Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno


KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan dan Pengalihmediaan Naskah Kuno. Kegiatan berlangsung di Kantor Dispersip Kotabaru, pada Kamis (16/07/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema “Merawat Memori Banua: Sinergi Penyelamatan Warisan Literasi, Membuka Tabir Sejarah, Mengabadi di IKON Nasional”.


Sosialisasi ini merupakan kerja sama Dispersip Kotabaru dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa.


Kepala Dispersip Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin, S.Ag., MM dalam membuka kegiatan tersebut menyampaikan, naskah kuno bukan hanya sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber pengetahuan dan bukti perjalanan sejarah yang memiliki nilai penting bagi generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.


“Sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya sebuah naskah-naskah terdahulu, karena naskah terdahulu adalah bagian dari alat untuk membentuk karakter manusia bangsa kita. Melalui naskah kita bisa belajar sejarah, nilai-nilai luhur, dan identitas bangsa kita,” ucapnya.


Menurutnya, bangsa yang hebat dan kuat adalah bangsa yang selalu menghargai warisan dan budaya.


“Naskah kuno harus kita budayakan dan kita lindungi sebagai kekayaan bangsa. Karena kita sadar, bahwasanya kemajuan itu pondasinya adalah sejarah. Jadi bangsa yang hebat, yang kuat itu selalu menghargai warisan-warisan yang sudah ditinggalkan orang-orang terdahulu,” jelasnya.


Sosialisasi ini peserta juga diberikan edukasi tentang pentingnya pelestarian naskah kuno, tata cara penyimpanan, perawatan yang benar, mekanisme pendataan, dan pendaftaraan serta peluang pemanfataan naskah kuno untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.


Adapun narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Emmy Ariani, ST, yang menyampaikan materi tentang Pendampingan Pemerintah dalam Pelestarian Naskah Kuno.


Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap dapat membangun sinergi bersama masyarakat dan pemilik naskah kuno dalam upaya penyelamatan dan pelestarian warisan literasi daerah.( Red) 

Wabup Syairi Mukhlis Pimpin Apel Harganas ke-33, Tegaskan Pentingnya Peran Ayah dalam Ketahanan Keluarga

Wabup Syairi Mukhlis Pimpin Apel Harganas ke-33, Tegaskan Pentingnya Peran Ayah dalam Ketahanan Keluarga


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan menggelar apel di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (29/6/2026). Dipimpin langsung Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, peringatan tahun ini mengusung tema nasional "Ayah Wajib Hadir", sebagai ajakan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan demi mewujudkan keluarga yang tangguh dan berkualitas.


Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Apel Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (29/6/2026). Apel dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, dan diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Harganas tahun ini mengangkat tema "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, dalam proses pengasuhan anak. Tema tersebut juga mengajak seluruh keluarga untuk menjadikan pengasuhan sebagai tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Dalam amanatnya, Syairi Mukhlis menegaskan bahwa keterlibatan aktif seorang ayah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kepribadian, serta stabilitas emosional anak.


> "Kepada seluruh orang tua, tangkal semua ancaman ini dari dalam rumah kita sendiri. Jangan sampai anak kita menjadi korban atau pelaku. Benteng pertahanan terbaik adalah ketahanan keluarga. Jadikan rumah kita sebagai tempat yang paling aman, paling nyaman, dan paling dirindukan oleh anak-anak kita," tegasnya.




Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat fungsi keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai moral, kasih sayang, dan pendidikan karakter.


Syairi juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Harganas sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera.


> "Jadikan Hari Keluarga Nasional ini sebagai momentum kebangkitan komitmen kita bersama. Pemerintah akan terus berupaya melahirkan kebijakan yang pro-keluarga, memperkuat jaringan pengaman sosial, dan mempermudah akses layanan dasar bagi keluarga," ujarnya.




Apel peringatan Harganas ke-33 tersebut dipercayakan kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Kotabaru sebagai petugas upacara.


Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Harganas ke-33 di Kabupaten Kotabaru menjadi momentum untuk menguatkan peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia, sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran ayah dalam menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.(Red) 

Jemaah Haji Kloter 013 BDJ Tiba di Embarkasi Banjarmasin Dengan Selamat

Jemaah Haji Kloter 013 BDJ Tiba di Embarkasi Banjarmasin Dengan Selamat


BANJARBARU
, penabanua.com – Kepulangan jemaah haji Kloter 013 BDJ ke tanah air disambut suasana penuh sukacita di Embarkasi Banjarmasin, Senin (22/6/2026). Pesawat GA8413 yang mengangkut jemaah dari rute Madinah–Hyderabad–Banjarmasin mendarat di Bandara Syamsudin Noor sekitar pukul 16.26 Wita.


