Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno

Pemkab Kotabaru Melalui Dispersip Gelar Sosialisasi Pelestarian Dokumen Kuno


KOTABARU, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan dan Pengalihmediaan Naskah Kuno. Kegiatan berlangsung di Kantor Dispersip Kotabaru, pada Kamis (16/07/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema “Merawat Memori Banua: Sinergi Penyelamatan Warisan Literasi, Membuka Tabir Sejarah, Mengabadi di IKON Nasional”.


Sosialisasi ini merupakan kerja sama Dispersip Kotabaru dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa.


Kepala Dispersip Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin, S.Ag., MM dalam membuka kegiatan tersebut menyampaikan, naskah kuno bukan hanya sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber pengetahuan dan bukti perjalanan sejarah yang memiliki nilai penting bagi generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.


“Sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya sebuah naskah-naskah terdahulu, karena naskah terdahulu adalah bagian dari alat untuk membentuk karakter manusia bangsa kita. Melalui naskah kita bisa belajar sejarah, nilai-nilai luhur, dan identitas bangsa kita,” ucapnya.


Menurutnya, bangsa yang hebat dan kuat adalah bangsa yang selalu menghargai warisan dan budaya.


“Naskah kuno harus kita budayakan dan kita lindungi sebagai kekayaan bangsa. Karena kita sadar, bahwasanya kemajuan itu pondasinya adalah sejarah. Jadi bangsa yang hebat, yang kuat itu selalu menghargai warisan-warisan yang sudah ditinggalkan orang-orang terdahulu,” jelasnya.


Sosialisasi ini peserta juga diberikan edukasi tentang pentingnya pelestarian naskah kuno, tata cara penyimpanan, perawatan yang benar, mekanisme pendataan, dan pendaftaraan serta peluang pemanfataan naskah kuno untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.


Adapun narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Emmy Ariani, ST, yang menyampaikan materi tentang Pendampingan Pemerintah dalam Pelestarian Naskah Kuno.


Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap dapat membangun sinergi bersama masyarakat dan pemilik naskah kuno dalam upaya penyelamatan dan pelestarian warisan literasi daerah.( Red) 

Wabup Syairi Mukhlis Pimpin Apel Harganas ke-33, Tegaskan Pentingnya Peran Ayah dalam Ketahanan Keluarga

Wabup Syairi Mukhlis Pimpin Apel Harganas ke-33, Tegaskan Pentingnya Peran Ayah dalam Ketahanan Keluarga


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan menggelar apel di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (29/6/2026). Dipimpin langsung Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, peringatan tahun ini mengusung tema nasional "Ayah Wajib Hadir", sebagai ajakan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan demi mewujudkan keluarga yang tangguh dan berkualitas.


Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Apel Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Senin (29/6/2026). Apel dipimpin oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, dan diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Harganas tahun ini mengangkat tema "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, dalam proses pengasuhan anak. Tema tersebut juga mengajak seluruh keluarga untuk menjadikan pengasuhan sebagai tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Dalam amanatnya, Syairi Mukhlis menegaskan bahwa keterlibatan aktif seorang ayah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kepribadian, serta stabilitas emosional anak.


> "Kepada seluruh orang tua, tangkal semua ancaman ini dari dalam rumah kita sendiri. Jangan sampai anak kita menjadi korban atau pelaku. Benteng pertahanan terbaik adalah ketahanan keluarga. Jadikan rumah kita sebagai tempat yang paling aman, paling nyaman, dan paling dirindukan oleh anak-anak kita," tegasnya.




Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat fungsi keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai moral, kasih sayang, dan pendidikan karakter.


Syairi juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Harganas sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera.


> "Jadikan Hari Keluarga Nasional ini sebagai momentum kebangkitan komitmen kita bersama. Pemerintah akan terus berupaya melahirkan kebijakan yang pro-keluarga, memperkuat jaringan pengaman sosial, dan mempermudah akses layanan dasar bagi keluarga," ujarnya.




Apel peringatan Harganas ke-33 tersebut dipercayakan kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Kotabaru sebagai petugas upacara.


Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.


Peringatan Harganas ke-33 di Kabupaten Kotabaru menjadi momentum untuk menguatkan peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia, sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran ayah dalam menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.(Red) 

Jemaah Haji Kloter 013 BDJ Tiba di Embarkasi Banjarmasin Dengan Selamat

Jemaah Haji Kloter 013 BDJ Tiba di Embarkasi Banjarmasin Dengan Selamat


BANJARBARU
, penabanua.com – Kepulangan jemaah haji Kloter 013 BDJ ke tanah air disambut suasana penuh sukacita di Embarkasi Banjarmasin, Senin (22/6/2026). Pesawat GA8413 yang mengangkut jemaah dari rute Madinah–Hyderabad–Banjarmasin mendarat di Bandara Syamsudin Noor sekitar pukul 16.26 Wita.


Setibanya di bandara, rombongan langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji Banjarbaru dan tiba sekitar pukul 17.30 Wita untuk mengikuti rangkaian proses penerimaan serta pemeriksaan.


Prosesi penyambutan berlangsung tertib dan khidmat, ditandai dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Eddy Khairani, M.Pd.I, selaku Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin.


Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah dalam kondisi baik.


“Alhamdulillah, seluruh jemaah Kloter 013 BDJ tiba dengan selamat di tanah air. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi daerah masing-masing,” ujarnya.


Eddy Khairani mengungkapkan, total jemaah dan petugas yang berangkat dalam kloter ini sebanyak 360 orang. Namun, yang kembali ke Indonesia berjumlah 359 orang. Satu jemaah asal Kabupaten Tanah Bumbu, Hj. Kiah Mapan Ratu, masih menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah.


“Kita berharap beliau segera pulih dan dapat menyusul kembali ke tanah air,” katanya.


Dalam penyambutan tersebut, jemaah asal Kabupaten Kotabaru juga disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, H. Herman Prasetyo.


H. Herman Prasetyo menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah haji asal Kotabaru dalam kondisi sehat.


“Alhamdulillah, jemaah haji kita dari Kabupaten Kotabaru telah kembali dengan selamat. Ini menjadi kebahagiaan bagi kita semua, khususnya keluarga yang telah lama menanti. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan dapat membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi seluruh petugas haji yang telah mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.


Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu H. Hasanuddin, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Taufikkurahman, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, serta unsur Kementerian Haji dan Umrah dari kedua daerah. Hadir pula petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), dan pembimbing ibadah dari KBIHU.


Hingga kedatangan Kloter 013 BDJ, total jemaah haji yang telah tiba melalui Embarkasi Banjarmasin tercatat sebanyak 4.662 orang.


PPIH mengingatkan para jemaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan setelah kembali dari Tanah Suci. Jemaah diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.


