Musrenbang Sigam 2026, Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Skala Prioritas 2027

Musrenbang Sigam 2026, Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Skala Prioritas 2027



KOTABARU, borneonewstoday.com 
– Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pulau Laut Sigam tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Kotabaru tahun 2027 digelar di Kantor Camat Pulau Laut Sigam, Rabu (18/02/2026).


Musrenbang ini menjadi agenda penting dalam proses perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Forum tersebut bertujuan menghimpun masukan awal penyusunan RKPD sekaligus menyinkronkan agenda dan prioritas pembangunan kecamatan dengan perangkat daerah terkait.


Dalam laporan panitia pelaksana, Satriansyah menyampaikan bahwa usulan pembangunan yang dihimpun dari seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Pulau Laut Sigam secara umum didominasi permohonan yang ditujukan kepada OPD teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


“Secara garis besar, usulan didominasi pada pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pendidikan. Selain itu, pengelolaan lingkungan hidup juga menjadi prioritas pembangunan tahun 2027,” ujarnya.


Camat Pulau Laut Sigam, Pia Widya Laksmi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menyepakati usulan prioritas dari desa dan kelurahan, mengingat keterbatasan anggaran yang menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan.


“Kami berharap seluruh usulan yang disampaikan benar-benar merupakan kebutuhan prioritas. Meski anggaran terbatas, kami tetap berupaya optimal agar usulan tersebut dapat direalisasikan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Jurainah, SE, MM, yang secara resmi membuka Musrenbang tersebut menyampaikan bahwa penyusunan RKPD Kabupaten Kotabaru tahun 2027 mengusung tema penguatan investasi dan perekonomian melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas.


Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif, penguatan ekonomi lokal, serta dukungan infrastruktur yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.


Sejalan dengan tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menetapkan lima prioritas pembangunan tahun 2027, di antaranya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi.


Ia juga menegaskan peran strategis kecamatan dalam memastikan seluruh usulan pembangunan selaras dengan tema dan fokus pembangunan tahun 2027, terutama dalam peningkatan mutu dan pemerataan layanan pendidikan di seluruh jenjang serta penguatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.


Pada kesempatan tersebut, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPAPPKB) Kabupaten Kotabaru berupa 51 paket keluarga berkualitas untuk percepatan penanganan stunting dari PPPKB Provinsi Kalimantan Selatan. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi calon pengantin, ibu hamil, remaja putri, serta keluarga berisiko stunting.


Musrenbang turut dihadiri anggota DPRD, Kepala Baperida, kepala BPD, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pulau Laut Sigam, serta seluruh peserta Musrenbang.(Rilis) 

Sekda Kotabaru Minta SKPD Proaktif Dukung Audit BPK RI, Targetkan Raih WTP Kembali

Sekda Kotabaru Minta SKPD Proaktif Dukung Audit BPK RI, Targetkan Raih WTP Kembali



KOTABARU
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Kalimantan Selatan menggelar Entry Meeting Pelaksanaan Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, bertempat di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, Selasa (3/2/2026).


Rapat dipimpin Bupati Kotabaru yang diwakili Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Eka Saprudin, AP, M.AP, didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kotabaru, H. M. Maulidiansyah, AP, M.Si.


Entry meeting ini merupakan tindak lanjut dari Surat Ketua Tim Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan Nomor 01/ST23-LKPD/01/2026 tentang pemberitahuan pemeriksaan interim dan permintaan data awal.


Dalam arahannya, Sekda Eka Saprudin menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan membantu pemerintah daerah dan seluruh SKPD dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel sesuai standar yang berlaku.


Ia meminta seluruh SKPD agar bersikap kooperatif, proaktif, dan responsif terhadap kebutuhan data serta menjalin komunikasi yang intensif dengan tim pemeriksa.


 “Saling berkomunikasi dengan tim pemeriksa untuk memantau objek pemeriksaan dan segera menindaklanjuti setiap permintaan data agar proses audit berjalan lancar,” ujarnya.


Lebih lanjut, Eka Saprudin berharap kehadiran BPK RI sebagai mitra pengawas independen dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah, sehingga Kabupaten Kotabaru kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).


“Semoga dengan pemeriksaan ini, Kabupaten Kotabaru kembali meraih Opini WTP sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” harapnya.




Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.


> “Semoga proses pemeriksaan ini berjalan lancar, efektif, dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan Kabupaten Kotabaru ke depan,” tutupnya.




Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan, Arif Kurniawan, menyampaikan bahwa pemeriksaan interim akan berlangsung selama 02 Februari hingga 01 Maret 2026. Pemeriksaan mencakup laporan keuangan daerah, khususnya pada sektor pendapatan dan realisasi belanja seluruh SKPD.


Melalui entry meeting ini, diharapkan terbangun koordinasi yang solid antara BPK RI dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, sehingga pelaksanaan audit dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.(San) 

57 Karateka Ikuti UKT INKAI Kotabaru, Pembinaan Berjenjang Jadi Fokus

57 Karateka Ikuti UKT INKAI Kotabaru, Pembinaan Berjenjang Jadi Fokus

 



KOTABARU, borneonewstoday.com – Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kabupaten Kotabaru kembali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Semester I Tahun 2026, Minggu (1/2/2026), bertempat di Oprom Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru. Sebanyak 57 karateka dari berbagai jenjang sabuk mengikuti ujian tersebut.


UKT merupakan agenda rutin INKAI yang dilaksanakan setiap enam bulan sebagai bagian dari evaluasi pembinaan atlet, sekaligus untuk mengukur perkembangan kemampuan karateka setelah menjalani proses latihan intensif.


Ketua Umum Pengurus Provinsi INKAI Kalimantan Selatan, H. Pawahisa Mahabatan, SH., MH, menegaskan bahwa UKT menjadi instrumen penting dalam menjaga mutu dan kualitas pembinaan karate.


“INKAI tidak hanya menargetkan jumlah atlet, tetapi lebih menekankan kualitas. Atlet yang banyak tanpa kualitas tidak akan menghasilkan prestasi. Melalui UKT ini, kita mengukur hasil latihan selama enam bulan dan menentukan arah pembinaan selanjutnya,” ujarnya.


Ia menambahkan, pembinaan karate harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan agar atlet mampu bersaing tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi hingga nasional.


“Prestasi lahir dari proses panjang, disiplin latihan, dukungan sarana, serta kerja bersama. Ini bukan kerja individu, melainkan kerja kolektif,” tambahnya.


Dukungan terhadap pembinaan olahraga karate juga datang dari Kodim 1004/Kotabaru yang menyatakan kesiapan mendukung kegiatan olahraga prestasi, termasuk dalam penyediaan fasilitas latihan bagi perguruan.


Sementara itu, Polres Kotabaru mengapresiasi pelaksanaan UKT INKAI yang dinilai mampu membentuk karakter generasi muda melalui disiplin, mental, serta nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa.


Ketua Forki Kabupaten Kotabaru, Asikin Ngile, berharap INKAI sebagai perguruan dengan jumlah atlet terbanyak di Kotabaru dapat menjadi motor penggerak prestasi karate daerah.


