Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Kotabaru

Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Kotabaru


KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali melakukan penguatan struktur birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat administrator dan pejabat pengawas, Selasa (14/7/2026).


Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang bertindak mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru H. Eka Saprudin, para asisten, staf ahli, kepala SKPD, serta undangan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara resmi mengukuhkan pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Kotabaru tentang Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru Tahun 2026.


“Pada hari ini, saya Wakil Bupati Kotabaru dengan ini secara resmi melantik saudara-saudari sebagai pejabat administrator dan pengawas. Saya percaya saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” ujar Syairi Mukhlis saat membacakan naskah pelantikan.


Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) yang akan mengisi berbagai posisi pada perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Selain itu, pengisian jabatan juga dilakukan pada sejumlah kecamatan, seperti Pulau Laut Timur, Pulau Sebuku, Sungai Durian, Pamukan Utara, Pamukan Barat, hingga Pulau Sembilan.


Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) yang akan mengisi berbagai posisi pada perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, RSUD Pangeran Jaya Sumitra, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Adapun pejabat administrator yang dilantik yakni :

1. Hasbiyanta, ST.,M.Eng sebagai Kepala Bidang Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotabaru,

2. Lucy Erlita, ST, M.T sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kotabaru,

3. Muhammad Fauji Noor, S.T sebagai Kepala Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kotabaru,

4. Joko Trisantono, SKM sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan pada RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kabupaten Kotabaru, serta 

5. Fahruroji, S.E sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru.


Selain itu, pejabat pengawas yang dilantik meliputi :

1. Iti Rohati, SE sebagai Kepala Sub Bagian Anggaran Belanja Tidak Langsung Bidang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kotabaru,

2. Makhdalena,S.Sos., M.M sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kotabaru,

3. Rira Wardhany, SE sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kotabaru,

4.  Noormelyani Karba, SE sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru,

5.  Akhmad Mauliady, SE sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru, 

6.  Rifqi Adha, S.Sos sebagai Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru,

7.  Satrio, S.M sebagai Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Lingkungan Hidup pada Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru,

8.  Masripani, S.H sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru,

9.  Abdurrahim, SP sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru,

10.  Annur, S.Pd sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru,

11.  Ahmad Nurul Huda, S.ST sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan pada Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru,

12.  Siti Maimunah, S.Sos.,MM sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Pelabuhan Penyeberangan Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru,

13.  Rabiatul Muntamah, A.Md sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru,

14.  Dwi Susandi, S.M sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru, serta

15.  H. Moh. Taufik Ansyari, SST.,MM sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kelurahan Baharu Selatan Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Wakil Bupati bersama perwakilan pejabat yang dilantik, disaksikan Sekretaris Daerah dan Kepala BKPSDM Kabupaten Kotabaru, serta dilanjutkan dengan sesi foto bersama.


Melalui pelantikan ini, diharapkan kinerja perangkat daerah semakin optimal dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru.(Red) 

Dinas Perikanan Kotabaru Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Untuk UMKM

Dinas Perikanan Kotabaru Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Untuk UMKM


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru menggelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan pada Selasa (14/7/2026) bertempat di Aula Kantor Dinas Perikanan Kotabaru selama 4 hari, mulai 14 hingga 17 Juli 2026 yang diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), juga 30 pelaku Usaha Micro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kotabaru. Adapun narasumber dari Gresik Jawa Timur yaitu,  Agung Nuri Wijaya dan Kikis Rochana Handayani 


Adapun materi pelatihan meliputi 5 inovasi produk olahan berbahan dasar ikan, yaitu:  

1.  Ikan Bandeng Cabut Duri  

2.  Pembuatan Mie dan Toping Ikan Bandeng  

3.  Pembuatan Ice Cream Ikan Lele  

4.  Pembuatan Cendolika Ikan Bandeng  

5.  Pembuatan Sambal Bandeng Asap


Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Zaenal Arifin, S. STP, M. Si mengatakan, Manfaatkanlah ilmu yang didapat pada pelatihan pengolahan hasil perikanan beberapa hari ini dengan bahan ikan lele dan bandeng yang nantinya bisa dipraktekkan sehingga usahanya bisa bervarian dan lebih beragam dengan nilai jual yang lebih tinggi dan bisa meningkatkan penghasilan keluarga. 


"Kalau kita olah sedemikian rupa yang menarik dan berinovasi tentu akan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi," ucap Zaenal. 


