Featured Post

Featured

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan

KOTABARU , borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperkuat upaya mitigasi risiko pengelolaan sampah melalui kegiatan studi l...

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan

Pemkab Kotabaru Studi Lapangan dan FGD TPA Sungup, Siapkan Langkah Mitigasi dan Bentuk Satgas Persampahan



KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperkuat upaya mitigasi risiko pengelolaan sampah melalui kegiatan studi lapangan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungup yang dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD), Kamis (16/7/2026).


Sebelum FGD berlangsung di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sebelimbingan, seluruh peserta yang terdiri dari lintas SKPD dan pemangku kepentingan terlebih dahulu diajak meninjau langsung kondisi TPA Sungup. Peninjauan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait kondisi riil TPA, termasuk volume timbulan sampah, sistem pengelolaan, hingga kondisi sarana prasarana.


Kepala DLH Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah di hilir, tetapi juga sebagai langkah mitigasi potensi bencana, termasuk risiko konflik sosial apabila kapasitas TPA telah terlampaui.


“Mitigasi bencana ini bukan hanya ketika terjadi kejadian di hilir, tetapi juga bagaimana kita mengantisipasi potensi konflik sosial jika TPA sudah penuh. Karena itu, perlu disiapkan satgas penanggulangan bencana persampahan,” ujarnya.


Ia menyebutkan, terdapat tiga potensi bencana utama di TPA, yakni kebakaran, pencemaran air, dan longsor timbunan sampah. Meskipun kondisi TPA Sungup saat ini masih terkendali dan terbatas dengan sistem sanitary landfill, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama di tengah ancaman perubahan iklim dan peningkatan suhu global.


“Beberapa tahun terakhir TPA kita masih aman, tetapi kita tidak boleh lengah. Perubahan iklim dan suhu yang semakin panas harus kita antisipasi sejak dini,” jelasnya.


Sebagai langkah konkret, DLH bersama instansi terkait akan membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan berbagai pihak, seperti Satpol PP, BPBD, hingga Diskominfo. Satgas ini akan bertugas menangani mitigasi risiko, mulai dari penyiapan titik sumber air, jalur evakuasi, hingga pengawasan aktivitas di area TPA.


Selain itu, penguatan pengelolaan sampah dari hulu juga menjadi perhatian utama. Menurut Melinda, kurangnya pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya beban TPA.


“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengelolaan di hilir. Kalau dari rumah tidak ada pemilahan dan pengomposan, maka TPA akan cepat penuh,” tegasnya.


Ia mengungkapkan, kondisi TPA Sungup saat ini sudah mendekati kapasitas maksimal, dengan estimasi umur pakai tersisa sekitar satu tahun apabila tidak ada perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.


“Kalau tidak ada pemilahan, umur TPA kita hanya sekitar satu tahun lagi. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya.


Dalam FGD tersebut juga dibahas berbagai permasalahan dan solusi pengelolaan sampah, termasuk keterbatasan fasilitas, kebutuhan teknologi, serta pembagian peran antar instansi. Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang selanjutnya disampaikan kepada pimpinan daerah.


Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, H. Minggu Basuki, menegaskan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah.


“Kami berharap hasil FGD ini menjadi dasar kebijakan ke depan, sekaligus mendorong keterlibatan seluruh SKPD dan masyarakat. Kita semua yang hadir di sini juga harus menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah, dimulai dari diri sendiri,” ujarnya saat menutup kegiatan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya semakin meningkat, sehingga beban TPA dapat ditekan dan risiko bencana dapat diminimalisir.(Red) 

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno


KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan dan Pengalihmediaan Naskah Kuno. Kegiatan berlangsung di Kantor Dispersip Kotabaru, pada Kamis (16/07/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema “Merawat Memori Banua: Sinergi Penyelamatan Warisan Literasi, Membuka Tabir Sejarah, Mengabadi di IKON Nasional”.


Sosialisasi ini merupakan kerja sama Dispersip Kotabaru dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa.


Kepala Dispersip Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin, S.Ag., MM dalam membuka kegiatan tersebut menyampaikan, naskah kuno bukan hanya sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber pengetahuan dan bukti perjalanan sejarah yang memiliki nilai penting bagi generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.


“Sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya sebuah naskah-naskah terdahulu, karena naskah terdahulu adalah bagian dari alat untuk membentuk karakter manusia bangsa kita. Melalui naskah kita bisa belajar sejarah, nilai-nilai luhur, dan identitas bangsa kita,” ucapnya.


Menurutnya, bangsa yang hebat dan kuat adalah bangsa yang selalu menghargai warisan dan budaya.


“Naskah kuno harus kita budayakan dan kita lindungi sebagai kekayaan bangsa. Karena kita sadar, bahwasanya kemajuan itu pondasinya adalah sejarah. Jadi bangsa yang hebat, yang kuat itu selalu menghargai warisan-warisan yang sudah ditinggalkan orang-orang terdahulu,” jelasnya.


Sosialisasi ini peserta juga diberikan edukasi tentang pentingnya pelestarian naskah kuno, tata cara penyimpanan, perawatan yang benar, mekanisme pendataan, dan pendaftaraan serta peluang pemanfataan naskah kuno untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.


Adapun narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Emmy Ariani, ST, yang menyampaikan materi tentang Pendampingan Pemerintah dalam Pelestarian Naskah Kuno.


Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap dapat membangun sinergi bersama masyarakat dan pemilik naskah kuno dalam upaya penyelamatan dan pelestarian warisan literasi daerah.( Red) 

Tingkatkan Infrastruktur Desa Tanjung Lalak  Selatan,Pemkab Kotabaru Resmi buka TMMD ke 129

Tingkatkan Infrastruktur Desa Tanjung Lalak Selatan,Pemkab Kotabaru Resmi buka TMMD ke 129



KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kodim 1004/Kotabaru resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 melalui upacara yang digelar dihalaman Kantor Bupati Kotabaru pada Rabu (15/7/2026).


Pembukaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis,S.Sos selaku Inspektur Upacara dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, Para Asisten dan Staf Ahli,kepala SKPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Mahasiswa yang mengikuti upacara.


Dalam rangkaian upacara, dilakukan penandatanganan dan penyerahan program TMMD Ke-129 dari Bupati Kotabaru kepada Komandan Kodim 1004/Kotabaru selaku Dansatgas TMMD, penyematan pita tanda peserta, serta penyerahan alat kerja kepada perwakilan peserta kegiatan.


Komandan Kodim 1004/Kotabaru sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Taufik Akbar, S.E., menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Ke-129 berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan lokasi kegiatan di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru.


Program tersebut melibatkan 60 personel yang terdiri dari anggota Kodim 1004/Kotabaru, personel Yonif TP 884, serta masyarakat setempat.


Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pengerasan jalan sepanjang 815,40 meter dengan lebar 5 meter, rehabilitasi satu unit rumah warga, rehabilitasi satu unit mushola, pembangunan satu titik TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), serta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).


Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI, kesehatan, dan bahaya narkoba.


Dalam amanatnya, Wakil Bupati Kotabaru menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 1004/Kotabaru, atas komitmen dan dedikasi dalam membantu percepatan pembangunan daerah melalui program TMMD.


“Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, kita bersama-sama membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap kemajuan desa.


Ia berharap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Wakil Bupati juga mengajak pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan TMMD Ke-129 serta menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan.


“Manfaatkan momentum ini untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, menjaga hasil pembangunan, serta bersama-sama menciptakan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi membuka pelaksanaan TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1004/Kotabaru. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta penyerahan bantuan bagi ibu hamil, balita, dan remaja putri yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru.(Red) 

Pemkab. Kotabaru Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satpol-PP dan Damkar Se-Kalsel

Pemkab. Kotabaru Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satpol-PP dan Damkar Se-Kalsel



KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Se-Kalimantan Selatan Tahun 2026. Apel berlangsung di Lapangan Gokart Pantai Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, pada Rabu (15/07/2026) siang.


Apel tersebut merupakan rangkaian dari Rapat Konsolidasi Penyelenggaraan Kerjasama Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibumlinmas) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang berlangsung pada 15 sampai dengan 16 Juli 2026 di Pantai Gedambaan, Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam.


Kegiatan ini diikuti oleh Kasatpol-PP dan Damkar se-Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kotabaru, serta seluruh personel Satpol-PP, Damkar se-Kalimantan Selatan dan Satlinmas Kotabaru. Apel bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban umum, ketentraman masyarakat, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.