“Sabuk bukan ukuran utama. Yang terpenting adalah kualitas dan perilaku karateka. Karate sejati tercermin dari pengamalan sumpah karate dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.


Melalui pelaksanaan UKT ini, INKAI Kotabaru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta mengembalikan kejayaan Kotabaru sebagai salah satu daerah potensial penghasil prestasi karate di Kalimantan Selatan.

Bupati Kotabaru Teken Kesepakatan dengan Ombudsman RI, Dorong Pelayanan Publik Transparan

Bupati Kotabaru Teken Kesepakatan dengan Ombudsman RI, Dorong Pelayanan Publik Transparan



JAKARTA
borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (NK) dengan Ombudsman Republik Indonesia (RI). Penandatanganan berlangsung di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Selasa (27/1/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Saprudin, AP, M.AP, yang mewakili pemerintah daerah.

Nota kesepakatan tersebut selanjutnya diserahkan oleh Sekda Kotabaru kepada Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, S.Sos., untuk ditandatangani pada Rabu (28/1/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan publik di Kabupaten Kotabaru.


Bupati Kotabaru Muhammad Rusli menegaskan, penandatanganan nota kesepakatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat secara profesional dan terukur. Kerja sama dengan Ombudsman RI ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kotabaru,” tegasnya.


Menurut Bupati, sinergi dengan Ombudsman RI sejalan dengan visi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.


Nota kesepakatan ini menitikberatkan pada empat fokus utama peningkatan pelayanan publik, yakni peningkatan standar dan kualitas layanan, pencegahan maladministrasi, penguatan sistem pengawasan dan pengaduan, serta peningkatan kapasitas aparatur.


Pada aspek peningkatan standar layanan, Pemkab Kotabaru mendorong modernisasi proses administrasi guna meminimalisasi birokrasi yang berbelit. Dalam upaya pencegahan maladministrasi, Pemkab Kotabaru bersama Ombudsman RI mengembangkan Program Desa Anti-Maladministrasi yang hingga Juni 2025 telah mencakup 18 desa. Bahkan, seluruh desa di Kecamatan Pulau Laut Utara telah ditetapkan sebagai kawasan desa anti-maladministrasi pertama di wilayah tersebut.


Fokus ketiga diarahkan pada penguatan sistem pengawasan dan pengelolaan pengaduan masyarakat, termasuk optimalisasi pemanfaatan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-Lapor). Sementara pada aspek peningkatan kapasitas aparatur, Pemkab Kotabaru akan menggencarkan bimbingan teknis, pelatihan pegawai, serta transformasi digital melalui penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi.


Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk keterbukaan pemerintah daerah terhadap pengawasan eksternal.


“Kami siap berkolaborasi dengan Ombudsman RI untuk memajukan Kotabaru melalui peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin baik,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan telah berjalan sejak 2023, mencakup penguatan desa anti-maladministrasi, reformasi birokrasi, pelantikan pejabat fungsional, serta peningkatan kapasitas aparatur sipil negara.


Selain itu, Pemkab Kotabaru saat ini tengah mempersiapkan evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024 sebagai dasar perumusan arah pembangunan daerah periode 2025–2029. Evaluasi tersebut menjadi momentum penting untuk mengintegrasikan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang baru.


Dengan sinergi yang semakin kuat bersama Ombudsman RI, Pemkab Kotabaru menargetkan terwujudnya pemerintahan daerah yang efektif, partisipatif, inklusif, serta berorientasi pada pelayanan prima. Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, ramah, transparan, dan bebas dari praktik maladministrasi demi kesejahteraan masyarakat Kotabaru.(Rilis) 

Bidik Pengelolaan Sampah Modern, Bupati Kotabaru Paparkan Program LSDP ke Kemendagri

Bidik Pengelolaan Sampah Modern, Bupati Kotabaru Paparkan Program LSDP ke Kemendagri



JAKARTA
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan sampah dan lingkungan hidup melalui audiensi Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) ke Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (28/1/2026).


Audiensi tersebut dipimpin langsung Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, S.Sos., sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah modern yang berkelanjutan serta berorientasi pada ekonomi sirkular. Rombongan Pemkab Kotabaru diterima Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan, ST, MM, dalam suasana diskusi teknis yang konstruktif.


Program LSDP merupakan inisiatif Kemendagri yang didukung Bank Dunia, dengan fokus pada pengelolaan sampah terpadu dari hulu ke hilir melalui konsep zero waste. Program ini mendorong pemerintah daerah mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menekan dampak pencemaran lingkungan.


Dalam audiensi tersebut, Bupati Muhammad Rusli yang didampingi Sekretaris Daerah Eka Saprudin, A.P., M.AP., menegaskan kesiapan Kabupaten Kotabaru untuk melaksanakan Program LSDP secara optimal. Ia menekankan bahwa sampah tidak lagi dipandang semata sebagai persoalan, melainkan peluang ekonomi yang dapat dikembangkan.


“Melalui program LSDP, sampah dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi seperti Refuse Derived Fuel (RDF), pupuk kompos, pakan ternak, serta produk turunan lainnya. Ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.


Sebagai bentuk kesiapan, Pemkab Kotabaru melalui Dinas Lingkungan Hidup telah menyiapkan dokumen Detail Engineering Design (DED) pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan landfill di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kelumpang Hulu, yang direncanakan mulai dibangun pada 2026. Dalam audiensi tersebut juga dipaparkan kondisi eksisting serta sistem pengelolaan sampah di Kotabaru.


Menanggapi hal itu, Direktur PEIPD Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa Kabupaten Kotabaru telah masuk dalam daftar calon penerima bantuan Program LSDP. Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif sekaligus membuka peluang besar bagi Kotabaru untuk memperoleh dukungan program pengelolaan sampah terpadu dari pemerintah pusat.


Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat sistem pengelolaan persampahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau di daerah.


Turut mendampingi Bupati dalam audiensi tersebut, Kepala Bapperida Ir. Rurien Srihardjanti, MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP., Kepala Dinas PUPR Abdul Hamid, S.ST., serta sejumlah pejabat teknis terkait.

Kotabaru Raih UHC Award 2026, Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan untuk Seluruh Masyarakat

Kotabaru Raih UHC Award 2026, Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan untuk Seluruh Masyarakat


JAKARTA
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Rusli dan Wakil Bupati Syairi Mukhlis, Kabupaten Kotabaru berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya.


Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, Eka Saprudin, A.P., M.AP, yang mewakili Bupati Kotabaru. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si, di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).


Penganugerahan UHC Award 2026 diawali dengan Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage, serta dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.


Dalam sambutannya, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa capaian Universal Health Coverage oleh pemerintah daerah merupakan pilar penting dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Ia berharap tidak ada daerah yang mengalami penurunan status UHC, melainkan terus meningkatkan capaian dan mutu layanan kesehatan.


“Tahun depan, yang Madya harus naik menjadi Utama. Bagi daerah yang sudah Utama, tidak ada pilihan lain selain fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya,” tegasnya.


Universal Health Coverage (UHC) merupakan program jaminan kesehatan yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang adil, terjangkau, dan berkelanjutan tanpa hambatan biaya. Penilaian UHC mencakup cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tingkat keaktifan peserta, serta ketepatan dan kelengkapan pembayaran iuran oleh pemerintah daerah.


Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam menjamin akses layanan kesehatan yang menyeluruh bagi seluruh lapisan masyarakat. Capaian tersebut sejalan dengan visi dan misi pembangunan kesehatan daerah yang berorientasi pada terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif melalui peningkatan kualitas layanan, pemerataan akses, serta penguatan program promotif dan preventif.


Selain piagam penghargaan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru juga menerima piala UHC Award 2026. Secara nasional, penghargaan ini diberikan kepada 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Kotabaru.


Di tempat terpisah, Rabu (28/1/2026), Sekretaris Daerah Kotabaru menyerahkan piala dan piagam penghargaan tersebut kepada Bupati Kotabaru Muhammad Rusli. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.


“Penghargaan ini harus menjadi pemacu semangat bagi pemerintah daerah untuk naik ke level yang lebih tinggi. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan, menjaga keberlangsungan kepesertaan JKN, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.


UHC Award 2026 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan, khususnya di sektor kesehatan, demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Diskoperindag Kotabaru Finalisasi Pasar Ramadan 2026, Lokasi Terpusat di Kawasan Bakti

Diskoperindag Kotabaru Finalisasi Pasar Ramadan 2026, Lokasi Terpusat di Kawasan Bakti



KOTABARU
, borneonewstoday.com– Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Kotabaru menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna mematangkan persiapan pelaksanaan Pasar Ramadan 1447 Hijriah/2026. Rapat berlangsung di Kantor Diskoperindag Kotabaru, Rabu (28/1/2026).


Kepala Diskoperindag Kotabaru, Risa Ahyani, SE., M.Si, menyampaikan bahwa Pasar Ramadan direncanakan berlangsung mulai 17 Februari hingga 17 Maret 2026, atau sampai berakhirnya bulan suci Ramadan. Sementara pembukaan resmi dijadwalkan pada awal Maret 2026.


Ia menjelaskan, Jalan Singabana atau kawasan Bakti dipilih sebagai lokasi utama Pasar Ramadan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya. Kawasan tersebut dinilai strategis karena menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan tingkat kunjungan yang tinggi.


“Pemusatan lokasi di Jalan Singabana/Bakti diharapkan mampu menciptakan pengelolaan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman, baik dari aspek lalu lintas, kebersihan, maupun keamanan,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro Diskoperindag Kotabaru, Hj. Henny Faulina, SP., MM, menambahkan bahwa pihaknya akan menyediakan 80 lapak gratis bagi pelaku UMKM. Lapak tersebut disiapkan dalam bentuk tenda berukuran 4x6 meter, dengan kapasitas delapan meja di setiap tenda.


“Lebar Jalan Singabana sekitar 10 meter, sehingga penempatan tenda berada di tengah jalan dengan tetap memperhatikan akses warga, SPBU, pertamini, serta fasilitas umum lainnya. Kami juga menyiapkan panggung utama berukuran 6x4 meter dengan backdrop 5x4 meter,” jelasnya.


Gerbang Pasar Ramadan direncanakan berada di dua titik, yakni di depan kawasan Happy dan sebelum Langgar Darussalam Bakti, dengan pengaturan yang tetap mengutamakan kelancaran arus lalu lintas.


Camat Pulau Laut Utara, Frida Yusiana, S.Hut., M.Hut, yang hadir sekaligus meninjau lokasi, menilai Jalan Singabana sangat representatif sebagai pusat Pasar Ramadan. Namun ia mengingatkan agar pengaturan parkir menjadi perhatian utama karena kawasan tersebut memiliki aktivitas yang cukup padat.


“Pengelolaan parkir harus disiapkan secara matang agar tidak menimbulkan kemacetan. Selain itu, jarak antar pedagang, terutama yang menggunakan peralatan memasak, perlu diatur demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Dukungan pengamanan juga disampaikan oleh pihak Polres Kotabaru, yang menyatakan kesiapan mendukung kelancaran kegiatan, khususnya dalam pengaturan lalu lintas, pengamanan pengunjung, serta pengawasan instalasi listrik.


“Kami mengimbau agar instalasi kelistrikan ditata dengan aman dan tidak melintang di jalur pengunjung untuk menghindari risiko kecelakaan,” ujar perwakilan Polres Kotabaru.


Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru menyatakan siap melakukan pengawasan keamanan pangan melalui food security selama Pasar Ramadan berlangsung, terutama pada saat pembukaan dan pelaksanaan UMKM Ramadan Fest.


Lurah Kotabaru Tengah juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan Pasar Ramadan tidak mengganggu aktivitas rutin warga yang selama ini berjualan secara mandiri di sekitar lokasi. Ia meminta kejelasan mekanisme pendaftaran pedagang serta ketentuan biaya.


Menanggapi hal tersebut, Diskoperindag menegaskan bahwa seluruh lapak yang disediakan bersifat gratis. Warga yang berjualan secara swadaya di depan rumah tetap diperbolehkan dengan catatan mematuhi aturan ketertiban umum.


“Seluruh fasilitas yang kami siapkan tidak dipungut biaya. Harapannya, Pasar Ramadan 1447 H/2026 dapat berjalan tertib, aman, serta memberikan manfaat ekonomi dan keberkahan bagi masyarakat Kotabaru,” tutup Risa Ahyani.


Rapat persiapan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kecamatan Pulau Laut Sigam, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Diskominfo, Dinas Lingkungan Hidup, serta Kelurahan Sebatung.


Pasar Ramadan 1447 H/2026 diharapkan menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sekaligus ruang interaksi sosial yang positif selama bulan suci Ramadan di Kabupaten Kotabaru. (Rilis) 

 TP PKK Kotabaru Ajak Perkuat Iman dan Ketahanan Keluarga pada Peringatan Isra Mi’raj

TP PKK Kotabaru Ajak Perkuat Iman dan Ketahanan Keluarga pada Peringatan Isra Mi’raj



KOTABARU
, borneonewstoday.com – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimanfaatkan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kotabaru sebagai momentum untuk mengajak anggota PKK dan masyarakat memperkuat keimanan, ketakwaan, serta ketahanan keluarga.


Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru, Ny. Siti Hadijah Syairi Mukhlis, mewakili Ketua TP PKK Kotabaru Ny. Suci Anisa Rusli, saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj yang dirangkai dengan pembacaan Manakib Guru Sekumpul. Kegiatan tersebut digelar oleh Pokja I TP PKK Kabupaten Kotabaru, Senin (19/1/2026), di Masjid Apung Siring Laut, Kotabaru.


Dalam sambutannya, Ny. Siti Hadijah menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengandung pesan penting bagi umat Islam, khususnya terkait kewajiban shalat sebagai tiang agama dan fondasi dalam membangun kehidupan yang lebih baik.


Menurutnya, shalat tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai kebutuhan spiritual yang mampu membentuk karakter, mempererat hubungan dengan Allah SWT, serta menciptakan keharmonisan dalam keluarga dan kehidupan bermasyarakat.