Setibanya di bandara, rombongan langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji Banjarbaru dan tiba sekitar pukul 17.30 Wita untuk mengikuti rangkaian proses penerimaan serta pemeriksaan.


Prosesi penyambutan berlangsung tertib dan khidmat, ditandai dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Eddy Khairani, M.Pd.I, selaku Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin.


Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah dalam kondisi baik.


“Alhamdulillah, seluruh jemaah Kloter 013 BDJ tiba dengan selamat di tanah air. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi daerah masing-masing,” ujarnya.


Eddy Khairani mengungkapkan, total jemaah dan petugas yang berangkat dalam kloter ini sebanyak 360 orang. Namun, yang kembali ke Indonesia berjumlah 359 orang. Satu jemaah asal Kabupaten Tanah Bumbu, Hj. Kiah Mapan Ratu, masih menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah.


“Kita berharap beliau segera pulih dan dapat menyusul kembali ke tanah air,” katanya.


Dalam penyambutan tersebut, jemaah asal Kabupaten Kotabaru juga disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, H. Herman Prasetyo.


H. Herman Prasetyo menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah haji asal Kotabaru dalam kondisi sehat.


“Alhamdulillah, jemaah haji kita dari Kabupaten Kotabaru telah kembali dengan selamat. Ini menjadi kebahagiaan bagi kita semua, khususnya keluarga yang telah lama menanti. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan dapat membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi seluruh petugas haji yang telah mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.


Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu H. Hasanuddin, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Taufikkurahman, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, serta unsur Kementerian Haji dan Umrah dari kedua daerah. Hadir pula petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), dan pembimbing ibadah dari KBIHU.


Hingga kedatangan Kloter 013 BDJ, total jemaah haji yang telah tiba melalui Embarkasi Banjarmasin tercatat sebanyak 4.662 orang.


PPIH mengingatkan para jemaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan setelah kembali dari Tanah Suci. Jemaah diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.


Sementara itu, sebanyak 108 jemaah asal Kabupaten Kotabaru telah disiapkan fasilitas pemulangan menuju daerah asal. Armada yang disediakan meliputi empat unit bus besar, satu unit bus mini, serta satu unit ambulans.


Setelah beristirahat di Asrama Haji, jemaah dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing. Khusus rombongan Kotabaru, diperkirakan tiba pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 08.30 Wita dan akan disambut secara resmi di Masjid Agung Husnul Khatimah.


Penyelenggara berharap seluruh rangkaian proses kedatangan hingga pemulangan jemaah berjalan lancar, aman, dan tetap kondusif.(Red) 

Pemkab Kotabaru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 13 di Masjid Agung Husnul Khatimah

Pemkab Kotabaru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 13 di Masjid Agung Husnul Khatimah


KOTABARU
, borneonewstoday.com– Setelah menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih 41 hari sejak keberangkatan pada 11 Mei 2026, jemaah haji Kloter 13 BDJ gabungan Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu akhirnya tiba di Kabupaten Kotabaru, Selasa (23/6/2026) pagi.


Kedatangan jemaah disambut secara resmi di Masjid Agung Husnul Khatimah sekitar pukul 08.30 Wita. Suasana haru dan bahagia tampak dari keluarga yang telah menunggu sejak pagi untuk menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut.


Penyambutan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis yang hadir mewakili Bupati Kotabaru, didampingi Sekretaris Daerah, Asisten, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, tokoh agama, serta jajaran organisasi kemasyarakatan.


Sebelumnya, rombongan jemaah bertolak dari Asrama Haji pada malam hari dan melanjutkan perjalanan darat serta laut menuju Kotabaru. Dalam perjalanan, rombongan sempat beristirahat di Masjid Al Kautsar dan Masjid Al Muhajirin Desa Tegalrejo untuk melaksanakan salat subuh sekaligus menikmati sarapan yang telah disiapkan panitia.


Perjalanan dilanjutkan menggunakan armada yang terdiri dari empat bus besar, satu bus mini, serta satu unit ambulans dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan dukungan instansi terkait.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan selamat dan sehat.