Adapun yang bertindak sebagai Pemimpin Apel adalah Kasatpol-PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Mudo Harjuno, SE., MM.


Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S. Sos bertindak selaku Pembina Apel. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru sekaligus mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Kotabaru sebagai tuan rumah.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, saya mewakili Pak Bupati mengucapkan selamat datang di Kotabaru Bumi Saijaan dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Satpol-PP dan Damkar Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan yang telah berkenan hadir, ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami yang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ini,” ucapnya.


Lebih lanjut, dalam menghadapi musim kemarau, Satpol-PP dan Damkar merupakan garda terdepan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Satpol-PP dan Damkar juga harus ikut andil dalam pencegahan dan penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.


“Berdasarkan edaran dari Gubernur, hal ini menjadi atensi dan perhatian bagi kita di wilayah masing-masing, terutama Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran yang ada di 13 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Selatan,” tambahnya.


Menurutnya, kehadiran Satpol-PP dan Damkar se-Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru selain mempererat tali silaturahmi, juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antar Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.


“Kesiapan personel dan prasarana, kemampuan teknis serta koordinasi lintas sektor harus terus kita tingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara cepat, tepat dan profesional,” jelasnya.


Ia juga mengapresiasi seluruh personel Satpol-PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh unsur pendukung yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas dan pengabdian dalam menjaga keamanan, ketertiban, memberikan pelayanan penyelamatan, serta melindungi masyarakat.


Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru mengucapkan selamat mengikuti Rapat Konsolidasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar se-Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.


“Semoga forum yang sangat strategis ini berjalan lancar dan menghasilkan berbagai rumusan, rekomendasi serta langkah-langkah nyata dalam memperkuat sinergi, koordinasi, dan profesionalisme Satpol-PP dan Damkar di seluruh Kalimantan Selatan,” harapnya.


Dengan menjadi tuan rumah, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan Trantibumlinmas di Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini diharapkan Satpol-PP dan Damkar se-Kalsel semakin solid, profesional dan siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Red) 

Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Kotabaru

Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Kotabaru


KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali melakukan penguatan struktur birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat administrator dan pejabat pengawas, Selasa (14/7/2026).


Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang bertindak mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru H. Eka Saprudin, para asisten, staf ahli, kepala SKPD, serta undangan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi mengukuhkan pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Kotabaru tentang Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru Tahun 2026.


“Pada hari ini, saya Wakil Bupati Kotabaru dengan ini secara resmi melantik saudara-saudari sebagai pejabat administrator dan pengawas. Saya percaya saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” ujar Syairi Mukhlis saat membacakan naskah pelantikan.


Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) yang akan mengisi berbagai posisi pada perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Selain itu, pengisian jabatan juga dilakukan pada sejumlah kecamatan, seperti Pulau Laut Timur, Pulau Sebuku, Sungai Durian, Pamukan Utara, Pamukan Barat, hingga Pulau Sembilan.


Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) yang akan mengisi berbagai posisi pada perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Adapun pejabat administrator yang dilantik yakni :

1. Hasbiyanta, ST.,M.Eng sebagai Kepala Bidang Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotabaru,

2. Lucy Erlita, ST, M.T sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kotabaru,

3. Muhammad Fauji Noor, S.T sebagai Kepala Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kotabaru,

4. Joko Trisantono, SKM sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan pada RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kabupaten Kotabaru, serta 

5. Fahruroji, S.E sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru.


Selain itu, pejabat pengawas yang dilantik meliputi :

1. Iti Rohati, SE sebagai Kepala Sub Bagian Anggaran Belanja Tidak Langsung Bidang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kotabaru,

2. Makhdalena,S.Sos., M.M sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kotabaru,

3. Rira Wardhany, SE sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kotabaru,

4.  Noormelyani Karba, SE sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru,

5.  Akhmad Mauliady, SE sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru, 

6.  Rifqi Adha, S.Sos sebagai Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru,

7.  Satrio, S.M sebagai Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru,

8.  Masripani, S.H sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru,

9.  Abdurrahim, SP sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru,

10.  Annur, S.Pd sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru,

11.  Ahmad Nurul Huda, S.ST sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru,

12.  Siti Maimunah, S.Sos.,MM sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Pelabuhan Penyeberangan Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru,

13.  Rabiatul Muntamah, A.Md sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru,

14.  Dwi Susandi, S.M sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru, serta

15.  H. Moh. Taufik Ansyari, SST.,MM sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Baharu Selatan Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Wakil Bupati bersama perwakilan pejabat yang dilantik, disaksikan Sekretaris Daerah dan Kepala BKPSDM Kabupaten Kotabaru, serta dilanjutkan dengan sesi foto bersama.