Selain peringatan Isra Mi’raj, kegiatan ini juga diisi dengan pembacaan Manakib Guru Sekumpul serta ceramah keteladanan Rasulullah SAW sebagai wujud penghormatan kepada ulama kharismatik sekaligus penguatan nilai keteladanan, keikhlasan, dan kecintaan mendalam kepada Rasulullah SAW.


Ia berharap nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW dan Guru Sekumpul dapat menjadi teladan serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membina keluarga yang religius dan berakhlak mulia.


Lebih lanjut, TP PKK Kotabaru mendorong seluruh pengurus dan anggota untuk terus berperan aktif dalam membina keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, dengan menanamkan nilai keagamaan, moral, serta memperkuat ketahanan keluarga sejak dini.


Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan syair Maulid Habsyi, dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran oleh Qariah Nihayatu Solehah. Acara kemudian diisi pembacaan Manakib Guru Sekumpul serta tausiah tentang makna Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Ustadzah Rosma Hamida, Lc., MA, pimpinan Pondok Pesantren Putri Riyadhul Ulum Pulau Laut Tengah Kotabaru, sekaligus lulusan dan dosen Universitas Al Ahgaff Hadramaut, Yaman.


Kegiatan ini turut dihadiri Camat Pulau Laut Utara Hj. Fitria Yusiana, S.STP., M.Hut., pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Kotabaru, pengurus organisasi wanita se-Kabupaten Kotabaru, majelis taklim, serta masyarakat umum. (Rilis) 

Pemkab Kotabaru Resmikan Kantor Desa Tegalrejo, Perkuat Pelayanan Publik dan Tata Kelola Desa

Pemkab Kotabaru Resmikan Kantor Desa Tegalrejo, Perkuat Pelayanan Publik dan Tata Kelola Desa



KOTABARU
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pemerintahan desa dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut ditandai dengan peresmian Kantor Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos, pada Kamis malam (15/01/2026).


Peresmian kantor desa ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syairi Mukhlis mengapresiasi kekompakan dan kesungguhan Pemerintah Desa Tegalrejo dalam membangun desa. Ia menegaskan bahwa Pemkab Kotabaru akan terus bersinergi dengan pemerintah desa melalui dukungan anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD.


“Gedung kantor desa ini diharapkan menjadi pusat pelayanan publik yang nyaman, ramah, dan memudahkan masyarakat. Kantor desa juga harus menjadi wadah penyaluran aspirasi warga dalam membangun desa secara bersama-sama,” ujar Syairi Mukhlis.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya bagi kepala desa dan seluruh perangkat desa. Menurutnya, kinerja pemerintahan desa yang baik akan mendorong percepatan pembangunan, baik di tingkat desa maupun daerah.


Selain itu, Wakil Bupati mengingatkan agar aset desa yang telah dibangun dengan nilai anggaran cukup besar dapat dijaga dan dirawat bersama. Ia menyebutkan bahwa pembangunan kantor desa tersebut menelan anggaran sekitar Rp2 miliar, sehingga perlu dikelola secara bertanggung jawab. Pemerintah desa juga diminta lebih cermat dalam menyusun anggaran ke depan, mengingat adanya penurunan kemampuan keuangan daerah serta potensi berkurangnya alokasi anggaran pada tahun 2026.


Sementara itu, Kepala Desa Tegalrejo, Firmantullah, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Kantor Desa Tegalrejo dilaksanakan secara bertahap dengan sumber dana dari Alokasi Dana Desa (ADD). Tahap pertama dilaksanakan pada tahun 2024 dengan anggaran sebesar Rp560.212.858, sedangkan tahap kedua pada tahun 2025 sebesar Rp697.377.182. Total anggaran pembangunan mencapai Rp1.257.590.040.


“Gedung kantor desa ini adalah milik seluruh masyarakat Desa Tegalrejo. Kami berharap dengan adanya kantor baru ini, perangkat desa semakin semangat dan amanah dalam melayani masyarakat, serta warga merasa lebih nyaman dan terlayani dengan baik,” ungkap Firmantullah.


Pada kesempatan yang sama, Camat Kelumpang Hilir, Lanjar Titi Sumarni, SE, MM, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru atas dukungan nyata terhadap pembangunan desa. Ia berharap, dengan diresmikannya kantor desa tersebut, penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan responsif.


Peresmian Kantor Desa Tegalrejo ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kotabaru.


Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Murdianto, Kepala DPMPD Kotabaru Basuki, unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat setempat.(Rilis) 

Jaringan Lumpuh Sejak Kamis, Diskominfo Kotabaru Desak Telkom Bertanggung Jawab dan Beri Kompensasi Warga

Jaringan Lumpuh Sejak Kamis, Diskominfo Kotabaru Desak Telkom Bertanggung Jawab dan Beri Kompensasi Warga

 

KOTABARU
, borneonewstoday.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, bergerak cepat menyikapi lumpuhnya jaringan telekomunikasi yang melanda wilayah Bumi Saijaan sejak Kamis (8/1) sore.


Diskominfo menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan Telkom Group bertanggung jawab penuh, tidak hanya dalam percepatan pemulihan layanan, tetapi juga dalam pemenuhan hak kompensasi bagi ribuan pelanggan yang terdampak.


Gusti Abdul Wakhid mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan resmi terkait penyebab gangguan massal tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dengan manajemen Telkom, diketahui bahwa gangguan disebabkan oleh kerusakan fatal kabel optik bawah laut.


“Kami terus menjalin komunikasi intensif dengan manajemen Telkom Group untuk memantau progres perbaikan di lapangan. Selain percepatan teknis, kami juga menekankan agar masyarakat Kotabaru mendapatkan apresiasi atas kesetiaan mereka menunggu perbaikan melalui skema kompensasi yang transparan,” tegasnya.


Sebagai bentuk tanggung jawab, Telkom Group telah merilis paket kompensasi bagi pelanggan di Kotabaru. Skema tersebut meliputi:


Paket Suara dan SMS: Pelanggan mendapatkan 300 menit telepon dan 1.000 SMS yang berlaku selama 7 hari selama masa gangguan.


Tambahan Kuota Data: Setelah jaringan pulih total, pelanggan dengan paket data aktif akan memperoleh tambahan kuota hingga 3 GB.


Diskon Tagihan: Khusus pelanggan IndiHome dan Kartu HALO, diberikan potongan tagihan secara prorata sesuai durasi penurunan kualitas layanan.


Mekanisme Klaim: Pelanggan dapat melakukan pengecekan dan klaim melalui kode dial *888*20#.


Sementara itu, GM Witel Kalselteng Telkom, Wahyu Jati Nugroho, menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi pada pukul 16.37 WITA tersebut disebabkan oleh putusnya serat optik Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) pada jalur Batulicin–Kotabaru.


“Titik gangguan berada di area perairan tengah antara Batulicin dan Kotabaru, sekitar 22,8 kilometer dari Site Serongga,” ungkap Wahyu dalam keterangan resminya.


Sebagai langkah mitigasi darurat, Telkom Group telah mengaktifkan jalur cadangan menggunakan radio link. Namun, Wahyu mengakui kapasitas jalur ini terbatas, sehingga prioritas trafik diarahkan untuk layanan seluler esensial, layanan publik, dan pelanggan prioritas atau VVIP.


