DPD Golkar Banjarmasin Gelar Tadarus dan Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi Kader

DPD Golkar Banjarmasin Gelar Tadarus dan Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi Kader


BANJARMASIN, borneonewstoday.com
– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Banjarmasin memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk mempererat silaturahmi antar kader melalui berbagai kegiatan keagamaan.


Kegiatan tersebut meliputi tadarus Al-Qur’an, khataman, tausiyah agama hingga buka puasa bersama yang digelar di Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin di Jalan HKSN, Banjarmasin Utara, Jumat (6/3/2026) sore.


Program Ramadan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini merupakan inisiatif Ketua DPD Partai Golkar Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman, sebagai upaya menjaga kebersamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kader partai.


Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bergiliran oleh pengurus kecamatan di Kota Banjarmasin. Pada kesempatan tersebut, Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Banjarmasin Selatan mendapat giliran menjadi tuan rumah penyelenggara.


Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Banjarmasin Selatan, Aspiansyah, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut bertujuan mempererat hubungan silaturahmi yang telah terjalin di antara para kader dan pengurus partai.


“Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Ramadan yang diinisiasi oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin,” ujarnya.


Menurutnya, melalui kegiatan keagamaan tersebut diharapkan para kader partai dapat semakin memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian dalam membangun daerah.


Selain diisi dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama Grup Tadarus Al-Fata, acara juga menghadirkan Ustaz Muhammad Mashur yang memberikan tausiyah menjelang waktu berbuka puasa.


Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Mashur menyampaikan pesan tentang pentingnya memiliki sifat kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama.


Ia menyebutkan dua sifat yang sangat dicintai oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW, yakni sikap penyayang serta gemar berbagi kepada orang lain.


“Ada dua hal yang sangat disukai oleh Allah dan Rasulullah, yaitu orang yang penyayang serta suka berbagi kepada sesama. Jika kita mampu melaksanakannya, maka Allah akan memuliakan derajat kita,” tuturnya.


Ia juga mengingatkan bahwa sikap penyayang dan gemar berbagi harus dibarengi dengan sikap berbakti kepada kedua orang tua, karena kedurhakaan kepada orang tua dapat membawa dampak buruk dalam kehidupan seseorang.


Rangkaian kegiatan Ramadan tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah. (Rilis)