Sementara itu, sebanyak 108 jemaah asal Kabupaten Kotabaru telah disiapkan fasilitas pemulangan menuju daerah asal. Armada yang disediakan meliputi empat unit bus besar, satu unit bus mini, serta satu unit ambulans.


Setelah beristirahat di Asrama Haji, jemaah dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing. Khusus rombongan Kotabaru, diperkirakan tiba pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 08.30 Wita dan akan disambut secara resmi di Masjid Agung Husnul Khatimah.


Penyelenggara berharap seluruh rangkaian proses kedatangan hingga pemulangan jemaah berjalan lancar, aman, dan tetap kondusif.(Red) 

Pemkab Kotabaru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 13 di Masjid Agung Husnul Khatimah

Pemkab Kotabaru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 13 di Masjid Agung Husnul Khatimah


KOTABARU
, borneonewstoday.com– Setelah menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih 41 hari sejak keberangkatan pada 11 Mei 2026, jemaah haji Kloter 13 BDJ gabungan Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu akhirnya tiba di Kabupaten Kotabaru, Selasa (23/6/2026) pagi.


Kedatangan jemaah disambut secara resmi di Masjid Agung Husnul Khatimah sekitar pukul 08.30 Wita. Suasana haru dan bahagia tampak dari keluarga yang telah menunggu sejak pagi untuk menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut.


Penyambutan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis yang hadir mewakili Bupati Kotabaru, didampingi Sekretaris Daerah, Asisten, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, tokoh agama, serta jajaran organisasi kemasyarakatan.


Sebelumnya, rombongan jemaah bertolak dari Asrama Haji pada malam hari dan melanjutkan perjalanan darat serta laut menuju Kotabaru. Dalam perjalanan, rombongan sempat beristirahat di Masjid Al Kautsar dan Masjid Al Muhajirin Desa Tegalrejo untuk melaksanakan salat subuh sekaligus menikmati sarapan yang telah disiapkan panitia.


Perjalanan dilanjutkan menggunakan armada yang terdiri dari empat bus besar, satu bus mini, serta satu unit ambulans dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan dukungan instansi terkait.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan selamat dan sehat.


“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru, kami mengucapkan selamat datang dan selamat kembali ke tanah air. Semoga seluruh jemaah menjadi haji dan hajah yang mabrur,” ujarnya.


Disebutkan pula bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan. Oleh karena itu, diharapkan nilai-nilai tersebut dapat terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, perwakilan jemaah haji, H. Indra Asmara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru atas pelayanan yang diberikan sejak keberangkatan hingga kepulangan.


“Kami merasakan pelayanan yang sangat baik, mulai dari koordinasi yang rapi, fasilitas transportasi, akomodasi, hingga pendampingan selama di tanah suci. Semua ini sangat membantu kami dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk,” ungkapnya.


Ia juga berharap pelayanan yang telah diberikan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.


Kepulangan jemaah haji Kloter 13 ini menjadi momen penuh kebahagiaan bagi masyarakat Kotabaru, sekaligus wujud syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2026.(Red) 

 Tampil memukau,Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Ta’aruf MTQ Nasional ke - XXXVII tingkat Provinsi  Kalimantan Selatan di Marabahan

Tampil memukau,Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Ta’aruf MTQ Nasional ke - XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Marabahan

Pemerintah Kabupaten Kotabaru turut memeriahkan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026). 

MARABAHAN
,borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru turut memeriahkan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi rangkaian pembukaan MTQ yang diikuti seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.


Rombongan Kabupaten Kotabaru turut serta dalam pawai Ta'aruf ini  menampilkan miniatur Masjid Apung dengan kekompakan dan semangat kebersamaan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sekaligus mempererat silaturahmi antar-kafilah. Kehadiran peserta dari Kotabaru yang mengenakan atribut khas daerah turut menyemarakkan pawai yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.


Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., didampingi Sekretaris Daerah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ kotabaru H.Eka Saprudin,AP,M.AP yang mewakili Bupati Kotabaru dalam kegiatan tersebut, mengatakan Kabupaten Kotabaru mengirimkan kafilah sebanyak 120 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, pendamping, dan tim pendukung untuk mengikuti seluruh rangkaian MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.


“Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik, menampilkan kemampuan terbaik, serta membawa prestasi yang membanggakan bagi daerah,” ujar Syairi.


Pawai Ta’aruf secara resmi dilepas oleh Bupati Barito Kuala H.Bahrul Ilmi,SH,MH Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan yang hadir di Kabupaten Barito Kuala.


Menurutnya, pelaksanaan Pawai Ta’aruf merupakan wujud sukacita dan kebersamaan dalam menyambut MTQ sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar masyarakat dan peserta.


“Melalui momentum ini kita ingin memperkuat silaturahmi, semangat persaudaraan, dan sportivitas yang sehat sebelum para peserta mengikuti perlombaan pada MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, perangkat daerah, instansi terkait, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan MTQ sehingga dapat berlangsung dengan baik dan lancar.


Pawai Ta’aruf merupakan salah satu agenda pembuka sebelum pelaksanaan berbagai cabang lomba MTQ. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan identitas daerah, budaya, serta memperkuat persaudaraan antar peserta dari seluruh Kalimantan Selatan.


Kabupaten Kotabaru sendiri mengirimkan kafilah terbaiknya untuk mengikuti MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Kabupaten Barito Kuala dari tanggal  18 hingga tanggal  26 Juni 2026. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kotabaru telah melepas secara resmi anggota kafilah yang akan berlaga pada berbagai cabang perlombaan.


Melalui keikutsertaan dalam Pawai Ta’aruf dan seluruh rangkaian MTQ, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap para peserta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.


Hadir dan ikut dalam pawai Ta’aruf tersebut Wakil Bupati Syairi Mukhlis didampingi  Sekretaris Daerah  H.Eka Saprudin ,Ketua GOW kotabaru Siti Hadijah,Staf ahli,Kepala SKPD,Camat serta  anggota dan Pengurus  LPTQ dan ratusan Kafilah yang turut serta.(Red) 

Hadiri Pembukaan MTQ Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi  Kal-Sel, Pemkab Kotabaru Optimistis Tingkatkan Prestasi Kafilah

Hadiri Pembukaan MTQ Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kal-Sel, Pemkab Kotabaru Optimistis Tingkatkan Prestasi Kafilah


MARABAHAN
, borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026). Kehadiran rombongan Pemkab Kotabaru menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sekaligus memberikan semangat kepada kafilah daerah yang akan berlaga pada ajang tersebut.


Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, serta kafilah dari 13 kabupaten/kota.


Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan mengusung tema “Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Barito Kuala Satu yang Sejahtera, Agamis, Unggul serta Kalimantan Selatan yang Bekerja Berkelanjutan, Religius, dan Sejahtera.”