Ia menambahkan, proses penyambungan fisik kabel optik di dasar laut membutuhkan waktu cukup panjang. Telkom menargetkan seluruh rangkaian perbaikan, mulai dari penurunan kabel hingga penyambungan, akan rampung pada 19 Januari.


“Target kami, pada 19 Januari mendatang, seluruh layanan mobile dan fixed broadband di Kotabaru sudah kembali normal 100 persen,” pungkasnya.


Di akhir, Kadiskominfo Kotabaru mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan memanfaatkan kanal pengaduan resmi melalui Call Center 188 atau media sosial @telkomsel dan @indihome apabila menemui kendala selama masa pemulihan.(Rilis) 

 Kotabaru Hebat! Sekolah-sekolah Borong Penghargaan Adiwiyata 2025 Tingkat Provinsi hingga Mandiri

Kotabaru Hebat! Sekolah-sekolah Borong Penghargaan Adiwiyata 2025 Tingkat Provinsi hingga Mandiri


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Komitmen dunia pendidikan di Kabupaten Kotabaru terhadap pelestarian lingkungan kembali membuahkan hasil. Sejumlah sekolah di daerah ini berhasil memborong Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan hingga Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan dan diterima langsung oleh masing-masing sekolah, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP, di Kantor DLH Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (12/01/2026).

Kepala DLH Kotabaru Hj. Melinda Ratna Agustina menjelaskan, capaian ini merupakan hasil sinergi antara sekolah, masyarakat, dan dukungan penuh Pemerintah Daerah dalam mendorong pendidikan berwawasan lingkungan.

“Hari ini Kabupaten Kotabaru menjadi daerah dengan penerima piagam Adiwiyata terbanyak di Kalimantan Selatan. Ini tidak terlepas dari dukungan Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah dalam mewujudkan visi Kotabaru Hebat,” ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp.

Ia menambahkan, DLH Kotabaru secara berkelanjutan melakukan pembinaan kepada sekolah-sekolah agar mampu menerapkan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara konsisten dan terintegrasi dalam aktivitas belajar mengajar.

“Kami melakukan pembinaan teknis, baik terkait substansi lingkungan hidup maupun implementasi program Adiwiyata di sekolah, agar budaya ramah lingkungan benar-benar menjadi karakter warga sekolah,” jelasnya.

Penghargaan Adiwiyata merupakan apresiasi pemerintah kepada sekolah yang berhasil menerapkan Program Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang sehat, bersih, dan berkelanjutan, serta membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.

Penghargaan diberikan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, hingga mandiri oleh Bupati/Wali Kota, Gubernur, Menteri Lingkungan Hidup, bahkan Presiden Republik Indonesia.

Daftar Sekolah Penerima Penghargaan Adiwiyata Tahun 2025 di Kabupaten Kotabaru

Adiwiyata Tingkat Provinsi

TK Sabilillul Muttaqin, Kecamatan Pulau Laut Tengah

Piagam, Plakat, dan Uang Pembinaan Rp3.000.000

SDN 2 Tarjun, Kecamatan Pulau Laut Tengah

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

SMAN 1 Pulau Laut Tengah

Piagam, Plakat, dan Uang Pembinaan Rp3.000.000

SMPN 1 Kotabaru

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

SMPN 2 Kotabaru

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

SDN Gunung Sari

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

MTsN Kotabaru

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

SMPN 2 Pulau Laut Timur

Piagam, Plakat, dan Bak Sampah 3 Warna

Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional (Kementerian Lingkungan Hidup RI)

SMAN 1 Pulau Laut Timur – Piala dan Piagam

SMKN 1 Kotabaru – Piala dan Piagam

SMKN 2 Kotabaru – Piala dan Piagam

SMPS Indocement Tarjun – Piala dan Piagam

Apresiasi Tambahan DLH Provinsi Kalsel untuk Sekolah Adiwiyata Mandiri

SMAN 1 Pulau Laut Timur – Uang Pembinaan Rp5.000.000

SMKN 1 Kotabaru – Kendaraan Roda Tiga

SMKN 2 Kotabaru – Kendaraan Roda Tiga

SMPS Indocement Tarjun – Kendaraan Roda Tiga

Apresiasi Tambahan Adiwiyata Provinsi

TK Sabilillul Muttaqin – Uang Pembinaan Rp3.000.000

SMAN 1 Pulau Laut Tengah – Uang Pembinaan Rp3.000.000.( Rilis) 

Peduli Keluhan Masyarakat, DPRD Kotabaru Panggil Pihak Terkait Bahas Transportasi Udara, Laut, dan Gangguan Internet

Peduli Keluhan Masyarakat, DPRD Kotabaru Panggil Pihak Terkait Bahas Transportasi Udara, Laut, dan Gangguan Internet


KOTABARU
, Borneonewstoday.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai keluhan masyarakat dengan menggelar rapat kerja bersama mitra terkait, Senin (12/1/2026), di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru.


Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, tersebut membahas sejumlah isu strategis yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat, di antaranya tingginya harga tiket penerbangan, pelayanan transportasi laut, serta gangguan layanan internet di sejumlah wilayah.


Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, menegaskan bahwa rapat kerja ini merupakan bentuk respons cepat DPRD terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal pengaduan.


“Kami memanggil pihak-pihak terkait agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat, baik transportasi udara, laut, maupun layanan internet, dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi bersama,” tegasnya.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, H. Abdul Kadir, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas layanan publik merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak swasta.


“Harapan kami, hasil rapat ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal keterjangkauan transportasi dan kualitas layanan komunikasi,” ujarnya.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Khairian Anshari, menjelaskan bahwa harga tiket pesawat menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi mobilitas masyarakat. Ia menyebutkan, jika harga tiket dapat ditekan di bawah Rp1 juta, maka sekitar 60 hingga 65 persen masyarakat akan mampu dan berminat menggunakan transportasi udara.


“Setidaknya 60 sampai 65 persen masyarakat bisa menikmati penerbangan jika harga tiket berada di bawah Rp1 juta. Oleh karena itu, kami berharap ada dukungan dari DPRD dan pihak maskapai untuk mengupayakan kebijakan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.


Menanggapi hal tersebut, Manajer Lion Group, Muhammad Fitryan, menyampaikan bahwa pihak maskapai pada prinsipnya siap berkoordinasi dan mendukung upaya pemerintah daerah serta DPRD, sepanjang tetap memperhatikan aspek operasional dan regulasi yang berlaku.


“Kami terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik agar layanan penerbangan ke Kotabaru tetap berjalan optimal dan dapat diakses oleh masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, mengapresiasi langkah DPRD yang tidak hanya fokus pada transportasi, tetapi juga merespons keluhan masyarakat terkait gangguan layanan internet.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Kotabaru yang telah bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat, termasuk layanan internet. Bahkan DPRD telah memanggil pihak-pihak terkait agar permasalahan ini bisa segera ditangani,” ujarnya.


