpol

9. Desy Ira Wahyuni, SKM., MM – Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Bapperida

10. Sri Kurniati, SE., Ak., MM – Kepala Bidang Perbendaharaan BPKAD

11. Toni Nauri Rais, S.STP – Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol

12. Marina Yuliarti, SSTP., M.Sc – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD

13. Hasanul Basri, M.Pd – Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Non Formal Disdikbud

14. Mirhanudin, SE – Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud

15. Mohammad Faidil Anwarie, SH., M.Hum – Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans

16. Muhammad Mursalin, S.Kep., Ners – Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP3AP2KB

17. Dardiansyah, S.Pd.I – Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Persandian Diskominfo

18. Agus Nadi, S.AP., M.M – Kepala Bidang Koperasi Diskoperindag

19. Henny Faulina, SP., MM – Kepala Bidang Usaha Mikro Diskoperindag

20. Shadiqul Amin, S.Sos., MA – Kepala Bidang Olahraga Disparpora

21. Muhammad Pahruliansyah, ST – Kepala Bidang Pembinaan, Pengendalian dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP dan Damkar

22. Rully Oktarisna Andrian, S.STP., M.AP – Kepala Bidang Bina Penyelenggaraan Pemerintahan Desa DPMD

23. Hurriah, ST – Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

24. Yusriadi, S.Sos – Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP

25. Sakerani, S.Sos., M.AP – Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos

26. Nor Fauziah, S.Kep., Ners – Kepala Bidang Keperawatan dan Kebidanan RSUD PJS

27. dr. Gusti Adhi Affandi – Kepala Bidang Pelayanan Kefarmasian dan Penunjang RSUD PJS

28. Hj. Nur Rahmatiah, SE., MM – Sekretaris Kecamatan Pulau Laut Sigam

29. Chrisna Effendi, S.Sos – Sekretaris Kecamatan Pulau Laut Tengah

30. Syaiful Akhyar, S.Pd., MM – Sekretaris Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar

31. Ariekh Gunawan, SE., MM – Sekretaris Kecamatan Kelumpang Hulu

32. Debby Wahyudi, S.Sos – Sekretaris Kecamatan Sungai Durian

33. M. Safi’i, S.STP., M.Si – Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi

34. Hadrami, SH., M.Hum – Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Setwan

35. Mahmoeri Zulmana, SH., MH – Kepala Bagian Hukum Setwan

36. Zainal Abidin, S.SPd – Sekretaris Kecamatan Pulau Laut Selatan


Selain itu, 74 Pejabat Pengawas (Eselon IV) dan 2 Pejabat Fungsional juga turut dilantik dan diambil sumpah jabatannya, yang diharapkan mampu mendukung peningkatan kinerja birokrasi serta pelayanan publik di Kabupaten Kotabaru.


Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Rilis)