“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru, kami mengucapkan selamat datang dan selamat kembali ke tanah air. Semoga seluruh jemaah menjadi haji dan hajah yang mabrur,” ujarnya.


Disebutkan pula bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan. Oleh karena itu, diharapkan nilai-nilai tersebut dapat terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, perwakilan jemaah haji, H. Indra Asmara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru atas pelayanan yang diberikan sejak keberangkatan hingga kepulangan.


“Kami merasakan pelayanan yang sangat baik, mulai dari koordinasi yang rapi, fasilitas transportasi, akomodasi, hingga pendampingan selama di tanah suci. Semua ini sangat membantu kami dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk,” ungkapnya.


Ia juga berharap pelayanan yang telah diberikan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.


Kepulangan jemaah haji Kloter 13 ini menjadi momen penuh kebahagiaan bagi masyarakat Kotabaru, sekaligus wujud syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2026.(Red) 

 Tampil memukau,Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Ta’aruf MTQ Nasional ke - XXXVII tingkat Provinsi  Kalimantan Selatan di Marabahan

Tampil memukau,Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Ta’aruf MTQ Nasional ke - XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Marabahan

Pemerintah Kabupaten Kotabaru turut memeriahkan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026). 

MARABAHAN
,borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru turut memeriahkan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi rangkaian pembukaan MTQ yang diikuti seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.


Rombongan Kabupaten Kotabaru turut serta dalam pawai Ta'aruf ini  menampilkan miniatur Masjid Apung dengan kekompakan dan semangat kebersamaan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sekaligus mempererat silaturahmi antar-kafilah. Kehadiran peserta dari Kotabaru yang mengenakan atribut khas daerah turut menyemarakkan pawai yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.


Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., didampingi Sekretaris Daerah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ kotabaru H.Eka Saprudin,AP,M.AP yang mewakili Bupati Kotabaru dalam kegiatan tersebut, mengatakan Kabupaten Kotabaru mengirimkan kafilah sebanyak 120 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, pendamping, dan tim pendukung untuk mengikuti seluruh rangkaian MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.


“Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik, menampilkan kemampuan terbaik, serta membawa prestasi yang membanggakan bagi daerah,” ujar Syairi.


Pawai Ta’aruf secara resmi dilepas oleh Bupati Barito Kuala H.Bahrul Ilmi,SH,MH Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan yang hadir di Kabupaten Barito Kuala.


Menurutnya, pelaksanaan Pawai Ta’aruf merupakan wujud sukacita dan kebersamaan dalam menyambut MTQ sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar masyarakat dan peserta.


“Melalui momentum ini kita ingin memperkuat silaturahmi, semangat persaudaraan, dan sportivitas yang sehat sebelum para peserta mengikuti perlombaan pada MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, perangkat daerah, instansi terkait, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan MTQ sehingga dapat berlangsung dengan baik dan lancar.


Pawai Ta’aruf merupakan salah satu agenda pembuka sebelum pelaksanaan berbagai cabang lomba MTQ. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan identitas daerah, budaya, serta memperkuat persaudaraan antar peserta dari seluruh Kalimantan Selatan.


Kabupaten Kotabaru sendiri mengirimkan kafilah terbaiknya untuk mengikuti MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Kabupaten Barito Kuala dari tanggal  18 hingga tanggal  26 Juni 2026. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kotabaru telah melepas secara resmi anggota kafilah yang akan berlaga pada berbagai cabang perlombaan.


Melalui keikutsertaan dalam Pawai Ta’aruf dan seluruh rangkaian MTQ, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap para peserta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.


Hadir dan ikut dalam pawai Ta’aruf tersebut Wakil Bupati Syairi Mukhlis didampingi  Sekretaris Daerah  H.Eka Saprudin ,Ketua GOW kotabaru Siti Hadijah,Staf ahli,Kepala SKPD,Camat serta  anggota dan Pengurus  LPTQ dan ratusan Kafilah yang turut serta.(Red) 

Hadiri Pembukaan MTQ Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi  Kal-Sel, Pemkab Kotabaru Optimistis Tingkatkan Prestasi Kafilah

Hadiri Pembukaan MTQ Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kal-Sel, Pemkab Kotabaru Optimistis Tingkatkan Prestasi Kafilah


MARABAHAN
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026). Kehadiran rombongan Pemkab Kotabaru menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sekaligus memberikan semangat kepada kafilah daerah yang akan berlaga pada ajang tersebut.


Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, serta kafilah dari 13 kabupaten/kota.


Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan mengusung tema “Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Barito Kuala Satu yang Sejahtera, Agamis, Unggul serta Kalimantan Selatan yang Bekerja Berkelanjutan, Religius, dan Sejahtera.”


Menurutnya, tema tersebut mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an yang mengajarkan keadilan, kerja keras, budaya berprestasi, dan daya saing. Ia berharap MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendorong pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


“Melalui MTQ ini diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.


Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin secara resmi membuka MTQ Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.


Kontingen Kabupaten Kotabaru turut hadir dalam pembukaan tersebut dan menyatakan kesiapan mengikuti seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan. Pemkab Kotabaru berharap para peserta mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.


Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos.,  mewakili Bupati Kotabaru yang hadir bersama jajaran pemerintah daerah, menyampaikan optimisme terhadap kemampuan kafilah Kotabaru dalam meraih prestasi pada MTQ tahun ini. Ia berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.


“Kami optimistis kafilah Kabupaten Kotabaru mampu meningkatkan prestasi dan meraih hasil yang lebih baik dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya,” ujar Syairi.


Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para camat, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kotabaru, serta seluruh kontingen MTQ Kabupaten Kotabaru.


Melalui keikutsertaan dalam MTQ ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Pemkab Kotabaru berharap dapat meraih hasil terbaik sekaligus menjadikan ajang tersebut sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi antarkafilah, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.(Red) 

Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui “Live Info Haji”

Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui “Live Info Haji”


KOTABARU
,borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, yang dalam hal ini Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP, M. AP dengan di dampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika , Gusti Abdul Wakhid, S. STP., MM hadir menyapa Jamaah Haji dalam dialog interaktif langsung ke Tanah Suci Madinah Al-Munawarah dalam program “Live Info Haji” yang di pandu oleh host RGS H. Kisra,di Ruang Siar Radio Gema Saijaan. Kamis (18/06/2026).


Mengawali dialog, Sekretaris Daerah, Eka Saprudin, menanyakan seluruh kondisi dan aktifitas apa saja yang dilakukan Jamaah Haji Kotabaru selama menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air.


Lanjutnya, Pemerintah Daerah dan masyarakat Kotabaru siap menunggu kepulangan seluruh Jamaah Haji Kotabaru, serta mendoakan para jamaah agar selalu dalam keadaan sehat.


“ semoga seluruh jamaah dan rekan rekan dalam keadaan sehat wal' afiat, dan kami siap menunggu di Kotabaru kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat,” ucapnya.


Sementara itu, Ketua Kloter 13 Embarkasi Banjarmasin, sekaligus sebagai Koresponden Siaran Info Haji Radio Gema Saijaan Tahun 2026, H. Nur Zazin, melaporkan langsung kondisi kesehatan para jamaah dalam keadaan baik.


“Kami beserta jamaah, alhamdulillah dalam keadaan kondisi stabil, dimana terdapat beberapa jamaah mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk, dan tim kesehatan juga selalu memantau dan melakukan pendampingan kepada para jamaah. Selain itu, pagi ini sebanyak 40 jamaah di pandu Pemimpim Ibadah akan melaksanakan study tour ke Jabal Magnet, Masjid Quba dan Percetakkan Al-qur’an,” paparnya.


H. Nur Zazin juga menyampaikan bahwa jamaah haji Kloter 13 BDJ yang merupakan gabungan dari Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu dijadwalkan tiba kembali di Tanah Air pada 22 Juni 2026. Dan untuk jamaah Haji Kotabaru   sebanyak 197  jamaah akan melanjutkan perjalanan pulang ke daerah secara mandiri  Sementara itu, sebanyak kurang lebih 108 jamaah akan mendapatkan fasilitas transportasi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Kotabaru berupa 4 (Empat)  armada Bus yang telah disiapkan untuk mengantarkan sampai ke Kotabaru


"Kami berharap seluruh jamaah haji tiba dengan selamat, sehat, dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga. Pemerintah Kabupaten Kotabaru juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk memastikan proses kepulangan jamaah berjalan lancar dan tertib," ujar H. Nur Zazin.