Menurutnya, tema tersebut mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an yang mengajarkan keadilan, kerja keras, budaya berprestasi, dan daya saing. Ia berharap MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendorong pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


“Melalui MTQ ini diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.


Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin secara resmi membuka MTQ Nasional ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.


Kontingen Kabupaten Kotabaru turut hadir dalam pembukaan tersebut dan menyatakan kesiapan mengikuti seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan. Pemkab Kotabaru berharap para peserta mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.


Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos.,  mewakili Bupati Kotabaru yang hadir bersama jajaran pemerintah daerah, menyampaikan optimisme terhadap kemampuan kafilah Kotabaru dalam meraih prestasi pada MTQ tahun ini. Ia berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.


“Kami optimistis kafilah Kabupaten Kotabaru mampu meningkatkan prestasi dan meraih hasil yang lebih baik dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya,” ujar Syairi.


Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para camat, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kotabaru, serta seluruh kontingen MTQ Kabupaten Kotabaru.


Melalui keikutsertaan dalam MTQ ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Pemkab Kotabaru berharap dapat meraih hasil terbaik sekaligus menjadikan ajang tersebut sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi antarkafilah, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.(Red) 

Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui “Live Info Haji”

Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui “Live Info Haji”


KOTABARU
,borneonewstoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, yang dalam hal ini Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP, M. AP dengan di dampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika , Gusti Abdul Wakhid, S. STP., MM hadir menyapa Jamaah Haji dalam dialog interaktif langsung ke Tanah Suci Madinah Al-Munawarah dalam program “Live Info Haji” yang di pandu oleh host RGS H. Kisra,di Ruang Siar Radio Gema Saijaan. Kamis (18/06/2026).


Mengawali dialog, Sekretaris Daerah, Eka Saprudin, menanyakan seluruh kondisi dan aktifitas apa saja yang dilakukan Jamaah Haji Kotabaru selama menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air.


Lanjutnya, Pemerintah Daerah dan masyarakat Kotabaru siap menunggu kepulangan seluruh Jamaah Haji Kotabaru, serta mendoakan para jamaah agar selalu dalam keadaan sehat.


“ semoga seluruh jamaah dan rekan rekan dalam keadaan sehat wal' afiat, dan kami siap menunggu di Kotabaru kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat,” ucapnya.


Sementara itu, Ketua Kloter 13 Embarkasi Banjarmasin, sekaligus sebagai Koresponden Siaran Info Haji Radio Gema Saijaan Tahun 2026, H. Nur Zazin, melaporkan langsung kondisi kesehatan para jamaah dalam keadaan baik.


“Kami beserta jamaah, alhamdulillah dalam keadaan kondisi stabil, dimana terdapat beberapa jamaah mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk, dan tim kesehatan juga selalu memantau dan melakukan pendampingan kepada para jamaah. Selain itu, pagi ini sebanyak 40 jamaah di pandu Pemimpim Ibadah akan melaksanakan study tour ke Jabal Magnet, Masjid Quba dan Percetakkan Al-qur’an,” paparnya.


H. Nur Zazin juga menyampaikan bahwa jamaah haji Kloter 13 BDJ yang merupakan gabungan dari Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu dijadwalkan tiba kembali di Tanah Air pada 22 Juni 2026. Dan untuk jamaah Haji Kotabaru   sebanyak 197  jamaah akan melanjutkan perjalanan pulang ke daerah secara mandiri  Sementara itu, sebanyak kurang lebih 108 jamaah akan mendapatkan fasilitas transportasi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Kotabaru berupa 4 (Empat)  armada Bus yang telah disiapkan untuk mengantarkan sampai ke Kotabaru


"Kami berharap seluruh jamaah haji tiba dengan selamat, sehat, dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga. Pemerintah Kabupaten Kotabaru juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk memastikan proses kepulangan jamaah berjalan lancar dan tertib," ujar H. Nur Zazin.


Melalui dialog interaktif ini, di harapkan masyarakat khususnya keluarga para jamaah haji Kotabaru yang ada di kampung halaman dapat memantau  kondisi terbaru para jamaah haji di Tanah Suci, melalui Link LPPL Radio Gema Saijaan dan juga ditayangkan secara langsung melalui streaming YouTube.(Ril) 

 Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan,Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel

Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan,Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel



KOTABARU
, borneonewstoday.com Pemerintah Kabupaten Kotabaru menjadi tuan rumah Seminar Regional se-Kalimantan Selatan Tahun 2026 dalam rangka percepatan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kegiatan yang diikuti perwakilan inspektorat kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan tersebut berlangsung di Aula Bamega Lantai II Kantor Bupati Kotabaru, Jumat (19/6/2026).


Seminar ini menjadi forum strategis untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi BPK sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.


Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis yang mewakili Bupati Kotabaru membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, disampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Selatan beserta seluruh peserta seminar dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta seminar regional. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah,” ujar Syairi.


Ia menegaskan bahwa tindak lanjut atas rekomendasi BPK merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap entitas pemerintahan paling lambat 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan badan usaha milik daerah diminta untuk serius menindaklanjuti setiap temuan hasil pemeriksaan.


Menurutnya, seminar regional tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi berbagai kendala administratif maupun teknis di lapangan, serta merumuskan strategi percepatan penyelesaian rekomendasi BPK.


“Pola kerja harus berubah dari yang semula bersifat reaktif saat pemeriksaan menjadi lebih proaktif dalam membangun sistem pengendalian intern yang kuat di masing-masing instansi,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Kesehatan. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kotabaru memberikan penghargaan kepada sejumlah SKPD yang dinilai berhasil menyelesaikan rekomendasi tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dengan baik. Penghargaan diberikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).


Seminar menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidang pengawasan dan akuntabilitas keuangan daerah, yaitu Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kalimantan Selatan Andriyanto, Inspektur Daerah Kabupaten Barito Kuala Selamat Riyanto, dan Inspektur Pembantu I Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Sirajudin Fahmi.


Melalui paparan materi dan diskusi interaktif, para peserta memperoleh berbagai masukan terkait strategi percepatan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, penguatan sistem pengendalian intern pemerintah, serta peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.


Kegiatan yang dilaksanakan Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.


Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Kepala perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Selatan,para Inspektur Daerah se Kalimantan Selatan,Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis,S.Sos,Ketua DPRD kotabaru Hj.Suwanti,Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin,AP,M.AP,para Kepala SKPD lingkup pemerintah kabupaten kotabaru serta camat.(Ril) 

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka


KOTABARU, borneonewstoday.com 
– Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi membuka Turnamen Saijaan Liga Bulutangkis 2026 di GOR Bamega, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru.


