Wabup Syairi Mukhlis Resmi Tutup MTQ ke-56 Kotabaru, Pulau Laut Utara Juara Umum

Wabup Syairi Mukhlis Resmi Tutup MTQ ke-56 Kotabaru, Pulau Laut Utara Juara Umum


KOTABARU, borneonewstoday.com
– Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Madarammang, Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Minggu (5/4/2026).


Mengusung tema “Kotabaru Hebat, Generasi Qur’ani Kuat”, penutupan MTQ ini dihadiri unsur Forkopimda, kepala SKPD, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.


Dalam sambutan tertulis Bupati Kotabaru yang dibacakan Wabup Syairi Mukhlis, disampaikan rasa syukur, bangga, serta apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan gelaran tahunan tersebut.


“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga segala jerih payah menjadi nilai ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya.


Ia juga mengucapkan selamat kepada para kafilah yang berhasil meraih juara, sekaligus memberi motivasi bagi peserta yang belum berhasil agar terus meningkatkan kemampuan.


Selain itu, Pemkab Kotabaru menargetkan peningkatan prestasi pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan mendatang, dengan harapan bisa menembus peringkat delapan besar, meningkat dari posisi sebelumnya.


Sementara itu, Ketua LPTQ Kotabaru, H. Eka Safruddin, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat Pulau Laut Selatan sebagai tuan rumah yang telah memberikan pelayanan terbaik.


Ia optimistis, dengan persiapan yang lebih matang, kontingen Kotabaru mampu bersaing dan meraih hasil maksimal pada MTQ tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung 18–26 Juni 2026 di Kabupaten Barito Kuala.


Ketua Panitia sekaligus Camat Pulau Laut Selatan, Burhanuddin, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak serta memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.


Pada kesempatan tersebut, diumumkan para pemenang dari berbagai cabang lomba. Kecamatan Pulau Laut Utara berhasil keluar sebagai juara umum, disusul Pulau Laut Selatan di posisi kedua, dan Pulau Laut Sigam di peringkat ketiga.


Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penyerahan bendera LPTQ kepada Kecamatan Hampang yang akan menjadi tuan rumah MTQ ke-57 Kabupaten Kotabaru tahun 2027


Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan seni Islami yang disambut antusias masyarakat hingga akhir acara.(Red) 

Bupati Kotabaru Buka MTQ, Ajang Syiar Al-Qur’an Diikuti 498 Peserta

Bupati Kotabaru Buka MTQ, Ajang Syiar Al-Qur’an Diikuti 498 Peserta


KOTABARU, borneonewstoday.com 
– Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, Rabu (1/4/2026) malam di Lapangan Madarammang, Tanjung Seloka, Kecamatan Pulaulaut Selatan.


Mengusung tema “Kotabaru Hebat, Generasi Qur’ani Kuat”, pembukaan berlangsung meriah sekaligus khidmat, ditandai dengan penekanan sirine, pesta kembang api, serta pengibaran bendera LPTQ yang diiringi Hymne dan Mars MTQ.


Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Syairi Mukhlis, Ketua DPRD Suwanti, Sekretaris Daerah Eka Saprudin, unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Ahmad Kamal, jajaran LPTQ, dewan hakim, serta tamu undangan lainnya.


Sebanyak 22 kafilah dari seluruh kecamatan turut ambil bagian dalam ajang syiar Al-Qur’an tersebut.


Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Rahmadi, qori terbaik Tilawah Dewasa MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2025, dilanjutkan sari tilawah oleh Fathma Fauziah yang menambah suasana religius.


Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Rusli menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


“MTQ diharapkan melahirkan generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat lebih tinggi,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan dewan hakim agar menjalankan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi keadilan dan sportivitas.


Sementara itu, Ketua LPTQ Kotabaru, Eka Saprudin, menyebut MTQ sebagai sarana strategis dalam membina generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.


Ketua Panitia, Burhanuddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ ke-56 digelar pada 31 Maret hingga 5 April 2026 di Kecamatan Pulaulaut Selatan.


Sebanyak 498 peserta yang terdiri dari 241 putra dan 257 putri mengikuti lomba yang terbagi dalam 7 cabang dan 17 golongan. Pelaksanaan kegiatan tersebar di sembilan lokasi, didukung oleh 209 panitia dan 90 dewan hakim.