Melalui pelantikan ini, diharapkan kinerja perangkat daerah semakin optimal dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru.(Red) 

Dinas Perikanan Kotabaru Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Untuk UMKM

Dinas Perikanan Kotabaru Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Untuk UMKM


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru menggelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan pada Selasa (14/7/2026) bertempat di Aula Kantor Dinas Perikanan Kotabaru selama 4 hari, mulai 14 hingga 17 Juli 2026 yang diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), juga 30 pelaku Usaha Micro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kotabaru. Adapun narasumber dari Gresik Jawa Timur yaitu,  Agung Nuri Wijaya dan Kikis Rochana Handayani 


Adapun materi pelatihan meliputi 5 inovasi produk olahan berbahan dasar ikan, yaitu:  

1.  Ikan Bandeng Cabut Duri  

2.  Pembuatan Mie dan Toping Ikan Bandeng  

3.  Pembuatan Ice Cream Ikan Lele  

4.  Pembuatan Cendolika Ikan Bandeng  

5.  Pembuatan Sambal Bandeng Asap


Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Zaenal Arifin, S. STP, M. Si mengatakan, Manfaatkanlah ilmu yang didapat pada pelatihan pengolahan hasil perikanan beberapa hari ini dengan bahan ikan lele dan bandeng yang nantinya bisa dipraktekkan sehingga usahanya bisa bervarian dan lebih beragam dengan nilai jual yang lebih tinggi dan bisa meningkatkan penghasilan keluarga. 


"Kalau kita olah sedemikian rupa yang menarik dan berinovasi tentu akan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi," ucap Zaenal. 


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas pelaku UMKM dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah tinggi, sekaligus memperluas pemasaran dan daya saing produk lokal Kotabaru.


Dengan adanya pelatihan ini, Dinas Perikanan Kotabaru berharap pelaku UMKM dapat menciptakan produk olahan ikan yang unik, menarik, dan mampu menjadi oleh-oleh khas daerah.


Usai pembukaaan dan penyampaian materi dari narasumber, para peserta pelatihan dari PKK, DWP, dan pelaku UMKM langsung praktek pembuatan ice krem ikan lele dan lainnya.( Red) 

Pemkab Kotabaru Gelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026

Pemkab Kotabaru Gelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026


KOTABARU
, borneneestoday.com Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan KONI Kotabaru menggelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026, Senin (13/07/2026) di Alwiesta Futsal Arena. Turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan bagi generasi muda pecinta futsal di Kotabaru.


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, AP., M.AP yang sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru yang mengapresiasi terselenggaranya Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026.


“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, sponsor dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ucapnya.


Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang meraih kemenangan tetapi juga merupakan sarana membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, kerja sama tim dan semangat pantang menyerah.


Lebih dari itu, Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026 diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet yang akan mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional, serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berprestasi.


“Saijaan League ini juga menjadi wadah yang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi dalam kegiatan yang sehat, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar komunitas olahraga,” jelasnya.


Sekretaris Daerah juga mengajak seluruh peserta menampilkan permainan terbaik dengan menjunjung tinggi nilai fair play, menghormati keputusan wasit, menjaga persaudaraan, dan bertanding dengan penuh semangat serta tanggung jawab.


“Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan,” paparnya.


Pembukaan ditandai dengan pertandingan eksebisi antara tim SKPD dengan tim DPRD Kotabaru. Pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan supporter masing-masing tim. Dalam laga tersebut, Tim SKPD keluar sebagai pemenang dengan skor 4:1.


Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026 berlangsung selama enam hari, dari tanggal 13 sampai 18 Juli 2026 yang diikuti sebanyak 67 tim, terdiri dari Kategori Umum Nasional 46 tim, Kategori Pelajar Putra SLTA Sederajat 5 tim, Kategori SKPD 9 tim, Kategori Putri Umum Nasional 7 tim.


Melalui Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga futsal agar terus berkembang serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berprestasi.(Red)