Rapat kerja tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotabaru H.M. Suhartono, Sekretaris Komisi II Mustakim, serta anggota DPRD Hj. Rosidah dan Junaidi, yang turut memberikan masukan dan pandangan demi perbaikan layanan publik ke depan.


Melalui rapat kerja ini, DPRD Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mencarikan solusi atas berbagai persoalan pelayanan publik, demi meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat Bumi Saijaan.(Rilis) 

 Bupati Kotabaru Lantik 112 Pejabat, Tegaskan Profesionalisme dan Pelayanan Publik Berkualitas

Bupati Kotabaru Lantik 112 Pejabat, Tegaskan Profesionalisme dan Pelayanan Publik Berkualitas



KOTABARU
, borneonewstoday.com – Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 112 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, terdiri dari 36 Pejabat Administrator (Eselon III), 74 Pejabat Pengawas (Eselon IV), serta 2 Pejabat Fungsional, Senin (5/1/2026).


Pelantikan yang digelar di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja birokrasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Dalam sambutannya, Bupati H. Muhammad Rusli menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik serta menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat baru.


 “Kiranya amanah yang diemban ini dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan dengan semangat yang baru,” tegasnya.


Bupati juga menekankan pentingnya inovasi dan keselarasan kerja antar perangkat daerah guna memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan berjalan optimal.

 

“Pelantikan ini bertujuan untuk memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, terutama demi kesempurnaan pelayanan publik yang diterima masyarakat,” ujarnya.


Di akhir sambutannya, Bupati Rusli mengingatkan para pejabat agar bekerja keras, menjaga sinergi, serta memiliki pemahaman yang sama terhadap program prioritas daerah.


Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos, Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP., MAP, para Asisten, Staf Ahli, serta Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kotabaru.


Daftar Pejabat Administrator (Eselon III) yang Dilantik


Adapun 36 Pejabat Administrator yang dilantik yaitu:

1. Gusti Muhammad Lazwardi, S.STP – Kepala Bagian Pemerintahan Setda

2. Drs. Saukani – Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda

3. M. Octo Brahma Yogayana, S.STP – Kepala Bagian Organisasi Setda

4. Lathifu Arsyiono, S.STP., M.I.Kom – Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda

5. Hademan, S.Ag., M.M – Inspektur Pembantu III Inspektorat

6. Nani Maulida, SH., M.M – Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat

7. H. Hadian Fahmy, ST., M.Eng – Kepala Bagian Fasilitas Penganggaran dan Pengawasan Setwan

8. Mada Santoso, S.Pi., M.Si – Sekretaris Badan Kesbangpol

9. Desy Ira Wahyuni, SKM., MM – Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Bapperida

10. Sri Kurniati, SE., Ak., MM – Kepala Bidang Perbendaharaan BPKAD

11. Toni Nauri Rais, S.STP – Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol

12. Marina Yuliarti, SSTP., M.Sc – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD

13. Hasanul Basri, M.Pd – Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Non Formal Disdikbud

14. Mirhanudin, SE – Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud

15. Mohammad Faidil Anwarie, SH., M.Hum – Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans

16. Muhammad Mursalin, S.Kep., Ners – Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP3AP2KB

17. Dardiansyah, S.Pd.I – Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Persandian Diskominfo

18. Agus Nadi, S.AP., M.M – Kepala Bidang Koperasi Diskoperindag

19. Henny Faulina, SP., MM – Kepala Bidang Usaha Mikro Diskoperindag

20. Shadiqul Amin, S.Sos., MA – Kepala Bidang Olahraga Disparpora

21. Muhammad Pahruliansyah, ST – Kepala Bidang Pembinaan, Pengendalian dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP dan Damkar

22. Rully Oktarisna Andrian, S.STP., M.AP – Kepala Bidang Bina Penyelenggaraan Pemerintahan Desa DPMD

23. Hurriah, ST – Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

24. Yusriadi, S.Sos – Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP

25. Sakerani, S.Sos., M.AP – Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos

26. Nor Fauziah, S.Kep., Ners – Kepala Bidang Keperawatan dan Kebidanan RSUD PJS

27. dr. Gusti Adhi Affandi – Kepala Bidang Pelayanan Kefarmasian dan Penunjang RSUD PJS

28. Hj. Nur Rahmatiah, SE., MM – Sekretaris Kecamatan Pulau Laut Sigam

29. Chrisna Effendi, S.Sos – Sekretaris Kecamatan Pulau Laut Tengah

30. Syaiful Akhyar, S.Pd., MM – Sekretaris Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar

31. Ariekh Gunawan, SE., MM – Sekretaris Kecamatan Kelumpang Hulu

32. Debby Wahyudi, S.Sos – Sekretaris Kecamatan Sungai Durian

33. M. Safi’i, S.STP., M.Si – Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi

34. Hadrami, SH., M.Hum – Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Setwan

35. Mahmoeri Zulmana, SH., MH – Kepala Bagian Hukum Setwan

36. Zainal Abidin, S.SPd – Sekretaris Kecamatan Pulau Laut Selatan


Selain itu, 74 Pejabat Pengawas (Eselon IV) dan 2 Pejabat Fungsional juga turut dilantik dan diambil sumpah jabatannya, yang diharapkan mampu mendukung peningkatan kinerja birokrasi serta pelayanan publik di Kabupaten Kotabaru.


Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Rilis) 

Pemkab Kotabaru Gelar Sosialisasi dan Diskusi Panel SPI 2025 dalam Peringatan Hakordia

Pemkab Kotabaru Gelar Sosialisasi dan Diskusi Panel SPI 2025 dalam Peringatan Hakordia



KOTABARU
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar sosialisasi, diskusi panel, serta penyampaian hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru, Selasa (23/12/2025).


Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Kotabaru yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Minggu Basuki, M.AP. Kegiatan ini dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan BPK Provinsi Kalimantan Selatan, staf ahli, para asisten, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta perwakilan BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Inspektur Daerah Kabupaten Kotabaru H. Akhmad Fitriadi Fazrianor, S.H., M.Hum., CERE, CECAE., Kanit Tipikor Polres Kotabaru Ipda Muhammad Dhito, S.Tr.K., serta Kasubsi II Intelijen Kejaksaan Negeri Kotabaru Diki Priyo Jatmiko, S.H.


Peringatan Hakordia 2025 mengusung tema “Sinergi BPK, APIP, dan APH dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi”, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga pengawasan dan penegakan hukum dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.


Dalam sambutan Bupati Kotabaru yang dibacakan Asisten I Drs. H. Minggu Basuki, M.AP., disampaikan bahwa peringatan Hari Antikorupsi Sedunia bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.


“Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak kepercayaan publik serta menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus berupaya memperkuat sistem pencegahan korupsi melalui peningkatan integritas aparatur, penguatan sistem pengendalian internal, serta sinergi yang erat dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), dan Aparat Penegak Hukum (APH).


Melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi panel ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran masing-masing institusi dalam pencegahan tindak pidana korupsi. Selain itu, hasil SPI Tahun 2025 diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan bagi Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


“Kami mengajak seluruh aparatur pemerintah menjadikan integritas sebagai nilai utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, serta berani menolak dan melawan segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tambahnya.