Meski menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan sarana, faktor cuaca, serta pelaksanaan yang bertepatan dengan Ramadan dan Idulfitri, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak dan tingginya antusiasme masyarakat.


Pembukaan MTQ ditutup dengan penampilan tari kolosal dari pelajar Kecamatan Pulaulaut Selatan yang memadukan seni budaya daerah dengan nilai-nilai Islami.


Melalui MTQ Nasional ke-56 ini, diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang tangguh, cerdas, dan berkarakter dalam mendukung terwujudnya Kotabaru yang lebih maju dan religius.(Red) 

Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Ta’aruf MTQ ke-56

Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Ta’aruf MTQ ke-56



KOTABARU
, borneonewstoday.com – Bupati Kotabaru, Muh Rusli, S.Sos, secara resmi mengukuhkan Dewan Hakim sekaligus melepas pawai ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru, Rabu (1/4/2026) di Lapangan Madarammang, Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua LPTQ Kabupaten Kotabaru, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, para kepala SKPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kafilah MTQ dari berbagai kecamatan.


Dalam sambutannya, Bupati Kotabaru menyampaikan ucapan selamat kepada para dewan hakim yang telah dikukuhkan dan berpesan agar menjalankan tugas secara profesional, jujur, adil, dan independen.


“Dewan hakim harus mampu melaksanakan penilaian secara cermat, objektif, dan tidak berpihak kepada siapa pun, sesuai dengan sumpah yang telah diikrarkan,” tegasnya.

Pengukuhan dewan hakim ini berdasarkan Keputusan Bupati Kotabaru Nomor 100.3.3.2/92/2026 tentang Pembentukan Dewan Hakim MTQ Nasional ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru di Kecamatan Pulau Laut Selatan tahun 2026. Dalam keputusan tersebut, dewan hakim memiliki tugas antara lain menetapkan peserta terbaik pada setiap cabang lomba, mengesahkan hasil penilaian, serta melaporkan hasil pelaksanaan kepada Bupati melalui LPTQ.


Selain pengukuhan, kegiatan juga dirangkai dengan pelepasan pawai ta’aruf yang diikuti seluruh kafilah dari kecamatan se-Kabupaten Kotabaru. Tercatat sebanyak 22 kafilah dari 22 kecamatan ambil bagian dalam pawai tersebut.


Bupati menyambut baik pelaksanaan pawai sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus ajang memeriahkan MTQ.

“Melalui pawai ta’aruf ini, kita tidak hanya menambah semarak MTQ, tetapi juga memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan selama pelaksanaan pawai berlangsung.


Bupati berharap, pelaksanaan MTQ ke-56 ini dapat menjadi momentum dalam melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. (Red) 

Bupati Kotabaru Gerak Cepat Turunkan Alat Berat Perbaiki Jalan Penghubung Desa

Bupati Kotabaru Gerak Cepat Turunkan Alat Berat Perbaiki Jalan Penghubung Desa


KOTABARU
, borneonewstoday.com -'Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S. Sos gerak cepat mengerahkan alat berat untuk memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan Desa Tanjung Harapan dengan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, mempercepat akses lancar dan aman bagi masyarakat. 


Langkah cepat tersebut dilakukan setelah Bupati mendapat laporan langsung dari warga melalui media sosial.


Bupati Muhammad Rusli, menunjukkan respon cepat terhadap aspirasi masyarakat dengan menggerahkan alat berat ke wilayah Desa Tanjung Harapan dan Desa Labuan Mas melalui Dinas PUPR menurunkan Motor Greader untuk meratakan dan merapikan tanah tumbuhan serta Compactor/Roller untuk memadatkan dan mestabilkan tanah.


Pantauan dilapangan, alat berat tersebut difokuskan untuk pengerasan dan perataan jalan agar akses antar desa kembali lancar dan aman dilalui kendaraan.


Pengerahan alat berat ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama disektor infrastruktur jalan yang menjadi penunjang utama aktivitas ekonomi dan sosial warga.


Kerja cepat Bupati tersebut mendapat respon positif dari berbagai pihak, salah satunya dari unggahan akun tiktok babehaldoaje135 yang sempat memviralkan jalan tersebut.