Melalui dialog interaktif ini, di harapkan masyarakat khususnya keluarga para jamaah haji Kotabaru yang ada di kampung halaman dapat memantau  kondisi terbaru para jamaah haji di Tanah Suci, melalui Link LPPL Radio Gema Saijaan dan juga ditayangkan secara langsung melalui streaming YouTube.(Ril) 

 Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan,Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel

Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan,Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel



KOTABARU
, borneonewstoday.com Pemerintah Kabupaten Kotabaru menjadi tuan rumah Seminar Regional se-Kalimantan Selatan Tahun 2026 dalam rangka percepatan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kegiatan yang diikuti perwakilan inspektorat kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan tersebut berlangsung di Aula Bamega Lantai II Kantor Bupati Kotabaru, Jumat (19/6/2026).


Seminar ini menjadi forum strategis untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi BPK sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.


Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis yang mewakili Bupati Kotabaru membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, disampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Selatan beserta seluruh peserta seminar dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta seminar regional. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah,” ujar Syairi.


Ia menegaskan bahwa tindak lanjut atas rekomendasi BPK merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap entitas pemerintahan paling lambat 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan badan usaha milik daerah diminta untuk serius menindaklanjuti setiap temuan hasil pemeriksaan.


Menurutnya, seminar regional tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi berbagai kendala administratif maupun teknis di lapangan, serta merumuskan strategi percepatan penyelesaian rekomendasi BPK.


“Pola kerja harus berubah dari yang semula bersifat reaktif saat pemeriksaan menjadi lebih proaktif dalam membangun sistem pengendalian intern yang kuat di masing-masing instansi,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Kesehatan. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kotabaru memberikan penghargaan kepada sejumlah SKPD yang dinilai berhasil menyelesaikan rekomendasi tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dengan baik. Penghargaan diberikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).


Seminar menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidang pengawasan dan akuntabilitas keuangan daerah, yaitu Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kalimantan Selatan Andriyanto, Inspektur Daerah Kabupaten Barito Kuala Selamat Riyanto, dan Inspektur Pembantu I Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Sirajudin Fahmi.


Melalui paparan materi dan diskusi interaktif, para peserta memperoleh berbagai masukan terkait strategi percepatan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, penguatan sistem pengendalian intern pemerintah, serta peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.


Kegiatan yang dilaksanakan Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.


Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Kepala perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Selatan,para Inspektur Daerah se Kalimantan Selatan,Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis,S.Sos,Ketua DPRD kotabaru Hj.Suwanti,Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin,AP,M.AP,para Kepala SKPD lingkup pemerintah kabupaten kotabaru serta camat.(Ril) 

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka


KOTABARU, borneonewstoday.com 
– Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi membuka Turnamen Saijaan Liga Bulutangkis 2026 di GOR Bamega, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru.


Pembukaan turnamen dilakukan oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli. Turnamen yang digelar bekerja sama dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kotabaru ini mengusung tema “Bersatu, Berprestasi untuk Kotabaru Hebat.”


Ketua Pelaksana, Sya’yanul Khadevi, mengatakan turnamen ini tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan olahraga bulutangkis di Kabupaten Kotabaru.


“Selain sebagai ajang silaturahmi dan peningkatan prestasi atlet, kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan sportivitas serta mendukung promosi sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.


Ia menjelaskan, turnamen berlangsung pada 13–19 Juni 2026 dan diikuti sebanyak 419 peserta dari berbagai daerah. Sejumlah kategori yang dipertandingkan meliputi kelompok usia pembinaan hingga kategori terbuka dan veteran.


Kategori tersebut antara lain tunggal anak U-13 putra-putri, tunggal pemula U-15 putra-putri, tunggal remaja U-17 putra-putri, tunggal taruna U-19 putra, ganda pemula U-15 putra, ganda remaja U-17 putra, ganda taruna U-19 putra, ganda putra lokal Kotabaru, ganda open nasional, ganda veteran usia 55 tahun ke atas se-Kalimantan Selatan, hingga ganda beregu putra lokal Kotabaru dan ganda open nasional.


Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp109,5 juta, ditambah medali dan piagam penghargaan. Pendanaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Kotabaru Tahun 2026, PBSI Kotabaru, serta dukungan sponsor. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize bagi peserta dan pengunjung selama turnamen berlangsung.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.


“Saijaan Liga Bulutangkis bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, membangun sportivitas, serta menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” katanya.


Syairi berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang memiliki semangat juang tinggi, disiplin, dan mental juara. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk bertanding secara sportif, menghormati keputusan wasit, serta menjaga nama baik daerah dan klub masing-masing.


“Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berprestasi. Olahraga menjadi instrumen penting dalam membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.