Kegiatan yang diisi dengan pemaparan materi dan sesi tanya jawab panel tersebut ditutup dengan harapan agar peringatan Hakordia 2025 mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta kepercayaan publik di Kabupaten Kotabaru.(Rilis) 

Ratusan Pesepeda Jelajahi 100 Km Tour de Saijaan 2025, Kotabaru Kian Kokohkan Sport Tourism

Ratusan Pesepeda Jelajahi 100 Km Tour de Saijaan 2025, Kotabaru Kian Kokohkan Sport Tourism



KOTABARU
, borneonewstoday.com – Ajang balap sepeda Tour de Saijaan 2025 kembali bergulir dan sukses menarik animo ratusan pecinta olahraga gowes. Sebanyak 150 pesepeda dari berbagai komunitas ambil bagian dalam event tahunan yang digelar pada Minggu (7/12/2025) dengan titik start di kawasan wisata Siring Laut, Kotabaru.


Sejak pagi, area start telah dipadati para peserta yang bersiap menaklukkan rute yang ditetapkan panitia. Dari Siring Laut, rombongan melaju menuju Pertigaan Tanjung Serdang di Kecamatan Pulau Laut Tengah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, lintasan Tour de Saijaan menyuguhkan paduan jalur datar, rute panjang, serta tanjakan yang menantang stamina para goweser.


Pelaksana Tugas Kepala Bidang Olahraga Disparpora Kotabaru, Shadiqul Amin, mengatakan total jarak tempuh pada edisi tahun ini mencapai sekitar 100 kilometer.

“Kurang lebih lintasan yang ditempuh sepanjang 100 kilometer,” ujarnya.


Setibanya di kawasan Pulau Laut Tengah, para peserta kembali melanjutkan etape menuju Bukit Mamake yang menjadi titik finis. Bukit dengan panorama alam yang indah tersebut menjadi penutup sekaligus daya tarik tersendiri dalam rangkaian Tour de Saijaan 2025. Usai mencapai garis akhir, seluruh peserta diarahkan kembali menuju Siring Laut untuk mengikuti acara penutupan.


Menurut Shadiqul, rute Tour de Saijaan dikenal memiliki tingkat kesulitan tersendiri sehingga selalu diminati para pesepeda yang menyukai tantangan sekaligus keindahan alam.

“Tour de Saijaan bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, namun juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah,” jelasnya.


Ia menegaskan bahwa melalui konsep sport tourism, pemerintah daerah ingin menghadirkan event yang mampu menggabungkan olahraga dengan promosi destinasi wisata, sekaligus memperkuat citra Kotabaru sebagai daerah yang terus berkembang dalam penyelenggaraan kegiatan pariwisata berbasis olahraga.


Dengan penyelenggaraan yang konsisten setiap tahun, Tour de Saijaan kini diyakini menjadi magnet bagi pesepeda dari berbagai daerah dan berpotensi semakin mengangkat nama Kotabaru di kancah sport tourism nasional.(Rilis) 

Pemkab Kotabaru Sukses Gelar Malam Ramah Tamah HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 Tingkat Kalsel

Pemkab Kotabaru Sukses Gelar Malam Ramah Tamah HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 Tingkat Kalsel


KOTABARU
, borneonewstoday.com— Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Malam Ramah Tamah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-80 sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Acara yang berlangsung Minggu malam (7/12/2025) di Gedung Paris Barantai itu menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya peringatan besar PGRI tingkat provinsi dipusatkan di Kabupaten Kotabaru.


Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WITA tersebut dihadiri jajaran Pengurus PGRI Provinsi Kalsel, ketua PGRI kabupaten/kota se-Kalsel, Forkopimda, SKPD, kepala sekolah, serta ratusan guru dari berbagai daerah. Kehadiran para undangan menjadi wujud dukungan dalam memeriahkan peringatan HUT PGRI yang memasuki usia delapan dekade.


Ketua PGRI Provinsi Kalsel, Drs. H. Abdul Rivai, M.AP, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas kesiapan Kotabaru menjadi tuan rumah kegiatan besar ini. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan HUT PGRI ke-80 di tingkat kabupaten merupakan sejarah baru bagi organisasi.


 “Ini pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir PGRI menggelar kegiatan besar di kabupaten/kota, dan Kotabaru adalah yang pertama mengangkat tangan menjadi tuan rumah. Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan dan solidaritas yang ditunjukkan,” ungkapnya.


Ia juga menekankan pentingnya penguatan profesionalisme guru serta perlindungan hak-hak pendidik. Menurutnya, perjalanan panjang PGRI menunjukkan keteguhan organisasi dalam memperjuangkan martabat guru di Indonesia.


Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kotabaru, Selamat Riyadi, S.Pd., M.Ed., yang mewakili Bupati Kotabaru, menyampaikan selamat datang kepada seluruh pengurus PGRI dari berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia di Kotabaru.


 “PGRI adalah organisasi perjuangan yang berdiri tak lama setelah Indonesia merdeka. Pemerintah Kabupaten Kotabaru sangat mengapresiasi kolaborasi luar biasa yang terjalin antara pengurus PGRI provinsi, kabupaten, dan Dinas Pendidikan sehingga kegiatan malam ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.


Ia juga memaparkan tantangan geografis Kotabaru yang terdiri dari banyak pulau dan wilayah terpencil, sehingga sebagian guru menjalankan tugas dengan keterbatasan akses. Pemerintah daerah, katanya, terus berupaya memberikan perhatian dan insentif khusus bagi guru yang mengabdi di wilayah tersebut.


Peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN tingkat Provinsi Kalsel di Kotabaru digelar selama tiga hari, meliputi:


1. Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan bagi pengurus PGRI se-Kalsel (6 Desember 2025)


2. Jalan sehat bersama masyarakat dan guru (7 Desember 2025 pagi) di kawasan Siring Laut Kotabaru


3. Malam Ramah Tamah (7 Desember 2025 malam) di Gedung Paris Barantai


4. Upacara Puncak HGN dan HUT PGRI ke-80 (8 Desember 2025) di Siring Laut Kotabaru


Kegiatan ini melibatkan pengurus PGRI provinsi, kabupaten/kota, cabang kecamatan, Kemenag, para kepala sekolah, seluruh guru se-Kotabaru, serta unsur Forkopimda dan SKPD terkait.


Acara malam keakraban ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga puncak peringatan. Pemerintah daerah dan PGRI berkomitmen terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Kotabaru.(Rilis) 

Pemkab Kotabaru Serahkan Dua Mobil Operasional untuk Perkuat Layanan Samsat

Pemkab Kotabaru Serahkan Dua Mobil Operasional untuk Perkuat Layanan Samsat



KOTABARU
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menyerahkan dua unit mobil operasional kepada Kantor UPPD Samsat Kotabaru. Penyerahan digelar Senin (1/12/25) di halaman Kantor Bupati, sesaat setelah pelaksanaan Upacara Hari Korpri ke-54.


Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos diwakili oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos, didampingi Sekretaris Daerah serta Kepala Bapenda Kotabaru, Ronny Hendrayadi, SE,. M.IP secara resmi menyerahkan kendaraan tersebut kepada perwakilan UPPD Samsat Kotabaru, I Nyoman Sumiarta.