Dalam unggahan terbarunya, usai melihat kondisi terkini jalan yang sudah diperbaiki, babehaldoaje135 mengucapkan alhamdulillah.


“Alhamdulillah, atas respon cepat Bapak Bupati H. Muhammad Rusli, terimakasih pak, ucapnya sambil mengangkat tangan, tanda rasa hormat.


Selain itu, masyarakat sekitar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru, khususnya kepada Bupati yang telah merespon cepat keluhan masyarakat.


Mereka berharap perhatian dan kepedulian seperti ini terus berlanjut demi pemerataan pembangunan diseluruh wilayah Kabupaten Kotabaru.


Sementara itu, selain melakukan perbaikian di jalan rusak yang sempat viral, Pemerintah Daerah melalui Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, yang dikutip dari Banjarmasinpos.co.id menyatakan, Pemerintah Daerah tidak tinggal diam dan memastikan bahwa penangganan jalan tersebut menjadi prioritas pelayanan publik.


“Langkah yang diambil Pemerintah merupakan kewajiban rutin dalam melayani masyarakat, bukan sekedar reaksi karena adanya video viral beredar,” terangnya.


Sekda juga telah mengintruksikan Dinas teknis terkait untuk melakukan langkah-langkah nyata, seperti memastikan segera dan memetakan titik kerusakan untuk dilakukan perbaikan, melalui program Intruksi Presiden (Inpres) percepatan pembangunan jalan daerah.


“Target konektivitas 2026, pengerjaan jalan lingkar Pulaulaut tuntas dan fungsional di 2026 ini, dari Tanjung Seloka hingga Berangas,” paparnya.(Red) 

872 PNS Kotabaru Resmi Dilantik, Pemkab Tekankan Disiplin dan Loyalitas ASN

872 PNS Kotabaru Resmi Dilantik, Pemkab Tekankan Disiplin dan Loyalitas ASN


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan, pengambilan sumpah/janji, serta pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan jabatan fungsional tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Rabu (1/4/2026).


Sebanyak 872 peserta resmi dilantik, terdiri dari 601 perempuan dan 271 laki-laki. Berdasarkan agama, mayoritas beragama Islam sebanyak 818 orang, disusul Kristen 32 orang, Katolik 20 orang, dan Hindu 2 orang.


Adapun formasi jabatan meliputi 82 orang jabatan pelaksana dan 790 orang jabatan fungsional. Dari jumlah tersebut, tenaga kesehatan (nakes) mendominasi sebanyak 646 orang, sementara tenaga teknis berjumlah 226 orang.


Berdasarkan golongan/pangkat, PNS yang dilantik terdiri dari golongan IIa sebanyak 43 orang, golongan IIc 371 orang, golongan IIIa 308 orang, dan golongan IIIb 150 orang.


Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, dalam keterangannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang telah resmi dikukuhkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).


“Dengan dikukuhkannya 872 orang ini, maka mereka sah sebagai PNS di Kabupaten Kotabaru. Kami mengucapkan selamat dan berharap para ASN dapat bekerja lebih semangat, meningkatkan disiplin, serta kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menegaskan agar para ASN yang baru dilantik tetap menjaga komitmen terhadap penempatan tugas dan tidak mengajukan pindah dalam waktu dekat.


“Kami tidak mengharapkan baru beberapa bulan sudah mengajukan pindah. Ini bagian dari tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh komitmen,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti, turut memberikan apresiasi dan harapan kepada para ASN yang baru dilantik.


“Kami mengucapkan selamat kepada para ASN. Semoga dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat struktur birokrasi di Kabupaten Kotabaru,” ucapnya.


Ia juga berharap para ASN senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin, A.P., M.AP, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Soroti Pengelolaan Kas Daerah, BPK Kantongi LKPD Pemprov Kalsel dan Pemda 13 Kabupaten/Kota

Soroti Pengelolaan Kas Daerah, BPK Kantongi LKPD Pemprov Kalsel dan Pemda 13 Kabupaten/Kota


BANJARBARU, borneonewstoday.com– Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) unaudited Tahun Anggaran 2025 dari seluruh pemerintah daerah se-Kalsel, Selasa (31/3/2026).