Turut hadir dalam pembukaan turnamen tersebut Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, Asisten I Setda Kotabaru, unsur Forkopimda, Ketua PBSI Kotabaru Mustakim, kepala SKPD lingkup Pemkab Kotabaru, serta ratusan peserta turnamen.(Diskominfo Kotabaru).

Pemkab Kotabaru Matangkan Penjemputan Jamaah Haji 2026, Kedatangan Dijadwalkan 22 Juni

Pemkab Kotabaru Matangkan Penjemputan Jamaah Haji 2026, Kedatangan Dijadwalkan 22 Juni


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Sekretariat Daerah menggelar rapat pemantapan penjemputan jamaah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Ruang Rapat Manuntung, Kantor Bupati Kotabaru, Kamis (11/6/2026).


Rapat yang digelar Panitia Penyelenggara Haji Daerah (PPHD) Kabupaten Kotabaru tersebut melibatkan berbagai instansi terkait, di antaranya Tenaga Ahli Bupati Bidang Keagamaan, Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama, Polres Kotabaru, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Diskominfo, Bagian Protokol dan Kesra Setda Kotabaru, pengurus Masjid Agung Husnul Khotimah, serta pihak terkait lainnya.


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, H. Minggu Basuki, yang memimpin rapat mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek teknis penjemputan jamaah haji berjalan optimal. Jamaah haji asal Kotabaru dijadwalkan tiba di Embarkasi Banjarmasin pada 22 Juni 2026.


“Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses penjemputan berjalan lancar. Namun, perlu dilakukan pemantapan terutama terkait jumlah jamaah, skema penjemputan, serta kesiapan armada transportasi,” ujarnya.


Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, jumlah jamaah haji tahun ini mencapai 309 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 157 jamaah akan kembali ke Kotabaru menggunakan fasilitas transportasi yang disiapkan PPHD, sementara sisanya dijemput secara mandiri oleh keluarga masing-masing.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, H. Herman Prasetyo, menjelaskan bahwa jamaah yang tergabung dalam Kloter 13 dijadwalkan tiba di Embarkasi Banjarmasin pada 22 Juni 2026 pukul 16.15 WITA. Sementara jamaah pada Kloter 17 dan Kloter 19 dijadwalkan tiba masing-masing pada 28 Juni dan 1 Juli 2026.


“Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam kondisi baik. Kita doakan semoga semuanya kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.


Dalam rapat tersebut, sejumlah langkah teknis disepakati untuk memperlancar proses kepulangan jamaah. Salah satunya adalah pemberian tanda khusus pada koper jamaah sejak masih berada di Arab Saudi. Penandaan dilakukan untuk memudahkan proses pemilahan bagasi berdasarkan kategori jamaah, baik yang pulang bersama rombongan PPHD maupun yang dijemput secara mandiri oleh keluarga.


Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatasi kendala distribusi bagasi yang kerap terjadi, mengingat dalam satu kloter terdapat jamaah dari berbagai daerah sehingga proses pemilahan sering membutuhkan waktu lebih lama.


Selain itu, Pemkab Kotabaru juga akan mengatur titik kumpul penjemputan di daerah serta mengimbau keluarga jamaah agar tidak melakukan penjemputan langsung ke embarkasi guna menghindari kepadatan dan mempermudah koordinasi.


Untuk kepulangan rombongan, jamaah direncanakan berangkat dari Embarkasi Banjarmasin menuju Kotabaru pada malam hari sekitar pukul 20.00 WITA. Perjalanan akan melalui beberapa titik istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tegalrejo dan penyeberangan feri.


Jamaah diperkirakan tiba di Kabupaten Kotabaru pada 23 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 WITA dan akan disambut dalam seremoni penyambutan yang dipusatkan di Masjid Agung Husnul Khotimah.


Guna mendukung kelancaran transportasi, panitia menyiapkan lima unit bus besar dan satu unit minibus dengan prioritas pelayanan bagi jamaah risiko tinggi (risti). Penurunan jamaah juga akan dilakukan di beberapa titik strategis, seperti Serongga, Tegalrejo, dan wilayah perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu.


Dari sisi pengamanan dan pelayanan kesehatan, Polres Kotabaru akan mengawal seluruh rangkaian kegiatan penjemputan, sementara tenaga kesehatan disiagakan di setiap armada untuk memastikan kondisi jamaah tetap terpantau selama perjalanan.


Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, Pemkab Kotabaru berharap proses penjemputan jamaah haji tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah dan keluarga yang menantikan kepulangan mereka.(Red)