Pembukaan turnamen dilakukan oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli. Turnamen yang digelar bekerja sama dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kotabaru ini mengusung tema “Bersatu, Berprestasi untuk Kotabaru Hebat.”


Ketua Pelaksana, Sya’yanul Khadevi, mengatakan turnamen ini tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan olahraga bulutangkis di Kabupaten Kotabaru.


“Selain sebagai ajang silaturahmi dan peningkatan prestasi atlet, kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan sportivitas serta mendukung promosi sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.


Ia menjelaskan, turnamen berlangsung pada 13–19 Juni 2026 dan diikuti sebanyak 419 peserta dari berbagai daerah. Sejumlah kategori yang dipertandingkan meliputi kelompok usia pembinaan hingga kategori terbuka dan veteran.


Kategori tersebut antara lain tunggal anak U-13 putra-putri, tunggal pemula U-15 putra-putri, tunggal remaja U-17 putra-putri, tunggal taruna U-19 putra, ganda pemula U-15 putra, ganda remaja U-17 putra, ganda taruna U-19 putra, ganda putra lokal Kotabaru, ganda open nasional, ganda veteran usia 55 tahun ke atas se-Kalimantan Selatan, hingga ganda beregu putra lokal Kotabaru dan ganda open nasional.


Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp109,5 juta, ditambah medali dan piagam penghargaan. Pendanaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Kotabaru Tahun 2026, PBSI Kotabaru, serta dukungan sponsor. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize bagi peserta dan pengunjung selama turnamen berlangsung.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.


“Saijaan Liga Bulutangkis bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, membangun sportivitas, serta menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” katanya.


Syairi berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang memiliki semangat juang tinggi, disiplin, dan mental juara. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk bertanding secara sportif, menghormati keputusan wasit, serta menjaga nama baik daerah dan klub masing-masing.


“Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berprestasi. Olahraga menjadi instrumen penting dalam membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.


Turut hadir dalam pembukaan turnamen tersebut Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin, Asisten I Setda Kotabaru, unsur Forkopimda, Ketua PBSI Kotabaru Mustakim, kepala SKPD lingkup Pemkab Kotabaru, serta ratusan peserta turnamen.(Diskominfo Kotabaru).

Pemkab Kotabaru Matangkan Penjemputan Jamaah Haji 2026, Kedatangan Dijadwalkan 22 Juni

Pemkab Kotabaru Matangkan Penjemputan Jamaah Haji 2026, Kedatangan Dijadwalkan 22 Juni


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Sekretariat Daerah menggelar rapat pemantapan penjemputan jamaah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Ruang Rapat Manuntung, Kantor Bupati Kotabaru, Kamis (11/6/2026).


Rapat yang digelar Panitia Penyelenggara Haji Daerah (PPHD) Kabupaten Kotabaru tersebut melibatkan berbagai instansi terkait, di antaranya Tenaga Ahli Bupati Bidang Keagamaan, Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama, Polres Kotabaru, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Diskominfo, Bagian Protokol dan Kesra Setda Kotabaru, pengurus Masjid Agung Husnul Khotimah, serta pihak terkait lainnya.


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, H. Minggu Basuki, yang memimpin rapat mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek teknis penjemputan jamaah haji berjalan optimal. Jamaah haji asal Kotabaru dijadwalkan tiba di Embarkasi Banjarmasin pada 22 Juni 2026.


“Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses penjemputan berjalan lancar. Namun, perlu dilakukan pemantapan terutama terkait jumlah jamaah, skema penjemputan, serta kesiapan armada transportasi,” ujarnya.


Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, jumlah jamaah haji tahun ini mencapai 309 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 157 jamaah akan kembali ke Kotabaru menggunakan fasilitas transportasi yang disiapkan PPHD, sementara sisanya dijemput secara mandiri oleh keluarga masing-masing.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, H. Herman Prasetyo, menjelaskan bahwa jamaah yang tergabung dalam Kloter 13 dijadwalkan tiba di Embarkasi Banjarmasin pada 22 Juni 2026 pukul 16.15 WITA. Sementara jamaah pada Kloter 17 dan Kloter 19 dijadwalkan tiba masing-masing pada 28 Juni dan 1 Juli 2026.


“Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam kondisi baik. Kita doakan semoga semuanya kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.


Dalam rapat tersebut, sejumlah langkah teknis disepakati untuk memperlancar proses kepulangan jamaah. Salah satunya adalah pemberian tanda khusus pada koper jamaah sejak masih berada di Arab Saudi. Penandaan dilakukan untuk memudahkan proses pemilahan bagasi berdasarkan kategori jamaah, baik yang pulang bersama rombongan PPHD maupun yang dijemput secara mandiri oleh keluarga.


Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatasi kendala distribusi bagasi yang kerap terjadi, mengingat dalam satu kloter terdapat jamaah dari berbagai daerah sehingga proses pemilahan sering membutuhkan waktu lebih lama.


Selain itu, Pemkab Kotabaru juga akan mengatur titik kumpul penjemputan di daerah serta mengimbau keluarga jamaah agar tidak melakukan penjemputan langsung ke embarkasi guna menghindari kepadatan dan mempermudah koordinasi.


Untuk kepulangan rombongan, jamaah direncanakan berangkat dari Embarkasi Banjarmasin menuju Kotabaru pada malam hari sekitar pukul 20.00 WITA. Perjalanan akan melalui beberapa titik istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tegalrejo dan penyeberangan feri.


Jamaah diperkirakan tiba di Kabupaten Kotabaru pada 23 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 WITA dan akan disambut dalam seremoni penyambutan yang dipusatkan di Masjid Agung Husnul Khotimah.


Guna mendukung kelancaran transportasi, panitia menyiapkan lima unit bus besar dan satu unit minibus dengan prioritas pelayanan bagi jamaah risiko tinggi (risti). Penurunan jamaah juga akan dilakukan di beberapa titik strategis, seperti Serongga, Tegalrejo, dan wilayah perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu.


Dari sisi pengamanan dan pelayanan kesehatan, Polres Kotabaru akan mengawal seluruh rangkaian kegiatan penjemputan, sementara tenaga kesehatan disiagakan di setiap armada untuk memastikan kondisi jamaah tetap terpantau selama perjalanan.


Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, Pemkab Kotabaru berharap proses penjemputan jamaah haji tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah dan keluarga yang menantikan kepulangan mereka.(Red) 

Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Kotabaru Dukung Penuh Program WEFSRID

Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Kotabaru Dukung Penuh Program WEFSRID


JAKARTA
, borneonewstoday.com – Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, S.Sos bersama Wakil Bupati Syairi Mukhlis melakukan audiensi dengan Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Iwan Kurniawan, ST, MM, di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Muhammad Rusli menyampaikan minat Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk berpartisipasi dalam program Water Energy Food Security for Regional Integrated Development (WEFSRID). Selain itu, ia juga mengusulkan pembangunan Embung Seratak beserta jaringan irigasi teknisnya sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian, ketahanan air, dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Menurut Bupati, program WEFSRID sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan. Program ini juga sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk mewujudkan transformasi ekonomi melalui peningkatan produktivitas daerah.

