Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Juli, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar upacara Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (13/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, Drs. H. Minggu Basuki, yang mewakili Bupati Kotabaru sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti para kepala SKPD, ASN, serta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", yang menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, H. Minggu Basuki membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan demokrasi ekonomi.


Menteri Koperasi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi, mulai dari pengurus, pengawas, pengelola, anggota, hingga para pegiat koperasi yang terus berkontribusi dalam mengembangkan koperasi di tengah berbagai tantangan ekonomi.


Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat gerakan koperasi melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, lebih dari 80.000 KDKMP telah terbentuk di seluruh Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.


Keberadaan KDKMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat.


Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan koperasi di berbagai sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, energi terbarukan, hilirisasi Kelapa Sawit, serta ekonomi kreatif dan digital. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa koperasi Indonesia terus berkembang menjadi lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.


Menteri Koperasi menegaskan bahwa koperasi masa kini harus mampu memanfaatkan teknologi digital, sistem pembayaran modern, analisis data, dan berbagai inovasi teknologi untuk memperluas pasar serta menarik minat generasi muda agar turut berperan aktif dalam gerakan koperasi.


Melalui peringatan Hari Koperasi ke-79, pemerintah mengajak seluruh insan koperasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme, memperluas kolaborasi, serta menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun ekonomi kerakyatan.


Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Kotabaru menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mendukung penguatan gerakan koperasi sebagai instrumen penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan menuju Indonesia Maju.( Red) 

Pemkab Kotabaru Ajukan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Strategis, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Bangun Desa Wisata

Pemkab Kotabaru Ajukan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Strategis, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Bangun Desa Wisata


KOTABARU, borneonewstoday.com
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sekaligus mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kotabaru, Senin (13/7/2026).


Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-16 Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kotabaru itu dipimpin Ketua DPRD Hj. Suwanti. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kotabaru, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, jajaran kepala SKPD, anggota DPRD, serta insan pers.


Dalam pidato Bupati Kotabaru yang dibacakan Wakil Bupati, pemerintah daerah menegaskan bahwa penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 tetap berpedoman pada visi "Kotabaru Hebat" (Harmonis, Energik, Bersatu, Amanah, dan Tangguh) dengan fokus pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Pada rancangan KUA-PPAS 2027, Pemkab memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp3,87 triliun yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer pemerintah pusat, serta sumber pendapatan sah lainnya.


Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp3,96 triliun yang akan dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, hingga belanja transfer.


Kebijakan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat, mempercepat penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta mendukung pencapaian target pembangunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kotabaru 2025–2029.


Selain menyampaikan dokumen KUA-PPAS, Pemkab Kotabaru juga mengusulkan tiga Raperda prioritas yang dinilai strategis bagi pembangunan daerah.


Raperda pertama mengatur tentang Penanggulangan Kemiskinan sebagai dasar hukum pelaksanaan program pengentasan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan.


Raperda kedua mengenai Pemajuan Kebudayaan Daerah, yang bertujuan memperkuat identitas daerah, melindungi warisan budaya, serta mendorong pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.


Sedangkan Raperda ketiga mengatur tentang Desa Wisata atau Kampung Wisata, yang diharapkan menjadi pijakan hukum dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi desa dan pemberdayaan masyarakat.


Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap ketiga Raperda tersebut dapat segera dibahas bersama DPRD sehingga mampu memperkuat arah pembangunan daerah, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Di akhir rapat paripurna, dilakukan penyerahan dokumen KUA-PPAS 2027 dan naskah tiga Raperda secara simbolis kepada anggota DPRD Hj. Nurhaida sebagai tanda dimulainya proses pembahasan sesuai mekanisme legislasi di DPRD Kabupaten Kotabaru.


Dengan dimulainya pembahasan KUA-PPAS dan tiga Raperda strategis tersebut, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan tepat waktu sehingga APBD Tahun Anggaran 2027 dapat ditetapkan sesuai jadwal dan menjadi instrumen percepatan pembangunan di Bumi Saijaan.(Red) 

Ratusan Rider Taklukkan Jalur Lintas Saranjana, Wabup Syairi: Kotabaru Siap Jadi Destinasi Trabas Nasional

Ratusan Rider Taklukkan Jalur Lintas Saranjana, Wabup Syairi: Kotabaru Siap Jadi Destinasi Trabas Nasional


KOTABARU
. borneonewstoday.com – Deru mesin ratusan motor trail memecah keheningan Pulau Laut Barat, Sabtu (11/7/2026). Dari garis start di halaman Mapolsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar, para rider dari berbagai daerah di Kalimantan dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, untuk menaklukkan ganasnya jalur Trabas Explore Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026, sebuah event yang tak hanya menguji adrenalin, tetapi juga mengangkat pesona wisata alam Kotabaru.


Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu diikuti ratusan peserta dari Binuang, Tapin, Barito Timur (Kalimantan Tengah), Kabupaten Paser (Kalimantan Timur), Tanah Laut, Tanah Bumbu, Balangan,  hingga rider lokal Kotabaru. Hadir pula unsur Forkopimda, Camat Pulau Laut Tanjung Selayar H. Johansyah, Forkopimcam, para kepala desa, sponsor PT MSAM, serta masyarakat yang memadati lokasi pelepasan.


Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar beserta seluruh panitia yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar meski dengan waktu persiapan yang relatif singkat.


 "Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia. Persiapannya singkat, tetapi pelaksanaannya luar biasa. Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai," ujar Syairi


Menurutnya, event trabas bukan sekadar ajang menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, komunitas, dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Kotabaru kepada peserta dari berbagai daerah.


Jalur Lintas Saranjana yang disiapkan panitia disebut menjadi daya tarik utama. Medannya memadukan tanjakan curam, lintasan berlumpur, sungai, hingga kawasan perbukitan yang menuntut keterampilan dan ketangguhan setiap rider.


Meski demikian, Syairi mengingatkan seluruh peserta agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama berada di lintasan.


 "Saya berpesan kepada seluruh rider agar selalu mengutamakan keselamatan. Saat melintasi kawasan perkampungan, kurangi kecepatan dan berhati-hatilah karena banyak masyarakat, terutama anak-anak, yang beraktivitas di sekitar jalur," pesannya.


Di hadapan para peserta, Syairi juga menyampaikan salam khas komunitas trail, "Salam Satu Jalur!", yang langsung disambut antusias para rider.


Ia pun memastikan Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus mendukung penyelenggaraan event otomotif sebagai bagian dari promosi daerah.


 "Insyaallah kita akan bertemu kembali pada Trabas Hebat 5 Pulau Laut Kotabaru dengan jalur yang lebih menantang dan hadiah yang lebih menarik," katanya.


Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kapolsek Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar, AKP Amir Hasan, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan positif.


Menurutnya, Trabas Explore Pulau Laut Lintas Saranjana 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga ekstrem, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar-komunitas sekaligus memperkenalkan keindahan alam Pulau Laut kepada para peserta dari luar daerah.


"Kami berharap seluruh peserta mematuhi arahan panitia, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengutamakan keselamatan selama berada di lintasan. Semoga semua dapat menyelesaikan rute dengan selamat dan membawa pulang pengalaman terbaik dari Kotabaru," ujar Amir Hasan.


Dengan antusiasme peserta yang datang dari berbagai kabupaten di Kalimantan, Trabas Explore Pulau Laut Barat/Pulau Laut Tanjung Selayar Lintas Saranjana 2026 semakin menegaskan posisi Kotabaru sebagai salah satu destinasi olahraga petualangan yang mulai diperhitungkan. Perpaduan jalur ekstrem, panorama alam Pulau Laut, dan semangat kebersamaan menjadi modal besar untuk menjadikan event ini sebagai agenda tahunan berskala lebih luas di masa mendatang.(Red) 

Wujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemkab Kotabaru Ikuti Zoom Meeting Hingga Gelar Pasar Murah

Wujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemkab Kotabaru Ikuti Zoom Meeting Hingga Gelar Pasar Murah


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebarakan Mengikuti Kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Aksi Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) melalui Zoom Meeting sekaligus menggelar Gotong-Royong, Donor Darah  hingga Pasar Murah, yang berlangsung di Halaman Limbur Raya, pada Jum’at (10/07/2026) pagi.


Gerakan Aksi Indonesia ASRI merupakan bagian dari upaya bersama mendukung Program Bersih Nasional sekaligus memperkuat peran Satpol-PP  dan Pemadam Kebakaran dalam menciptakan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran, Drs. Yudi Ridhani, M. Si mengatakan, Dalam pelaksanaan zoom meeting Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI juga di laksanakan diseluruh Indonesia, dengan pusat pencanangan di Malang.


“Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI, kegiatan ini dilaksanakan secara nasional serentak pada hari ini dengan pusat kegiatan di Malang, dan daerah lain itu masing-masing melaksanakan didaerahnya dan terkoneksi secara zoom meeting, kegiatan ini sesuai dengan arahan petunjuk dari Pemerintah Pusat,” ucapnya.  


Selain itu,  Satpol-PP dan Pemadam Kebarakan juga menggelar Gotong-Royong di Fasilitas Umum sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI.


“Selain mengikuti zoom meeting, kita juga melaksanakan kegiatan gotong royong atau pembersihan fasilitas umum ditempat masing-masing, dan di Kotabaru melaksanakan di Pasar Limbur Raya,” paparnya. 


Lanjutnya, kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi dengan berkoordinasi bersama dinas terkait dalam menggelar berbagai kegiatan mulai dari pelaksanaan Donor Darah dan Pasar Murah.


“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk melaksanakan pasar murah, karena pasar murah juga bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI, untuk pasar murah kita juga disupport dari Dinas Koperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dengan antusias masyarakat yang cukup besar, dan kegiatan donor darah di support dari Rumah Sakit Umum Daerah Pangeran Jaya Sumitra,”ungkapnya.


Ia juga menjelaskan, Satpol-PP seluruh Indonesia resmi ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pelopor atau leader dalam program Gerakan Aksi Indonesia Asri. Gerakan ini berfokus pada penanganan darurat sampah nasional melalui pendekatan humanis, edukasi lingkungan, dan gotong royong.


“Untuk kegiatan ini kami tegaskan, Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran seluruh Indonesia jadi leader kegiatan ini, dan apabila ada perangkat daerah lain melaksanakan kegiatan pembersihan maupun penanaman pohon, kita bisa saling berkoordinasi untuk laporan ke Pusat, jadi Pasar murah, bersih-bersih dan penghijauan itu bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI,”jelasnya.


Melalui Gerakan Aksi Indonesia ASRI, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran berharap dapat membangun budaya gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.(Red) 

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan



KOTABARU
, borneonewstoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan tingkat kabupaten, Jumat (10/7/2026), di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan, khususnya dalam pengelolaan perpustakaan desa, perpustakaan khusus, serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) agar sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin,  dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan pentingnya peran pustakawan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi saat ini.


“Perkembangan zaman menuntut kita untuk mampu beradaptasi, terutama dalam pengelolaan perpustakaan berbasis digital. Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat informasi dan literasi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam membangun budaya literasi yang lebih maju di Kabupaten Kotabaru.


Sementara itu, dalam laporan panitia oleh Kepala Bidang Perpustakaan Afriandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga perpustakaan, baik dari sisi teknis maupun manajemen, guna memberikan pelayanan yang profesional dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Muhammad Isra, yang memberikan materi terkait pengelolaan perpustakaan modern, pengembangan perpustakaan digital, serta strategi peningkatan literasi masyarakat. 


Narasumber lainnya yaitu Pustakawan Sofyan Hamid yang memberikan materi tentang aplikasi iKotabaru, dimana aplikasi ini  merupakan pengembangan perpustakaan digital, yaitu kemudahan mengakses layanan buku digital melalui smartphone.


Adapun peserta kegiatan berjumlah 54 orang yang terdiri dari pengelola perpustakaan desa, perpustakaan khusus, dan Taman Bacaan Masyarakat di Kabupaten Kotabaru. Dan acara berlangsung selama 1 (satu) hari penuh.


Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi kebijakan perpustakaan daerah, pengembangan perpustakaan digital, strategi penguatan literasi masyarakat, manajemen pengelolaan perpustakaan, hingga sosialisasi akreditasi perpustakaan.


Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan kompetensi dalam mengelola perpustakaan secara modern, serta berkontribusi dalam mendorong peningkatan minat baca dan literasi masyarakat di daerah.