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas pelaku UMKM dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah tinggi, sekaligus memperluas pemasaran dan daya saing produk lokal Kotabaru.


Dengan adanya pelatihan ini, Dinas Perikanan Kotabaru berharap pelaku UMKM dapat menciptakan produk olahan ikan yang unik, menarik, dan mampu menjadi oleh-oleh khas daerah.


Usai pembukaaan dan penyampaian materi dari narasumber, para peserta pelatihan dari PKK, DWP, dan pelaku UMKM langsung praktek pembuatan ice krem ikan lele dan lainnya.( Red) 

Pemkab Kotabaru Gelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026

Pemkab Kotabaru Gelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026


KOTABARU
, borneneestoday.com Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan KONI Kotabaru menggelar Opening Ceremony Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026, Senin (13/07/2026) di Alwiesta Futsal Arena. Turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan bagi generasi muda pecinta futsal di Kotabaru.


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, AP., M.AP yang sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru yang mengapresiasi terselenggaranya Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026.


“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, sponsor dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ucapnya.


Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang meraih kemenangan tetapi juga merupakan sarana membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, kerja sama tim dan semangat pantang menyerah.


Lebih dari itu, Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026 diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet yang akan mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional, serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berprestasi.


“Saijaan League ini juga menjadi wadah yang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi dalam kegiatan yang sehat, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar komunitas olahraga,” jelasnya.


Sekretaris Daerah juga mengajak seluruh peserta menampilkan permainan terbaik dengan menjunjung tinggi nilai fair play, menghormati keputusan wasit, menjaga persaudaraan, dan bertanding dengan penuh semangat serta tanggung jawab.


“Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan,” paparnya.


Pembukaan ditandai dengan pertandingan eksebisi antara tim SKPD dengan tim DPRD Kotabaru. Pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan supporter masing-masing tim. Dalam laga tersebut, Tim SKPD keluar sebagai pemenang dengan skor 4:1.


Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026 berlangsung selama enam hari, dari tanggal 13 sampai 18 Juli 2026 yang diikuti sebanyak 67 tim, terdiri dari Kategori Umum Nasional 46 tim, Kategori Pelajar Putra SLTA Sederajat 5 tim, Kategori SKPD 9 tim, Kategori Putri Umum Nasional 7 tim.


Melalui Saijaan League Futsal Competition Kotabaru Hebat 2026, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga futsal agar terus berkembang serta menjadi wadah pembinaan atlet muda yang berprestasi.(Red) 

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Juli, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar upacara Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (13/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, Drs. H. Minggu Basuki, yang mewakili Bupati Kotabaru sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti para kepala SKPD, ASN, serta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", yang menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, H. Minggu Basuki membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan demokrasi ekonomi.


Menteri Koperasi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi, mulai dari pengurus, pengawas, pengelola, anggota, hingga para pegiat koperasi yang terus berkontribusi dalam mengembangkan koperasi di tengah berbagai tantangan ekonomi.


Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat gerakan koperasi melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, lebih dari 80.000 KDKMP telah terbentuk di seluruh Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.


Keberadaan KDKMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat.


Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan koperasi di berbagai sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, energi terbarukan, hilirisasi Kelapa Sawit, serta ekonomi kreatif dan digital. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa koperasi Indonesia terus berkembang menjadi lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.


Menteri Koperasi menegaskan bahwa koperasi masa kini harus mampu memanfaatkan teknologi digital, sistem pembayaran modern, analisis data, dan berbagai inovasi teknologi untuk memperluas pasar serta menarik minat generasi muda agar turut berperan aktif dalam gerakan koperasi.


Melalui peringatan Hari Koperasi ke-79, pemerintah mengajak seluruh insan koperasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme, memperluas kolaborasi, serta menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun ekonomi kerakyatan.


Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Kotabaru menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mendukung penguatan gerakan koperasi sebagai instrumen penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan menuju Indonesia Maju.( Red) 

Pemkab Kotabaru Ajukan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Strategis, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Bangun Desa Wisata

Pemkab Kotabaru Ajukan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Strategis, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Bangun Desa Wisata


KOTABARU, borneonewstoday.com
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sekaligus mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kotabaru, Senin (13/7/2026).


Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-16 Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kotabaru itu dipimpin Ketua DPRD Hj. Suwanti. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kotabaru, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, jajaran kepala SKPD, anggota DPRD, serta insan pers.