“Program ini sangat relevan dan strategis untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di daerah. Kabupaten Kotabaru membutuhkan dukungan infrastruktur sumber daya air melalui pembangunan waduk dan jaringan irigasi teknis Embung Seratak guna menunjang ketahanan pangan,” ujar Rusli.

Ia berharap usulan pembangunan tersebut dapat segera mendapat persetujuan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Kotabaru dapat terpenuhi secara optimal.

“Harapan kami, usulan ini dapat disetujui dan direalisasikan secepatnya agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menjelaskan bahwa Kabupaten Kotabaru merupakan salah satu dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yang mendapat mandat dari pemerintah pusat untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Namun, pelaksanaannya masih terkendala oleh keterbatasan sumber daya air, terutama saat musim kemarau.

Menurutnya, pembangunan Embung Seratak menjadi salah satu program prioritas daerah karena memiliki kapasitas yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat maupun sektor pertanian.

“Ketika musim kemarau, Kotabaru sering mengalami kekurangan air. Embung Seratak menjadi solusi yang sangat penting karena berdasarkan kajian yang dilakukan, kapasitasnya mampu memenuhi kebutuhan wilayah Pulau Laut, termasuk untuk mendukung sektor pertanian,” jelas Syairi.

Ia optimistis keberadaan Embung Seratak nantinya dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Jika saat ini petani hanya mampu melakukan panen padi satu kali dalam setahun, maka dengan ketersediaan air yang memadai diharapkan frekuensi panen dapat meningkat menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

“Kami berharap Kabupaten Kotabaru dapat menjadi salah satu daerah yang disetujui mengikuti program WEFSRID dan mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Dalam Negeri,” tambahnya.

Selain untuk mendukung pertanian, Embung Seratak juga direncanakan menjadi sumber air baku yang akan diintegrasikan dengan sejumlah embung yang telah ada untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

“Kondisi saat ini, jika kemarau berlangsung satu hingga dua bulan, masyarakat terpaksa membeli air yang diantar menggunakan truk tangki ke rumah-rumah. Karena itu, ketika Embung Seratak selesai dibangun, akan kami integrasikan dengan embung yang sudah ada untuk menyuplai kebutuhan air ke kawasan perkotaan,” ungkapnya.

Syairi meyakini pembangunan Embung Seratak akan menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan ketersediaan air di Kotabaru sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang selama ini terkendala sistem pengairan.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa program WEFSRID akan mendukung penyediaan bahan pangan bagi berbagai program pemerintah pusat, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Kotabaru.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa WEFSRID merupakan program yang berfokus pada penguatan ketahanan air, energi, dan pangan secara terintegrasi.

Ia menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti usulan Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui diskusi lanjutan secara daring, pemenuhan berbagai persyaratan yang diperlukan, serta kunjungan lapangan untuk melihat langsung kondisi wilayah yang diusulkan.

Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, serta pimpinan DPRD Kabupaten Kotabaru dalam audiensi tersebut menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam mendukung program pemerintah pusat melalui pendekatan WEFSRID. Program ini diharapkan mampu mengintegrasikan pengelolaan sumber daya alam sehingga sektor pertanian, peternakan, air, dan energi dapat saling mendukung serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Turut mendampingi Bupati Kotabaru dalam audiensi tersebut antara lain Ketua DPRD, Wakil Ketua I DPRD, Wakil Ketua II DPRD, Kepala Dinas PUPR, Plt Kepala Bapperida, Kepala Badan Kesbangpol, perwakilan Dinas Perkimtan, Bapenda, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Direktur PDAM Kotabaru.(Red) 

Fun Match Mini Soccer Trofeo Kotabaru Hebat Meriah, Pererat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi

Fun Match Mini Soccer Trofeo Kotabaru Hebat Meriah, Pererat Silaturahmi dan Sinergi Antarinstansi


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Kegiatan Fun Match Mini Soccer Trofeo Kotabaru Hebat yang digelar di Lapangan Alwista Minisoccer, Sabtu (6/6/2026) pagi, berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.


Ajang olahraga persahabatan ini diikuti para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) beserta staf dari berbagai instansi di Kabupaten Kotabaru. Setiap instansi mengirimkan sedikitnya 20 peserta untuk turut memeriahkan kegiatan tersebut.


Tak hanya menyajikan pertandingan mini soccer yang seru dan penuh sportivitas, panitia juga menyediakan beragam doorprize yang semakin menambah semarak acara dan menarik perhatian masyarakat untuk hadir menyaksikan langsung.


Kepala Cabang Bank Kalsel Kotabaru dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Kalsel, Pemerintah Kabupaten Kotabaru, dan DPRD Kotabaru sebagai bentuk sinergi dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.


Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Fun Match Mini Soccer Trofeo Kotabaru Hebat bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga wadah mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan harmonis antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat.


“Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dalam mendukung pembangunan Kotabaru yang lebih baik dan lebih hebat, serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, dan kekeluargaan selama pertandingan berlangsung. Suasana akrab dan penuh canda pun mewarnai kegiatan tersebut, menciptakan hiburan yang sehat sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antar peserta.


Pembukaan acara ditandai dengan tendangan perdana oleh Wakil Bupati Kotabaru, dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari pihak penyelenggara.


Dalam pertandingan trofeo tersebut, tiga tim ambil bagian, yakni tim SKPD, DPRD, dan Bank Kalsel. Pada laga pembuka, tim SKPD berhasil menundukkan DPRD dengan skor tipis 4-3. Pertandingan berikutnya mempertemukan DPRD melawan Bank Kalsel, yang dimenangkan Bank Kalsel dengan skor meyakinkan 4-0.


Sementara pada laga terakhir, SKPD menghadapi Bank Kalsel. Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir imbang.


Berdasarkan akumulasi hasil pertandingan, tim SKPD berhasil meraih gelar juara pertama. Posisi kedua ditempati DPRD, sedangkan Bank Kalsel berada di peringkat ketiga.


Selain penghargaan tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah peserta. Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis bersama anggota DPRD Abu Suwandi dinobatkan sebagai Best Player, sedangkan gelar Top Skor diraih Suntoro dari tim DPRD. Adapun penghargaan Klub Favorit diberikan kepada tim Bank Kalsel.