 

Dengan adanya bimtek ini, Pemkab Kotabaru optimistis pengelolaan perpustakaan di daerah semakin profesional dan mampu menjawab tantangan perkembangan informasi di era digital.(Red) 

Bahas Peluang Kolaborasi Strategis, Bupati Kotabaru Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur

Bahas Peluang Kolaborasi Strategis, Bupati Kotabaru Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur


SAMARINDA, borneoneestoday.com 
– Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, S.Sos. melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur Dr. Rudy Mas'ud, S.E., M.E. di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun dan memperkuat sinergi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna mendorong pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai peluang kerja sama antardaerah, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Bupati Muhammad Rusli mengapresiasi sambutan yang diberikan Gubernur Kalimantan Timur beserta jajarannya. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat melalui berbagai program kolaboratif yang saling menguntungkan.


"Kami berharap sinergi antara Kabupaten Kotabaru dan Provinsi Kalimantan Timur semakin erat melalui kerja sama yang konkret, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua daerah," ujar Rusli.


Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Dr. Rudy Mas'ud menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.


Menurutnya, kedekatan geografis antara Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dengan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menjadi modal besar untuk mengembangkan berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, investasi, hingga konektivitas wilayah.


Rudy Mas'ud juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Ia menilai Kotabaru memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kawasan industri sekaligus destinasi pariwisata unggulan di Kalimantan.


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, di antaranya pengembangan ekonomi regional, peningkatan konektivitas antarwilayah, pertukaran pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta kolaborasi pembangunan yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.


Turut mendampingi Bupati Kotabaru dalam audiensi tersebut yakni Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP., M.AP., Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H. Abdul Hamid, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Risa Ahyani, S.E., M.Si.


Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari terjalinnya kerja sama yang lebih luas antara Kabupaten Kotabaru dan Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung pembangunan kawasan Kalimantan yang semakin maju, terintegrasi, dan berkelanjutan.(Red) 

DPRD Kotabaru Sahkan Dua Buah Raperda dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III

DPRD Kotabaru Sahkan Dua Buah Raperda dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III


KOTABARU
, borneonewstoday.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-15 Tahun Sidang 2025/2026, Sabtu (4/7/2026).


Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotabaru Hj. Suwanti dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru H. Minggu Basuki mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala SKPD, para camat, serta undangan lainnya.


Agenda utama rapat paripurna ini adalah penyampaian laporan akhir DPRD terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemilihan Kepala Desa.


Juru bicara DPRD, Khairil Anwar, dalam laporannya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam pelaksanaan APBD Tahun 2025, khususnya dalam menjaga prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.


Meski demikian, DPRD memberikan sejumlah catatan penting, di antaranya realisasi belanja daerah yang masih berada pada angka 80,14 persen. DPRD mendorong agar ke depan perencanaan dan penganggaran dapat ditingkatkan sehingga lebih efektif, tepat sasaran, dan optimal.


Selain itu, DPRD juga menyoroti tingginya ketergantungan daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Untuk itu, pemerintah daerah didorong agar lebih menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak daerah, pengelolaan aset, pariwisata, perikanan, serta perdagangan.


Tak hanya itu, DPRD turut menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan dan kepulauan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta percepatan penanganan berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, stunting, dan akses air bersih.


Setelah melalui pembahasan, DPRD Kabupaten Kotabaru menyatakan menerima dan menyetujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.


Sementara itu, laporan Panitia Khusus I DPRD yang disampaikan Rahmadi terkait Raperda perubahan Perda Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemilihan Kepala Desa menegaskan bahwa perubahan regulasi ini bertujuan menyesuaikan dengan perkembangan peraturan perundang-undangan serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa yang lebih demokratis, transparan, dan akuntabel.


Kedua Raperda tersebut akhirnya disetujui oleh seluruh anggota DPRD dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah melalui penandatanganan keputusan bersama antara legislatif dan pihak eksekutif.


Mewakili Bupati Kotabaru, Asisten I Setda H. Minggu Basuki dalam penyampaian pendapat akhir menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas sinergi dan pembahasan yang konstruktif. Ia berharap kedua Perda yang telah disahkan dapat segera ditindaklanjuti melalui penyusunan regulasi turunan dan sosialisasi kepada masyarakat.


“Ditetapkannya kedua Perda ini diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat agar lebih optimal,” ujarnya.


Rapat paripurna kemudian ditutup dengan doa, disertai harapan agar kolaborasi antara legislatif dan eksekutif terus terjalin dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Kotabaru yang lebih maju dan sejahtera.(Red)