Dalam pidato Bupati Kotabaru yang dibacakan Wakil Bupati, pemerintah daerah menegaskan bahwa penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 tetap berpedoman pada visi "Kotabaru Hebat" (Harmonis, Energik, Bersatu, Amanah, dan Tangguh) dengan fokus pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Pada rancangan KUA-PPAS 2027, Pemkab memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp3,87 triliun yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer pemerintah pusat, serta sumber pendapatan sah lainnya.


Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp3,96 triliun yang akan dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, hingga belanja transfer.


Kebijakan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat, mempercepat penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta mendukung pencapaian target pembangunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kotabaru 2025–2029.


Selain menyampaikan dokumen KUA-PPAS, Pemkab Kotabaru juga mengusulkan tiga Raperda prioritas yang dinilai strategis bagi pembangunan daerah.


Raperda pertama mengatur tentang Penanggulangan Kemiskinan sebagai dasar hukum pelaksanaan program pengentasan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan.


Raperda kedua mengenai Pemajuan Kebudayaan Daerah, yang bertujuan memperkuat identitas daerah, melindungi warisan budaya, serta mendorong pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.


Sedangkan Raperda ketiga mengatur tentang Desa Wisata atau Kampung Wisata, yang diharapkan menjadi pijakan hukum dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi desa dan pemberdayaan masyarakat.


Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap ketiga Raperda tersebut dapat segera dibahas bersama DPRD sehingga mampu memperkuat arah pembangunan daerah, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Di akhir rapat paripurna, dilakukan penyerahan dokumen KUA-PPAS 2027 dan naskah tiga Raperda secara simbolis kepada anggota DPRD Hj. Nurhaida sebagai tanda dimulainya proses pembahasan sesuai mekanisme legislasi di DPRD Kabupaten Kotabaru.


Dengan dimulainya pembahasan KUA-PPAS dan tiga Raperda strategis tersebut, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan tepat waktu sehingga APBD Tahun Anggaran 2027 dapat ditetapkan sesuai jadwal dan menjadi instrumen percepatan pembangunan di Bumi Saijaan.(Red) 

Ratusan Rider Taklukkan Jalur Lintas Saranjana, Wabup Syairi: Kotabaru Siap Jadi Destinasi Trabas Nasional

Ratusan Rider Taklukkan Jalur Lintas Saranjana, Wabup Syairi: Kotabaru Siap Jadi Destinasi Trabas Nasional


KOTABARU
. borneonewstoday.com – Deru mesin ratusan motor trail memecah keheningan Pulau Laut Barat, Sabtu (11/7/2026). Dari garis start di halaman Mapolsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar, para rider dari berbagai daerah di Kalimantan dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, untuk menaklukkan ganasnya jalur Trabas Explore Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026, sebuah event yang tak hanya menguji adrenalin, tetapi juga mengangkat pesona wisata alam Kotabaru.


Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu diikuti ratusan peserta dari Binuang, Tapin, Barito Timur (Kalimantan Tengah), Kabupaten Paser (Kalimantan Timur), Tanah Laut, Tanah Bumbu, Balangan,  hingga rider lokal Kotabaru. Hadir pula unsur Forkopimda, Camat Pulau Laut Tanjung Selayar H. Johansyah, Forkopimcam, para kepala desa, sponsor PT MSAM, serta masyarakat yang memadati lokasi pelepasan.


Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar beserta seluruh panitia yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar meski dengan waktu persiapan yang relatif singkat.


 "Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia. Persiapannya singkat, tetapi pelaksanaannya luar biasa. Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai," ujar Syairi


Menurutnya, event trabas bukan sekadar ajang menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, komunitas, dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Kotabaru kepada peserta dari berbagai daerah.


Jalur Lintas Saranjana yang disiapkan panitia disebut menjadi daya tarik utama. Medannya memadukan tanjakan curam, lintasan berlumpur, sungai, hingga kawasan perbukitan yang menuntut keterampilan dan ketangguhan setiap rider.


Meski demikian, Syairi mengingatkan seluruh peserta agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama berada di lintasan.


 "Saya berpesan kepada seluruh rider agar selalu mengutamakan keselamatan. Saat melintasi kawasan perkampungan, kurangi kecepatan dan berhati-hatilah karena banyak masyarakat, terutama anak-anak, yang beraktivitas di sekitar jalur," pesannya.