Dengan tingginya partisipasi peserta dan antusiasme masyarakat, kegiatan Fun Match Mini Soccer Trofeo Kotabaru Hebat diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang tidak hanya mempererat silaturahmi dan sinergi antarinstansi, tetapi juga menjadi sarana hiburan serta olahraga yang positif bagi masyarakat Kotabaru. (Red) 

Pemkab Kotabaru Komitmen Perkuat Komunikasi Publik di Public Communication Summit 2026

Pemkab Kotabaru Komitmen Perkuat Komunikasi Publik di Public Communication Summit 2026

 


Kepala Diskominfo Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, menghadiri sekaligus mendukung pelaksanaan Public Communication Summit 2026 yang digelar Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (3/6/2026).

BANJARMASIN
, borneonewstoday.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan komunikasi publik serta sinergi pengelolaan isu di era digital melalui keikutsertaan dalam Public Communication Summit 2026 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan.


Kegiatan bertema “Sinergi Pengelolaan Isu dan Reputasi di Era Digital” tersebut berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (3/6/2026), dan diikuti para pemangku kepentingan komunikasi publik dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.


Melalui forum ini, Diskominfo Kalsel mendorong terbangunnya koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah guna menciptakan komunikasi publik yang selaras, responsif, dan mampu mencegah perbedaan narasi yang berpotensi memengaruhi citra serta reputasi pemerintah.


Kepala Diskominfo Kalsel, Dr. H. Muhammad Muslim, dalam laporannya menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap regulasi di bidang komunikasi dan informatika.


“Ini juga berkaitan dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Tahun 2024 Nomor 4 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Bidang Komunikasi dan Informatika,” ujarnya.


Menurutnya, derasnya arus informasi yang berkembang, terutama melalui media sosial, menuntut pemerintah memiliki strategi komunikasi yang tepat dan terukur.


“Acara hari ini kita harapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai strategi komunikasi publik di era digital. Sebagaimana kita ketahui, arus informasi dan isu sangat deras. Yang paling masif saat ini justru berkembang di media sosial,” katanya.


Ia berharap forum tersebut dapat menjadi ruang berbagi pengalaman dan solusi dalam menghadapi berbagai tantangan komunikasi publik.


Sementara itu, sambutan Gubernur Kalimantan Selatan yang dibacakan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Subhan Nor Yaumil, menegaskan pentingnya membangun kesamaan persepsi dalam pengelolaan komunikasi publik di era digital.


“Kegiatan ini penting untuk membangun kesamaan persepsi di antara para pemangku kepentingan, baik di lingkup pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, terhadap pengelolaan komunikasi publik di era digital,” ujarnya.


Ia menambahkan, kepercayaan publik menjadi salah satu faktor utama keberhasilan kebijakan pemerintah. Karena itu, pengelolaan komunikasi publik harus menjadi bagian dari strategi pengelolaan isu dan reputasi institusi.


“Saat ini kita membutuhkan pemahaman, koordinasi, dan sinergi untuk mengawal kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi media sosial. Kitalah yang harus memetakan arah terlebih dahulu agar dapat menyampaikan kebijakan melalui ruang dialog terbuka di dunia maya dengan baik dan efektif,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, menegaskan komitmen Pemkab Kotabaru untuk terus memperkuat komunikasi publik yang transparan, cepat, dan berbasis data.


Menurutnya, Pemkab Kotabaru akan meningkatkan koordinasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Diskominfo, serta berbagai pemangku kepentingan guna merespons isu-isu strategis secara efektif.


“Pemkab Kotabaru siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan seluruh kabupaten/kota lainnya. Tujuannya memastikan komunikasi pemerintah berpihak kepada masyarakat, melindungi reputasi institusi, serta mendukung terwujudnya Kotabaru yang maju dan berdaya saing,” tegasnya.


Public Communication Summit 2026 menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Dudy Rudianto, Dosen Public Relations Universitas Indonesia Jojo S. Nugroho, Kepala Subdirektorat Humas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI Ani Natalia Pinem, CEO Tribun Network Dahlan Dahi, serta Ketua Komisi Digital dan Sustainability.


Selain dihadiri Plh Sekda Provinsi Kalsel, kegiatan ini juga diikuti para bupati, wakil bupati, serta kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan peresmian Public Communication Summit 2026 dan pembacaan Deklarasi Komitmen Bersama sebagai bentuk kesepakatan untuk memperkuat sinergi komunikasi publik dan pengelolaan isu strategis di Kalimantan Selatan.(Rilis) 

 "Pura Prajapati Telagasari Diresmikan, Pemkab Kotabaru Perkuat Harmoni Antarumat Beragama"

"Pura Prajapati Telagasari Diresmikan, Pemkab Kotabaru Perkuat Harmoni Antarumat Beragama"


KOTABARU
, penabanua.com - Pemkab Kotabaru Resmikan Pura Prajapati di Telagasari, Perkuat Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama

Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, meresmikan Pura Prajapati yang berlokasi di Desa Telagasari, Kecamatan Kelumpang Hilir, Rabu (2/6/2026). Peresmian rumah ibadah umat Hindu tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga setempat.


Kehadiran Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru terhadap kebebasan beragama sekaligus upaya memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di daerah.


Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong hingga terwujudnya pembangunan Pura Prajapati. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari pembinaan kehidupan beragama yang harmonis dan inklusif.


“Pemerintah Kabupaten Kotabaru memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pembangunan Pura Prajapati. Bantuan hibah yang diberikan pemerintah daerah merupakan salah satu wujud nyata komitmen dalam mendukung kegiatan keagamaan, pengembangan budaya, dan keberagaman yang ada di Kabupaten Kotabaru,” ujar Syairi.


Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, budaya, dan agama yang dimiliki Kabupaten Kotabaru merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, nilai-nilai toleransi dan persaudaraan harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.


“Kotabaru adalah miniatur Indonesia. Masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis. Kerukunan dan toleransi ini harus terus kita pelihara sebagai kekuatan bersama dalam membangun daerah,” katanya.


Syairi berharap keberadaan Pura Prajapati tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Hindu, tetapi juga berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya yang mampu mempererat hubungan antarwarga. Selain itu, ia berharap pembangunan pura tersebut membawa keberkahan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Desa Telagasari.


Sementara itu, Camat Kelumpang Hilir, Lanjar Titi Sumarni, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Kotabaru dalam peresmian tersebut. Ia menilai pembangunan Pura Prajapati menjadi simbol kuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan tingginya toleransi yang selama ini terjaga di wilayahnya.


“Pembangunan Pura Prajapati bukan sekadar pembangunan fisik rumah ibadah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat serta wujud nyata kerukunan antarumat beragama yang terus terpelihara dengan baik,” ungkapnya.


Peresmian Pura Prajapati ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Kotabaru yang dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan keagamaan bersama umat Hindu setempat.