Penyerahan berlangsung di Auditorium BPK Kalsel dan diterima langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Kalsel, Andriyanto. Laporan tersebut disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta pemerintah kabupaten/kota sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah.


BPK mengapresiasi seluruh kepala daerah yang telah menyampaikan LKPD tepat waktu sesuai ketentuan perundang-undangan. Selanjutnya, laporan tersebut akan menjalani pemeriksaan terinci oleh BPK.


Meski demikian, berdasarkan pemeriksaan interim, BPK masih menemukan sejumlah catatan yang perlu dibenahi. Di antaranya terkait pengelolaan kas daerah, kas bendahara, hingga kas pada Badan Layanan Umum Daerah yang dinilai belum tertib.


Selain itu, pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) juga masih menghadapi kendala, mulai dari kesalahan pencatatan, inventarisasi yang belum optimal, hingga pemanfaatan aset yang belum didukung perjanjian kerja sama.


Catatan lain juga mencakup pengelolaan persediaan yang belum rapi, pemungutan pajak dan retribusi daerah yang belum maksimal, serta pertanggungjawaban belanja yang belum sepenuhnya sesuai aturan. 


BPK juga menyoroti ketidaksesuaian dalam penganggaran, pengelolaan hibah, serta pelaksanaan belanja modal dan pemeliharaan.


Dalam hal digitalisasi, BPK mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). 


Meski telah digunakan di seluruh tahapan pengelolaan keuangan, masih ada daerah yang menjalankan aplikasi pendamping secara paralel dan menyusun laporan secara manual. Implementasi SIPD untuk pengelolaan barang milik daerah juga dinilai belum optimal.


“Seluruh pemerintah daerah diimbau mengoptimalkan SIPD agar tata kelola keuangan semakin transparan dan akuntabel,” tegas Andriyanto.


Ia menambahkan, pemeriksaan terhadap 14 laporan LKPD unaudited akan dilakukan dalam waktu 60 hari sejak laporan diterima.


“Insyaallah, 26 Mei nanti kami akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada DPRD dan kepala daerah,” ujarnya.


Pemeriksaan terinci atas LKPD Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung mulai 5 April hingga 2 Mei 2026. Andriyanto menegaskan, sejumlah catatan yang disampaikan saat ini masih bersifat indikatif dan belum menjadi temuan final.


Karena itu, ia meminta seluruh kepala daerah segera menindaklanjuti berbagai catatan tersebut agar tidak menjadi bahan pertimbangan negatif dalam penilaian akhir BPK.


“Kalau tidak segera ditindaklanjuti, itu akan menjadi sisa yang memengaruhi kesimpulan kami terhadap kewajaran laporan keuangan,” pungkasnya.(Ril) 

Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut

Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut



BANJARBARU, borneonewstoday.com 
– Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli menghadiri penandatanganan kontrak lanjutan pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menjadi salah satu proyek strategis di Kalimantan Selatan. Penandatanganan berlangsung di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (30/3/2026).


Penandatanganan kontrak lanjutan tersebut merupakan kelanjutan kerja sama skema tahun jamak (multiyear) antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru, dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan ini juga disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, serta Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.


Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Pulau Laut bukan sekadar proyek fisik, tetapi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kalimantan Selatan.


“Ini adalah proyek strategis yang akan membuka akses, memangkas waktu tempuh, serta mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” tegasnya.


Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dilakukan melalui skema pembiayaan bersama. Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu masing-masing mengalokasikan Rp100 miliar, sementara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan Rp550 miliar per tahun, sehingga total anggaran pembangunan sisi darat mencapai Rp750 miliar per tahun.


Sementara itu, untuk pembangunan bagian utama jembatan di tengah laut akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai investasi mencapai Rp3 triliun.


Gubernur berharap pembangunan Jembatan Pulau Laut dapat diselesaikan sesuai target pada tahun 2028. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dari seluruh pemerintah daerah agar proyek berjalan tepat waktu dan sesuai standar kualitas.


Jembatan Pulau Laut diproyeksikan menjadi gerbang konektivitas baru di Kalimantan Selatan sekaligus mendorong sektor unggulan daerah, seperti perdagangan, logistik, perikanan, hingga pariwisata.


Sementara itu, kehadiran Bupati Kotabaru dalam penandatanganan kontrak lanjutan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.(Red)