Di hadapan para peserta, Syairi juga menyampaikan salam khas komunitas trail, "Salam Satu Jalur!", yang langsung disambut antusias para rider.


Ia pun memastikan Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus mendukung penyelenggaraan event otomotif sebagai bagian dari promosi daerah.


 "Insyaallah kita akan bertemu kembali pada Trabas Hebat 5 Pulau Laut Kotabaru dengan jalur yang lebih menantang dan hadiah yang lebih menarik," katanya.


Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kapolsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar, AKP Amir Hasan, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan positif.


Menurutnya, Trabas Explore Pulau Laut Lintas Saranjana 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga ekstrem, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar-komunitas sekaligus memperkenalkan keindahan alam Pulau Laut kepada para peserta dari luar daerah.


"Kami berharap seluruh peserta mematuhi arahan panitia, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengutamakan keselamatan selama berada di lintasan. Semoga semua dapat menyelesaikan rute dengan selamat dan membawa pulang pengalaman terbaik dari Kotabaru," ujar Amir Hasan.


Dengan antusiasme peserta yang datang dari berbagai kabupaten di Kalimantan, Trabas Explore Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026 semakin menegaskan posisi Kotabaru sebagai salah satu destinasi olahraga petualangan yang mulai diperhitungkan. Perpaduan jalur ekstrem, panorama alam Pulau Laut, dan semangat kebersamaan menjadi modal besar untuk menjadikan event ini sebagai agenda tahunan berskala lebih luas di masa mendatang.(Red) 

Wujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemkab Kotabaru Ikuti Zoom Meeting Hingga Gelar Pasar Murah

Wujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemkab Kotabaru Ikuti Zoom Meeting Hingga Gelar Pasar Murah


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebarakan Mengikuti Kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Aksi Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) melalui Zoom Meeting sekaligus menggelar Gotong-Royong, Donor Darah  hingga Pasar Murah, yang berlangsung di Halaman Limbur Raya, pada Jum’at (10/07/2026) pagi.


Gerakan Aksi Indonesia ASRI merupakan bagian dari upaya bersama mendukung Program Bersih Nasional sekaligus memperkuat peran Satpol-PP  dan Pemadam Kebakaran dalam menciptakan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran, Drs. Yudi Ridhani, M. Si mengatakan, Dalam pelaksanaan zoom meeting Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI juga di laksanakan diseluruh Indonesia, dengan pusat pencanangan di Malang.


“Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, kegiatan ini dilaksanakan secara nasional serentak pada hari ini dengan pusat kegiatan di Malang, dan daerah lain itu masing-masing melaksanakan didaerahnya dan terkoneksi secara zoom meeting, kegiatan ini sesuai dengan arahan petunjuk dari Pemerintah Pusat,” ucapnya.  


Selain itu,  Satpol-PP dan Pemadam Kebarakan juga menggelar Gotong-Royong di Fasilitas Umum sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI.


“Selain mengikuti zoom meeting, kita juga melaksanakan kegiatan gotong royong atau pembersihan fasilitas umum ditempat masing-masing, dan di Kotabaru melaksanakan di Pasar Limbur Raya,” paparnya. 


Lanjutnya, kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi dengan berkoordinasi bersama dinas terkait dalam menggelar berbagai kegiatan mulai dari pelaksanaan Donor Darah dan Pasar Murah.


“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk melaksanakan pasar murah, karena pasar murah juga bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI, untuk pasar murah kita juga disupport dari Dinas Koperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dengan antusias masyarakat yang cukup besar, dan kegiatan donor darah di support dari Rumah Sakit Umum Daerah Pangeran Jaya Sumitra,”ungkapnya.


Ia juga menjelaskan, Satpol-PP seluruh Indonesia resmi ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pelopor atau leader dalam program Gerakan Aksi Indonesia Asri. Gerakan ini berfokus pada penanganan darurat sampah nasional melalui pendekatan humanis, edukasi lingkungan, dan gotong royong.


“Untuk kegiatan ini kami tegaskan, Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran seluruh Indonesia jadi leader kegiatan ini, dan apabila ada perangkat daerah lain melaksanakan kegiatan pembersihan maupun penanaman pohon, kita bisa saling berkoordinasi untuk laporan ke Pusat, jadi Pasar murah, bersih-bersih dan penghijauan itu bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI,”jelasnya.


Melalui Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran berharap dapat membangun budaya gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.(Red)