Melalui peresmian tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kehidupan beragama yang damai, toleran, dan harmonis, serta menjaga keberagaman sebagai fondasi penting dalam pembangunan daerah dan persatuan masyarakat.( Rilis) 

Perkuat Layanan Kesehatan Daerah, Bupati H. Muhammad Rusli Resmikan Ruang Kemoterapi RSUD Pangeran Jaya Sumitra

Perkuat Layanan Kesehatan Daerah, Bupati H. Muhammad Rusli Resmikan Ruang Kemoterapi RSUD Pangeran Jaya Sumitra


KOTABARU
,penabanua.com - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli meresmikan ruangan pelayanan kemoterapi baru sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Peresmian berlangsung di ruangan sitotoksik RSUD Pangeran Jaya Sumitra, Selasa (2/6/2026).


Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, didampingi Sekretaris Daerah dan Plt. Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra.


Dalam wawancaranya, Bupati H. Muhammad Rusli menyampaikan bahwa layanan kemoterapi termasuk pelayanan yang langka karena tidak semua rumah sakit memilikinya. "Atas nama pemerintah daerah, kami akan terus mendukung dan membantu meningkatkan pelayanan rumah sakit untuk hari-hari yang akan datang," ungkapnya.


Ia menegaskan, apapun kekurangan fasilitas baik peralatan medis maupun tenaga medis yang dibutuhkan, pemerintah daerah akan terus mendukung dan memenuhi kebutuhan tersebut.


Plt. Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra dr. H. Andi Karsapin Tarsan dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati pada pembukaan gedung kemoterapi. Gedung layanan baru ini termasuk layanan yang jarang ada di seluruh Indonesia.


"Alhamdulillah kita punya satu spesialis dokter Muhammad Amin, spesialis onkologi yang jumlahnya juga cukup sedikit di seluruh Indonesia dan kebetulan asli Kotabaru serta PNS. Mudah-mudahan dengan adanya beliau bisa membantu pelayanan kemoterapi di sini sekaligus meningkatkan ruang lingkup pelayanan kemoterapi," ujarnya.


Acara peresmian dilanjutkan dengan peninjauan ruangan kemoterapi oleh Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, Sekretaris Daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten III Bidang Administrasi Umum, kepala SKPD, serta para dokter dan petugas RSUD Pangeran Jaya Sumitra.(Rilis) 

Pemkab Kotabaru Gelar Puncak HUT ke-76

Pemkab Kotabaru Gelar Puncak HUT ke-76


KOTABARU,penabanua.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-76, dengan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman yang berlangsung di Wisata Siring Laut, pada Senin (01/06/2026) malam.


Hari Jadi Kotabaru yang ke-76 ini bertemakan, Banua Rakat, Kotabaru Hebat yang menggambarkan semangat persatuan dan kebersamaan seluruh masyarakat Kotabaru dalam keberagamaan yang menjadi kekuatan daerah. 


Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, S. Sos dalam sambutannya, menjelaskan Kotabaru Hebat komitmen bersama Pemerintah dan masyarakat untuk terus bersinergi mewujudkan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Harmonis, Energik, Bersatu, Amanah dan Tangguh.


“Melalui semangat Kotabaru Hebat, Kabupaten Kotabaru diharapkan semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelasnya.


Ia juga menyakini melalui dukungan seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kotabaru akan mampu menyelesaikan visi-misi mereka.


“Saya selalu menyakini, bahwa support seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kotabaru akan memberikan kekuatan kepada kami untuk dapat menuntaskan semua tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.


Ia juga mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang terus mendukung pembangunan di Kotabaru.


“Tanpa kebersamaan dan gotong-royong, kita tidak akan bisa berkembang sejauh ini,” ucapnya.


Diakhir sambutannya, Bupati mengajak untuk menjadikan peringatan Hari Jadi  ke-76 ini, sebagai momen untuk merekatkan tali persaudaraan, memperkuat sinergi, serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal.


Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, S. E membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel, yang mengapresiasi kinerja Bupati Kotabaru, beserta jajarannya atas dedikasi komitmen dan kerjakeras yang telah ditunjukkan dalam memimpin dan membangun Kabupaten Kotabaru.


“Sangat bangga dengan berbagai capaian yang telah diraih Kabupaten Kotabaru, diantaranya prestasi Kabupaten Kotabaru berhasil meraih juara I kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026,” paparnya.


Tambahnya, kemajuan di Kabupaten Kotabaru juga dirasakan di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan pembangunan.


Kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, dan tamu lainnya menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Kotabaru yang kini genap berusia 76 tahun, sekaligus menjadi momentum mempererat persatuan dan semangat membangun Kotabaru menuju Kotabaru Hebat.


Malam puncak perayaan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru juga diisi dengan tarian kolosal yang bertajuk “Nadirakat Mahkota di Ujung Do’a” Hingga hiburan rakyat dan konser musik dengan penyanyi lokal  Syahriyadi, yang membuat suasana semakin meriah dengan dipadati masyarakat Bumi Saijaan.


Selain Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, juga nampak hadir Sfat Ahli Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanifah Dwi Nirwana, Staf Khusus BPOM RI, Hj. Noor Andi Arina Wati,  Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel H. M. Alpiya Rakhman, Ketua GOW prov Kalsel drg. Ellyana Trisya, Wakil Walikota Banjarmasin Hj. Ananda, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dan Wakil Bupati Tanah Bumbu Bahsanuddin Bahrun, Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah Gusti Rosyadi Elmi  serta Ketua DPRD Kotabaru Hj. Suwanti, Forkopimda, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, beserta Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru.(Rilis) 

Bupati Kotabaru Letakkan Batu Pertama Pembangunan Empat Kantor SKPD di Sebelimbingan

Bupati Kotabaru Letakkan Batu Pertama Pembangunan Empat Kantor SKPD di Sebelimbingan


KOTABARU
, borneonewstoday.com - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., melakukan peletakan batu pertama pembangunan Empat kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kawasan Sebelimbingan, Senin (1/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pembangunan pusat perkantoran baru Pemerintah Kabupaten Kotabaru guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.


Acara yang mengusung tema “Mewujudkan Pemerintah yang Hebat, Pelayanan Lebih Cepat, Masyarakat Sejahtera” tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos., Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, AP., M.AP., unsur Forkopimda, Ketua DPRD Hj.Suwanti dan anggota DPRD, kepala SKPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Fahrian sebagai bentuk ikhtiar memohon kelancaran dan keberkahan atas pembangunan yang akan dilaksanakan. Selanjutnya, Bupati Kotabaru bersama jajaran pemerintah daerah melakukan prosesi simbolis peletakan batu pertama dengan menuangkan adukan semen yang telah disiapkan.


Dalam sambutannya, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli mengatakan pembangunan empat kantor SKPD tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan pusat perkantoran pemerintah daerah di Sebelimbingan.