Kepala Bapenda Kotabaru, Ronny Hendrayadi, menyampaikan bahwa tambahan dua armada operasional ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran layanan Samsat, terutama untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan pajak kendaraan dan dokumen BPKB hingga ke wilayah pedesaan yang jauh dari pusat kota.


“Dengan adanya dua mobil operasional ini, pelayanan Samsat dapat lebih cepat menjangkau masyarakat, khususnya di pelosok kecamatan,” ujarnya.


Ia juga berharap dukungan fasilitas tersebut mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

“Mudah-mudahan ke depan pendapatan dari pajak daerah bisa lebih meningkat dibanding sebelumnya,” tambahnya.


Sementara itu, perwakilan UPPD Samsat Kotabaru menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kotabaru, khususnya Bupati, Wakil Bupati, serta Bapenda yang telah menghibahkan unit kendaraan tersebut. Dua mobil baru ini dinilai sangat membantu pelaksanaan tugas lapangan untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. (Rilis) 

Dorong Kreativitas Anak Muda, Pemkab Kotabaru Gelar Pelatihan Wiramuda Content Creator

Dorong Kreativitas Anak Muda, Pemkab Kotabaru Gelar Pelatihan Wiramuda Content Creator


KOTABARU
, borneonewstoday.com– Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menggelar Pelatihan Wiramuda Content Creator sebagai upaya meningkatkan kapasitas generasi muda di era digital. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar, mahasiswa, serta pemuda dari berbagai latar belakang.


Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan dasar dalam pembuatan konten digital yang berkualitas. Selain kemampuan teknis, peserta juga diarahkan untuk memahami strategi pengelolaan konten, pemanfaatan platform media sosial secara optimal, serta membangun personal branding yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.


Kepala Disparpora Kotabaru yang diwakili Kepala Bidang Kepemudaan, Royce Ridwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wadah penting dalam membuka wawasan serta meningkatkan keterampilan generasi muda. Ia menegaskan bahwa perkembangan dunia digital saat ini menuntut anak muda untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensinya.


“Content creator saat ini menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan ekonomi kreatif. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menyalurkan kreativitasnya ke arah yang positif, termasuk dalam mendukung promosi produk lokal dan potensi daerah,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknis peserta, sekaligus membentuk karakter positif dalam mengisi ruang digital dengan konten yang edukatif, produktif, dan berdampak baik.


Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari kalangan influencer lokal Kotabaru, salah satunya Rollykembali, yang berbagi pengalaman dan strategi dalam mengembangkan konten kreatif di media sosial.


“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bekal keterampilan dasar dalam pembuatan konten berkualitas, memahami strategi penyajian konten yang efektif, serta mendorong terciptanya konten-konten positif yang bermanfaat bagi pribadi maupun masyarakat,” jelas salah satu pemateri.


Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berharap kreativitas generasi muda dapat tersalurkan dengan baik, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital.


“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan,” tutupnya.(Rilis) 

Kotabaru Promosikan Destinasi Unggulan Lewat Pameran Kepariwisataan 2025 di Banjarbaru

Kotabaru Promosikan Destinasi Unggulan Lewat Pameran Kepariwisataan 2025 di Banjarbaru



BANJARBARU
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus memperkuat promosi sektor pariwisata dengan menggelar Pameran Kepariwisataan Tahun 2025 di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Banjarbaru, Kamis (5/12/2025). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 5–6 Desember 2025, itu menghadirkan berbagai potensi wisata unggulan daerah.


Pameran secara resmi dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kotabaru, Selamat Riyadi, yang hadir mewakili Bupati Kotabaru. Pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda Kotabaru, para Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga se-Kalimantan Selatan, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutan tertulis Bupati Kotabaru yang dibacakan Selamat Riyadi, disampaikan bahwa Kabupaten Kotabaru memiliki kekayaan potensi wisata yang sangat beragam, mulai dari wisata alam, budaya, hingga bahari. Keragaman tersebut dinilai perlu terus dipromosikan secara berkelanjutan agar semakin dikenal luas oleh masyarakat luar daerah.


> “Pameran ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Kotabaru kepada masyarakat, sekaligus memperkuat daya tarik daerah,” ujarnya.




Selain sebagai ajang promosi, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara bersama-sama. Pemerintah daerah turut mendorong generasi muda untuk berkontribusi melalui berbagai inovasi dan kreativitas dalam pengembangan pariwisata.


Melalui penyelenggaraan pameran ini, diharapkan branding pariwisata Kotabaru semakin menguat sebagai salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Selatan, sekaligus memberi dampak positif bagi perkembangan ekonomi daerah.(Rilia) 

Siring Laut Kotabaru Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025

Siring Laut Kotabaru Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025



KOTABARU
, borneonewstoday.com – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 berlangsung meriah di Kabupaten Kotabaru. Ribuan peserta memadati kawasan Siring Laut untuk mengikuti Jalan Sehat tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (7/12/2025) pagi.


Sejak pukul 06.45 WITA, peserta yang terdiri dari pengurus PGRI se-Kalimantan Selatan, para guru, pelajar, serta jajaran pejabat daerah mulai berkumpul di titik keberangkatan. Jalan sehat secara resmi dilepas oleh Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Abdul Rivai, M.AP, didampingi Jurainah, SE, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru Asriady Sulaiman, para ketua PGRI kabupaten/kota, serta unsur pimpinan daerah.


Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kalsel menyampaikan apresiasi atas suksesnya kegiatan tingkat provinsi yang kali ini dipusatkan di Kabupaten Kotabaru. Ia menyebut bahwa selama sekitar satu dekade terakhir, kegiatan besar PGRI belum pernah digelar di daerah tersebut.


“Pelaksanaan kegiatan ini sangat luar biasa. Terima kasih kepada seluruh panitia dan PGRI Kabupaten Kotabaru atas kerja kerasnya. Ini menjadi momen bersejarah bagi PGRI Kalimantan Selatan,” ujarnya.


Pelepasan peserta ditandai dengan penerbangan burung dara sebagai simbol dimulainya jalan sehat. Adapun rute yang ditempuh meliputi Gerbang Utama Siring Laut – Jalan Pangeran Kesuma Negara – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Diponegoro – Jalan Singabana – Jalan Putri Cipta Sari, dan berakhir di Pintu Keluar Siwalk Food Court.


Selain jalan sehat, acara juga diramaikan dengan senam bersama, pembagian 1.000 kupon undian, serta hadirnya pelaku UMKM yang menjajakan produk unggulan daerah. Beragam jajanan khas seperti amplang, olahan hasil laut, hingga kain sasirangan khas Kotabaru menambah semarak kegiatan.


Panitia menyiapkan beragam hadiah menarik, termasuk satu unit sepeda motor sebagai hadiah utama, serta kulkas, mesin cuci, televisi, dan hadiah hiburan lainnya.


Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan dilaksanakan di bawah pengawasan Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan positif di bidang pendidikan.


Dengan antusiasme peserta yang tinggi, jalan sehat berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. (Rilis)