“Saat ini saya berada di lokasi rencana pusat perkantoran Kabupaten Kotabaru. Tahun ini ada empat SKPD yang akan dibangun, yaitu Kantor Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, dan Dinas Pertanian. Tentunya ini menjadi bagian dari upaya percepatan pelayanan dan peningkatan kinerja pemerintahan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, pembangunan akan mulai dikerjakan pada tahun 2026 dan ditargetkan selesai sehingga dapat ditemati pada tahun berikutnya.


“Insya Allah pembangunan akan dikerjakan tahun ini dan tahun depan sudah bisa dihuni,” tambahnya.


Pembangunan Empat  Kantor SKPD tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, terintegrasi, dan profesional, sekaligus memberikan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru.


Acara peletakan batu pertama ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dukungan seluruh pihak terhadap pembangunan pusat perkantoran baru yang menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang semakin maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.( Ril) 

Bupati H. Muhammad Rusli Hadiri Rapat Paripurna HUT Kotabaru ke-76

Bupati H. Muhammad Rusli Hadiri Rapat Paripurna HUT Kotabaru ke-76



KOTABARU
, borneonewstoday.com - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli di dampingi Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kotabaru Masa Persidangan III Rapat ke-12 Tahun Sidang 2025/2026 yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD, Senin (1/1/2026).


Rapat paripurna dengan agenda memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Hj. Suwanti yang didampingi wakil ketua I Awaludin dan wakil ketua II Chairil Anwar Dalam sambutannya, Ketua DPRD mengucapkan selamat hari jadi dan mengangkat tema _Banua Rakat, Kotabaru Hebat_. Ia menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momentum refleksi dan evaluasi kinerja pemerintah maupun legislatif sebagai representasi masyarakat, sekaligus wujud terima kasih dan rasa cinta kepada Kotabaru.


Dalam sambutannya, Bupati H. Muhammad Rusli menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, alim ulama, hingga seluruh elemen masyarakat Kotabaru yang telah menciptakan suasana kondusif di Bumi Saijaan.


"Sidang paripurna ini terasa istimewa karena seluruh stakeholder di Kotabaru, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, mampu merefleksikan bahwa setiap waktu telah kita lewati dengan penuh perjuangan demi mewujudkan cita-cita bersama," ujarnya.


Bupati juga merasa bangga karena Pemkab Kotabaru selama setahun terakhir meraih beberapa penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional. "Keberhasilan ini adalah keberhasilan kita bersama untuk seluruh masyarakat," ungkapnya.


Ia mengajak pimpinan dan seluruh anggota DPRD, Forkopimda, aparatur, dan masyarakat untuk meneguhkan komitmen, bersatu padu memberikan karya dan prestasi terbaik bagi daerah yang dibanggakan.


Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Syairi Mukhlis beserta istri, Sekretaris Daerah, Forkopimda, kepala SKPD lingkup Pemkab Kotabaru, serta mantan Bupati dan Wakil Bupati periode sebelumnya. Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Kotabaru.( Ril) 

Bupati Kotabaru Resmi Buka Saijaan Expo 2026, Ratusan Stand Semarakkan Siring Laut

Bupati Kotabaru Resmi Buka Saijaan Expo 2026, Ratusan Stand Semarakkan Siring Laut


KOTABARU
, borneonewstoday.com – Gemerlap kemeriahan menyelimuti kawasan Siring Laut Kotabaru saat Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, secara resmi membuka Saijaan Expo Kotabaru Hebat Tahun 2026, Senin (1/6/2026).


Acara seremonial pembukaan yang berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA tersebut diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan prosesi simbolis pemukulan gong oleh Bupati didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menandai dimulainya salah satu agenda terbesar dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Saijaan Expo bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah strategis untuk menampilkan capaian pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.


“Expo ini menjadi ruang promosi berbagai inovasi daerah, pelayanan publik, serta produk unggulan UMKM yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rusli.


Saijaan Expo 2026 berlangsung selama enam hari, mulai 1 hingga 6 Juni 2026, dengan menghadirkan ratusan stand peserta. Tercatat sebanyak 70 stand dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), 50 stand pelaku UMKM, serta 80 stand UMKM lainnya yang turut meramaikan kawasan Car Free Day.


Usai prosesi pembukaan, Bupati bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan jajaran langsung meninjau sejumlah stand untuk melihat berbagai produk, inovasi, serta layanan yang ditampilkan peserta.


Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan atraksi aeromodelling dari TNI AU yang membentangkan spanduk Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru bertema “Banua Rakat Kotabaru Hebat” di udara, menyedot perhatian pengunjung.


Bupati juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.


“Pastikan kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat serta tamu yang berkunjung,” pesannya.


Saijaan Expo Kotabaru Hebat 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menggali serta mempromosikan potensi daerah menuju Kotabaru yang semakin maju dan berdaya saing.(Ril) 

Ketua TP PKK Kotabaru Hadiri Sunatan Massal Gratis, 50 Anak Ikut Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kotabaru

Ketua TP PKK Kotabaru Hadiri Sunatan Massal Gratis, 50 Anak Ikut Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kotabaru



KOTABARU
,borneonewstoday.com - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 Tahun 2026, sebanyak 50 anak dari Kecamatan Pulau Laut Sigam dan Kecamatan Pulau Laut Utara mengikuti kegiatan sunatan massal gratis yang dilaksanakan melalui kerja sama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, TP-PKK Provinsi Kalimantan Selatan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru berlangsung di ex kantor bupati kotabaru,Senin (01/06/2026)


Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus wujud kepedulian pemerintah terhadap kesehatan anak-anak di Kabupaten Kotabaru.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru, Suci Anisa Rusli, yang memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta serta orang tua yang mendampingi selama pelaksanaan sunatan massal.


Dalam sambutannya, Suci Anisa Rusli mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, program sunatan massal tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak, sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus,” ujarnya.


Pelaksanaan sunatan massal melibatkan tenaga kesehatan profesional guna memastikan seluruh proses berjalan aman, nyaman, dan sesuai standar pelayanan kesehatan. Selain mendapatkan layanan sunat secara gratis, para peserta juga memperoleh obat-obatan serta pendampingan perawatan pasca tindakan.


Salah satu orang tua peserta, Agus Mariana dari Kecamatan Pulau Laut Utara, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.


“Saya sangat antusias dengan adanya sunatan massal ini. Masyarakat yang kurang mampu bisa ikut merasakan manfaatnya, termasuk saya yang membawa anak untuk mengikuti sunatan massal. Program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat layanan kesehatan gratis tersebut.


Melalui kegiatan sosial dan kesehatan ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah menuju Kotabaru yang semakin maju, sehat, dan sejahtera.(Ril)